Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Tokenisasi Emas Meningkat saat Harga Emas Fisik Meroket

Tokenisasi Emas Meningkat saat Harga Emas Fisik Meroket

Tim Editor, 11/10/202512/08/2026

Nilai pasar token emas global kini menembus rekor tertinggi. Berdasarkan laporan CoinGecko, nilai total pasar token emas telah melampaui 3,02 miliar dolar AS per 7 Oktober 2025.

Pencapaian ini menjadi tonggak baru bagi aset logam mulia berbasis blockchain dan mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap instrumen yang didukung oleh emas fisik. Kenaikan tersebut terjadi seiring dengan menguatnya harga emas di pasar internasional.

Harga emas dunia kini berada di kisaran 3.900 dolar AS per troy ounce, sementara di Indonesia, harga emas Antam telah menembus Rp 2,3 juta per gram pada 9 Oktober 2025, level tertinggi sepanjang tahun. Keterbatasan pasokan dan meningkatnya permintaan membuat emas batangan, terutama ukuran kecil, semakin sulit ditemukan di pasaran.

RWA Emas: Cara Baru Berinvestasi Logam Mulia

Keterbatasan akses terhadap emas fisik mendorong munculnya inovasi baru melalui tokenisasi emas, atau dikenal dengan istilah RWA emas (Real World Asset). Sistem ini memungkinkan seseorang memiliki emas dalam bentuk digital yang nilainya setara dengan logam mulia sungguhan.

Setiap token emas digital didukung oleh cadangan emas fisik yang disimpan di lembaga kustodian resmi dan diaudit secara rutin. Dengan mekanisme ini, investor dapat membeli pecahan emas kecil, misalnya 0,01 gram, tanpa harus menyimpan emas fisiknya secara langsung. Seluruh kepemilikan tercatat di jaringan blockchain, sehingga lebih transparan dan mudah diakses kapan saja.

Konsep emas digital mulai dilirik oleh investor global sebagai cara berinvestasi yang lebih praktis. Token emas seperti PAXG dan XAUT kini menjadi pilihan utama di pasar internasional.

Nilai keduanya melonjak seiring dengan rally harga emas dunia, memperkuat posisi emas sebagai aset pelindung nilai di tengah kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian.

Emas vs Tanah dan Emas vs Bitcoin

Kenaikan harga emas memunculkan kembali perbandingan klasik di kalangan investor: emas vs tanah dan emas vs Bitcoin.

Tanah masih menjadi pilihan populer untuk jangka panjang karena nilainya stabil dan memiliki fungsi nyata. Namun, modal awal yang besar dan proses jual beli yang tidak fleksibel sering kali menjadi kendala bagi investor muda.

Sementara itu, emas memiliki keunggulan dari sisi likuiditas dan kemudahan transaksi. Kini, dengan adanya tokenisasi, emas bahkan bisa dimiliki secara fraksional dan diperdagangkan secara digital.

Di sisi lain, Bitcoin sering disebut sebagai “emas digital” karena suplainya terbatas dan potensi kenaikan harganya besar. Meski demikian, volatilitasnya jauh lebih tinggi dibanding emas. Kombinasi antara emas dan aset kripto kini menjadi strategi diversifikasi baru. 

Emas memberikan stabilitas jangka panjang, sementara aset digital menawarkan peluang pertumbuhan yang lebih agresif.

Arah Baru Investasi di Indonesia

Tren tokenisasi emas menunjukkan bahwa cara masyarakat berinvestasi kini semakin modern.

Dengan harga emas yang terus meningkat, emas digital menawarkan cara baru bagi investor untuk tetap memiliki eksposur terhadap pergerakan harga emas hari ini, tanpa harus membeli atau menyimpan logam mulia secara fisik.

Beberapa platform lokal seperti Bittime menyediakan layanan jual beli aset digital, termasuk token emas. Kehadiran platform seperti ini membantu memperluas akses masyarakat terhadap investasi digital, sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem aset berbasis teknologi di Indonesia.

Perpaduan antara emas fisik dan emas digital menjadi bukti bahwa dunia investasi sedang mengalami transformasi besar. Bagi masyarakat, memahami perbedaan antara dua bentuk kepemilikan ini merupakan langkah penting untuk menentukan strategi yang paling sesuai dengan tujuan dan profil risiko masing-masing.

Sebagai catatan, pasar aset digital dan kripto bersifat sangat fluktuatif. Nilainya dapat berubah dengan cepat dalam waktu singkat. Oleh karena itu, penting bagi calon investor untuk melakukan riset mandiri, memahami risiko dengan cermat, dan menyesuaikan porsi investasinya sesuai dengan kemampuan serta tujuan keuangan pribadi.

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Users of XRP and SOL are flocking to xrp power, earning $5,888 per day
  • Test Automation Innovation Summit | Manila , Philippines
  • iFortePay Hadirkan Infrastruktur Pembayaran Digital di Pekan Halal Indonesia 2026, Dorong Transaksi UMKM Lebih Cepat dan Tepercaya
  • Dari Keluarga, untuk Generasi Esok PT Pelindo Sinergi Lokaseva Perluas Program Pelita di Jakarta
  • 2026 High-Performing Local Government Appreciation Batch II Regional Java–Bali: Indonesia Ministry of Home Affairs Grants Performance Incentives and Promotes Inter-Regional Solidarity

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes