Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Wujudkan Ketahanan Pangan, Kementerian PU Genjot Program Padat Karya Irigasi  di 8.000 Lokasi

Wujudkan Ketahanan Pangan, Kementerian PU Genjot Program Padat Karya Irigasi di 8.000 Lokasi

Tim Editor, 03/10/202512/08/2026

Jakarta, 3 Oktober 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air terus melaksanakan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) sebagai bagian dari program padat karya tunai pada tahun anggaran 2025. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung program prioritas ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto, tetapi juga secara nyata menyerap puluhan ribu tenaga kerja di berbagai penjuru Indonesia.

Program P3TGAI tahun ini tersebar di 8.000
lokasi di seluruh nusantara. Hingga akhir September 2025, program ini telah
menunjukkan progres yang signifikan. Dari total anggaran yang dialokasikan
sebesar Rp1,8 triliun, realisasi keuangannya telah mencapai 76,88%, dengan
progres fisik pekerjaan di lapangan tercatat sebesar 54,52%. Lebih penting lagi, program ini berhasil
membuka lapangan kerja bagi 65.424 orang dengan total serapan mencapai
2.944.080 Hari Orang Kerja (HOK).

Kementerian
PU menilai, P3TGAI sebagai bagian dari program padat karya tunai pada tahun
anggaran 2025 terbukti efektif dalam mendukung infrastruktur pertanian
sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat lokal. Menteri PU, Dody Hanggodo,
menyatakan bahwa program padat karya seperti P3TGAI bisa menjadi instrumen
penting untuk pemerataan manfaat pembangunan.

“Program
ini adalah instrumen penting untuk memastikan manfaat pembangunan dapat
dirasakan secara merata di seluruh lapisan masyarakat. Dengan melibatkan warga
setempat dalam pembangunan, padat karya membuka lapangan kerja, mengurangi
pengangguran, dan meningkatkan daya beli masyarakat,” ujar Menteri Dody.

Image

Salah
satu kunci keberhasilan P3TGAI adalah mekanisme pelaksanaannya. Menteri Dody
menyebut bahwa program ini dijalankan dengan pola swakelola oleh kelompok
masyarakat atau petani setempat. Dengan cara ini, dana yang dialokasikan dapat
berputar langsung di tingkat desa, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki
masyarakat terhadap infrastruktur yang mereka bangun sendiri.

“Dengan
melibatkan masyarakat secara langsung, program ini tidak hanya menghasilkan
infrastruktur yang bermanfaat, tetapi juga memberdayakan masyarakat untuk aktif
terlibat dalam pembangunan,” jelas Menteri Dody.

Melihat
dampak positifnya, Kementerian PU bahkan telah menyiapkan rencana perluasan
program pada tahun 2026. Jumlah lokasi P3TGAI akan ditingkatkan hingga 50%
menjadi 12.000 lokasi. Rencana ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo
Subianto agar pembangunan infrastruktur dijalankan secara padat karya untuk
memberdayakan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Sebagai
informasi, P3TGAI merupakan salah satu dari berbagai program padat karya tunai
yang digulirkan Kementerian PU. Program lainnya mencakup pemeliharaan rutin
jalan dan jembatan, Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis
Masyarakat (Pamsimas), Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas), hingga
Pembangunan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW).

Secara
keseluruhan, hingga September 2025, seluruh program padat karya Kementerian PU
dengan alokasi anggaran Rp3,46 triliun telah menyerap 147.518 tenaga kerja
dengan total 4,61 juta HOK. Realisasi anggarannya sendiri sudah mencapai Rp1,53
triliun. Capaian ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam melaksanakan
pembangunan infrastruktur yang inklusif dan berdampak langsung pada
kesejahteraan rakyat.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak –
Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Menguatkan Semangat Kemanusiaan, NHM Menerjunkan Tim ERT Bantu Warga Terdampak Gempa M7,7 di Manggarai NTT
  • Spasium Ungkap Alasan Banyak Sculpture Arsitektural Gagal Diwujudkan
  • Sambut HUT ke-81 RI, BRI BO Pantai Indah Kapuk Semarakkan Kantor dengan Dekorasi Nuansa Merah Putih
  • Perkenalkan Layanan KA YIA PSO, KAI Bandara Kembali Hadirkan “Teman Istimewa” Bersama Difabelzone
  • Harga Emas Masih Volatil, Dupoin Futures Soroti Risiko Koreksi XAU/USD

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes