Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Tinjau Penanganan Longsor di Cisarua, Menteri Dody Instruksikan Balai Kementerian PU di Jawa Barat Siaga Penuh Dukung Evakuasi Longsor Cisarua

Tinjau Penanganan Longsor di Cisarua, Menteri Dody Instruksikan Balai Kementerian PU di Jawa Barat Siaga Penuh Dukung Evakuasi Longsor Cisarua

Tim Editor, 28/01/2026

KABUPATEN BANDUNG BARAT, 28 Januari 2026 – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Minggu (25/1/2026). Dalam tinjauan tersebut, Menteri Dody menginstruksikan seluruh balai Kementerian PU di wilayah Jawa Barat untuk terus siaga memberikan dukungan penuh dalam penanganan darurat dan proses evakuasi korban.

Bencana longsor
telah terjadi di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat (23/1/2026) pukul
03.00 WIB. Bencana ini dipicu oleh hujan intensitas tinggi dan mengakibatkan
kerusakan parah di Kampung Pasirkuning RT 05/11 dan Kampung Pasirkuda RT 01/10,
Cisarua.

“Fokus utama
saat ini adalah membantu penanganan darurat dan evakuasi oleh Basarnas dan tim
SAR gabungan dengan menyiagakan alat berat serta sarana pendukung yang
dibutuhkan lainnya,” ungkap Menteri Dody di lokasi kejadian.

Untuk mendukung
upaya penanganan darurat bencana, Kementerian PU telah memobilisasi alat berat
melalui kolaborasi lintas balai. Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS)
Citarum, Marasi Deon Joubert, melaporkan bahwa total terdapat 9 alat berat yang
dikerahkan.

“Dari 9
alat berat yang dikerahkan, sebanyak 6 sudah disiagakan di lokasi. Sudah ada
yang mulai dioperasikan untuk membantu evakuasi, tapi karena tadi ada longsor
susulan, sementara ini alatnya diminta untuk standby dulu sambil menunggu
arahan lebih lanjut dari Basarnas,” jelas Marasi.

Rincian
dukungan alat berat dari Kementerian PU berupa:

· 3 unit excavator PC 75 (standby di lokasi) dan 3 unit excavator PC 75 (dalam proses
mobilisasi) dikerahkan dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI
Jakarta–Jawa Barat.

· 1 unit excavator PC 200 (standby di lokasi) dan 1 unit excavator PC 55 (mobilisasi) dari
BBWS Citarum.

· 1 unit excavator PC 55 (mobilisasi) dari BBWS Cimanuk Cisanggarung.

Selain alat
berat, Kementerian PU juga menurunkan Tim Tanggap Darurat Air dan Sanitasi
(TARAT) Cipta Karya Jawa Barat. Tim TARAT hadir di lokasi untuk menyediakan
sarana prasarana dasar di lokasi tenda pengungsian. Mereka menyediakan sarana
dan prasarana pendukung berupa 2 unit toilet portabel, 2 unit tangki air
berkapasitas 4.000 liter, serta 2 unit hidran umum berkapasitas 2.000 liter
yang ditempatkan di sekitar lokasi bencana dan posko terpadu.

Menteri Dody
menegaskan bahwa setelah masa tanggap darurat selesai, langkah preventif akan
segera diambil. Ia meminta BBWS Citarum melakukan kajian teknis menyeluruh
terhadap jalur air, mulai dari hulu di Gunung Burangrang hingga ke hilir.
Kajian ini bertujuan agar aliran air dapat dikendalikan demi mencegah
terulangnya bencana serupa.

“Sedangkan
untuk relokasi warga terdampak, kami akan diskusikan dulu dengan pemerintah
daerah di mana lokasi terbaik untuk relokasinya,” tambah Menteri Dody.

Sementara itu,
Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, menjelaskan bahwa material longsor berasal
dari runtuhan lereng kaki Gunung Burangrang akibat hujan deras berturut-turut
yang terbawa aliran air menuju permukiman.

“Untuk
proses evakuasi, hari ini kita sudah mulai menggunakan alat berat terpilih di
sektor-sektor tertentu. Mudah-mudahan bisa membantu kita mempercepat penemuan
korban,” ujar Kepala Basarnas, Syafii.

Berdasarkan
data sementara, tercatat sedikitnya 44 rumah warga terdampak. Sebanyak 112
orang dilaporkan hilang, di mana 23 orang ditemukan selamat, 9 orang meninggal
dunia, dan 80 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Mengingat
kondisi tanah yang masih labil dan berkadar air tinggi, proses evakuasi
dilakukan dengan sangat hati-hati untuk menghindari risiko longsor susulan.

Program kerja
ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam
menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Petugas LRT Jabodebek Gagalkan Upaya Pencurian Kabel Grounding di Stasiun Cawang
  • How Much Is Your Land Really Worth? A Philippine Tool Now Estimates It From BIR Values and Market Data
  • XRPPower Advances AI-Powered Digital Asset Services With a Focus on Smarter User Experience
  • VRITIMES เข้าร่วมงาน Cyber Revolution Summit Thailand 2026 ยกระดับการสื่อสารดิจิทัลสำหรับอุตสาหกรรมไซเบอร์เซคเคียวริตี้
  • City lockboxes to get the axe

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes