Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Tekanan Risiko Global Perkuat Minat pada Logam Mulia

Tekanan Risiko Global Perkuat Minat pada Logam Mulia

Tim Editor, 12/01/2026

Harga emas (XAU/USD) dunia masih mempertahankan tren penguatan yang solid pada awal pekan ini, mencerminkan kombinasi antara sentimen safe-haven yang kuat dan meningkatnya keyakinan pasar terhadap pelonggaran kebijakan moneter Amerika Serikat. 

Emas bergerak stabil di kisaran $4.500 per troy ounce setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi baru di area $4.555. Kenaikan ini terjadi seiring investor mencerna data ketenagakerjaan AS yang beragam serta memburuknya situasi geopolitik global, yang kembali mendorong aliran dana menuju aset lindung nilai.

Menurut Analis Dupoin Futures yang disampaikan oleh Andy Nugraha, struktur teknikal emas saat ini masih berada dalam fase bullish yang sehat, ditopang oleh sinyal positif dari pergerakan candlestick dan posisi indikator Moving Average.

Andy Nugraha menjelaskan bahwa pasar emas saat ini masih berada dalam kanal tren naik yang kuat. Pergerakan harga yang konsisten bertahan di atas rata-rata pergerakan jangka menengah menunjukkan bahwa minat beli masih dominan, meskipun harga telah berada di area tertinggi sepanjang sejarah. Dari sisi teknikal, tekanan bullish yang berlanjut membuka peluang bagi emas untuk menguji area $4.600 dalam waktu dekat. Level tersebut dipandang sebagai target lanjutan dari reli yang telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir. Namun demikian, Andy juga mengingatkan bahwa dalam kondisi pasar yang telah mengalami lonjakan tajam, risiko koreksi teknis tetap ada. Jika terjadi pelemahan dan harga gagal mempertahankan area kunci, maka penurunan menuju zona $4.536 dapat terjadi sebagai fase konsolidasi sebelum menentukan arah berikutnya.

Faktor fundamental global tetap menjadi penggerak utama di balik kuatnya harga emas. Ketegangan geopolitik meningkat setelah muncul laporan bahwa Presiden AS Donald Trump tengah mempertimbangkan opsi militer terhadap Iran di tengah gelombang protes dan kekerasan yang terjadi di negara tersebut.

Pada saat yang sama, dinamika keamanan di kawasan Arktik juga memanas setelah Inggris dan Jerman mengkaji peningkatan kehadiran militer mereka di Greenland, sebagai bagian dari respon terhadap perubahan lanskap geopolitik global. Ditambah dengan dampak lanjutan dari penangkapan mantan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh pasukan AS, kondisi ini menciptakan tingkat ketidakpastian yang tinggi di pasar internasional, sehingga mendorong investor untuk memperbesar alokasi pada emas sebagai aset aman.

Dari sisi ekonomi, laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat yang dirilis akhir pekan lalu semakin memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mulai memangkas suku bunga tahun ini. Data Nonfarm Payrolls menunjukkan penambahan sekitar 50.000 pekerjaan pada Desember, lebih rendah dari perkiraan pasar, meskipun tingkat pengangguran turun menjadi 4,4 persen. Kombinasi ini memberi sinyal bahwa meski pasar tenaga kerja belum melemah tajam, momentum pertumbuhan mulai melambat. Kondisi tersebut memberikan ruang bagi The Fed untuk bersikap lebih akomodatif, terutama jika tekanan inflasi tetap terkendali. Suku bunga yang lebih rendah akan mengurangi daya tarik dolar AS dan imbal hasil obligasi, sehingga emas yang tidak memberikan bunga menjadi lebih kompetitif di mata investor.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun yang bergerak relatif datar di sekitar 4,17 persen turut mendukung stabilitas harga emas di level tinggi. Dengan latar belakang ini, Andy Nugraha menilai bahwa bias pasar terhadap emas masih cenderung positif. Selama ketidakpastian geopolitik dan spekulasi pemangkasan suku bunga terus membayangi pasar, emas berpotensi tetap berada dalam fase bullish, meskipun volatilitas jangka pendek dapat meningkat seiring pelaku pasar menantikan rilis data inflasi AS yang akan menjadi kunci arah pergerakan berikutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • OKINAWA HARBORVIEW HOTEL completes full-scale renovation to deliver a modern Okinawan experience
  • Berapa Tahun Idealnya untuk Menabung Emas? Ini Cara Menentukannya
  • XRPPower Expands Digital Asset Accessibility Through Mobile and Intelligent Technology
  • Zuo Hao Shi Tambah Kanal Resmi di Situs Web, Perkuat Jaringan Distribusi Obat Pegal Linu Berizin BPOM
  • Rayakan HUT ke-38, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Berbagi Kebahagiaan dengan 50 Anak Yatim Piatu

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes