Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Prospek Saham Nikel di Tengah Wacana Pemangkasan Produksi Jumbo

Prospek Saham Nikel di Tengah Wacana Pemangkasan Produksi Jumbo

Tim Editor, 30/12/202530/12/2025

Mikirduit melakukan riset terkait prospek saham nikel dengan adanya wacana pemangkasan produksi oleh pemerintah Indonesia. Apalagi, dalam sepekan terakhir, harga saham nikel lagi mengalami kenaikan.

JAKARTA – Saham nikel kompak naik dalam sepekan terakhir setelah pemerintah Indonesia mengumumkan rencana pemangkasan produksi bijih nikel yang cukup signifikan. Lalu, apakah ini berpotensi menjadi titik balik sektor nikel untuk terus melaju di 2026?

CEO dan Founder Mikirduit Surya Rianto mengatakan, kenaikan harga saham nikel dalam jangka pendek didorong oleh kenaikan harga nikel di LME sebesar 10,64 persen sejak 17 Desember 2025 hingga menjadi 15.758 dolar AS per ton. Namun, kenaikan ini hanya sifat reaktif dari market atas rencana pemangkasan produksi nikel di Indonesia.

“Realitanya, pasar nikel masih oversupply ratusan ribu ton. Kami menilai kenaikan jangka pendek karena Indonesia hanya baru berencana, tapi belum merealisasikan pemangkasan produksi. Lalu, setelah Indonesia pangkas produksi, sektor nikel baru memperbaiki kondisi supply, sedangkan demand-nya masih lemah,” ujarnya dalam keterangan resmi pada 24 Desember 2025.

Kabar terakhir, pemerintah Indonesia berencana memangkas produksi hingga 35 persen menjadi 250 juta ton pada 2026. Namun, aksi dari Indonesia ini dinilai belum menjadi solusi atas oversupply nikel di dunia.

Catatan dari BMO CapitalMarkets menilai pasar nikel masih surplus pasokan sekitar 240.000 ton (nikel tingkat kemurnian 99% bukan dalam bentuk bijih) pada 2026 (dengan mengecualikan rencana pemangkasan produksi Indonesia). Pemangkasan produksi di Indonesia dinilai belum bisa berdampak signifikan hingga benar-benar terealisasi. Sementara itu, Rusia Nornickel memperkirakan oversupply di sektor nikel masih sebesar 275.000 ton pada 2026. Angka itu meningkat dari surplus 240.000 ton pada tahun ini.

Rencana Indonesia memangkas produksi nikel juga patut dipertanyakan, terutama terkait komitmennya. Pasalnya, pada akhir 2024, pemerintah berencana memangkas produksi hingga tersisa 150 juta ton di 2025. Realitasnya, produksi bijih nikel Indonesia masih tembus 300 juta ton di 2025.

Prospek Saham Nikel

Dalam jangka pendek, saham-saham nikel naik selaras dengan kenaikan harga nikel di LME dari 14.000 dolar AS per ton mendekati 16.000 dolar AS per ton. Namun, jika harga nikel kembali konsolidasi dan mengalami koreksi bisa menjadi tekanan lagi bagi saham nikel.

Surya menekankan ada normalisasi kinerja keuangan saham nikel di 2025 yang mencatatkan kenaikan signifikan dibandingkan 2024. Hal itu disebabkan adanya kendala persetujuan RKAB pada 2024 yang membuat hampir satu semester pertama di tahun tersebut para emiten nikel tidak mampu mencatatkan penjualan optimal. Sehingga, ketika aktivitas penjualan kembali normal di 2025, ada pertumbuhan anomali yang cukup signifikan di hampir seluruh saham nikel.

“Untuk itu, kinerja keuangan emiten nikel di 2026 akan kembali ke mode normal yang menyesuaikan dengan harga nikel. Meski, kami mencatat ada beberapa saham nikel yang menyelesaikan pembangunan smelter di 2026 dan bisa jadi katalis pendorong kinerjanya lebih atraktif,” ujarnya.

Surya melanjutkan pesan terpenting untuk investor ritel bisa bersabar jika ingin masuk ke saham nikel yang baru saja mengalami kenaikan. Tren kenaikan saham nikel sepanjang 2025 didorong oleh tiga faktor utama, mulai dari anomali pertumbuhan karena hal teknis di 2024, kenaikan harga MHP (produk olahan nikel untuk baterai kendaraan listrik di Agustus-Oktober 2024), dan wacana pemangkasan produksi bijih nikel di Indonesia pada 2026.

“Namun, secara fundamental, permintaan nikel masih lemah. Kecuali, tiba-tiba demand nikel di China untuk nickel pig iron yang digunakan di industri stainless steel kembali meningkat. Itu bisa menjadi pendorong booming yang lebih besar bagi saham nikel,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi peluang saham sektor nikel, Mikirduit juga sudah merilis riset prospek 9 saham nikel di 2026 yang ringkasannya bisa dibaca di sini . Jika ingin laporan lebih lengkap beserta action-nya, kamu bisa join ke Mikirsaham pro dengan klik link di sini

Tentang Mikirduit

PT Mikir Duit Indonesia (Mikirduit.com) adalah media komunitas yang fokus memberikan edukasi tentang pengelolaan keuangan yang didirikan oleh Surya Rianto, CFP, seorang praktisi financial planner dan mantan jurnalis ekonomi, pada Januari 2023. Dalam tahap awal pengembangannya, Mikirduit fokus mengedukasi investor saham di Indonesia untuk membantu meningkatkan literasi pasar modal setelah dari survey OJK 2022, tingkat literasi pasar modal turun ketika inklusi meningkat.

MIkirduit memiliki 1 program berlangganan, yakni Mikirsaham, yang memberikan ulasan dan tempat berdiskusi saham dengan tujuan investasi. Para member Mikirsaham akan mendapatkan insight seperti saham dividen yang menarik untuk jangka panjang, saham value investing, growth investing, hingga contrarian investing. Serta, ada Grup diskusi saham dengan ratusan investor, dan Event Online bulanan yang topiknya bisa di-request sesuai dengan kebutuhan member.

Lalu,Mikirduit juga memiliki program terbatas, yakni Grup Eksklusif Mikirduit, yang maksimal anggota 30 member. Grup Eksklusif Mikirduit lebih mengedukasi secara intens ke seluruh jenis aset investasi, konsultasi keuangan dari investasi dan kebutuhan lainnya, serta trading signal seminggu sekali untuk menghindari overtrading dan dilakukan dengan aturan manajemen risiko yang ketat.

Selain website, Mikirduit juga mengembangkan channel Youtube Mikirduit untuk mengakomodir audiens yang lebih suka menonton video dibandingkan dengan teks. Mikirduit juga melakukan edukasi di setiap channel media sosial seperti, Instagram dan Thread (@mikirduit), Tiktok (@Mikirduitcom), dan Twitter (@Mikirduitcom)

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Philippine Medical Expo 2026 Explores What Makes a Health System Future-Ready
  • Dr. Dhiraj Kelly Sawlani, CTA, WPA, dan NS Trade Siapkan Program Permodalan bagi 200 Trader Berpengalaman
  • Bittime Merawat Komunitas Melalui Kampanye #FindBeagle di Coinfest Asia 2026
  • Flash Diskon QRIS neobank, Dapat Diskon Rp5.000 + Voucher Tagihan
  • Pelaku Industri Soroti Masa Depan Kripto: Tokenisasi, Edukasi, dan Regulasi Jadi Kunci

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes