Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan melalui Sinergi dengan BPDP

TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan melalui Sinergi dengan BPDP

Tim Editor, 16/10/2026

Jakarta, 14 Oktober 2026 — Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 resmi dibuka pada Rabu, 14 Oktober 2026, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, dan berlangsung hingga 18 Oktober 2026. Dengan mengusung posisi Indonesia sebagai pusat sourcing global, TEI 2026 menghadirkan 1.873 perusahaan peserta serta menargetkan transaksi sebesar USD 17,5 miliar.

Pada Opening Ceremony, Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa TEI merupakan ajang strategis untuk memperluas akses pasar, menjalin kemitraan dagang, dan menarik kerjasama investasi. Kehadiran buyer dari 134 negara menunjukkan tingginya antusiasme dunia terhadap produk unggulan Indonesia, sekaligus menegaskan peran TEI sebagai ruang diplomasi ekonomi global bagi Indonesia.

Sambutan Presiden Prabowo Subianto disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia. Pemerintah menekankan pentingnya perdagangan luar negeri sebagai penggerak hilirisasi industri, penciptaan lapangan kerja, penguatan ketahanan ekonomi nasional, hingga pengembangan ekonomi daerah di Indonesia.

TEI 2026 juga menjadi panggung bagi agenda ketahanan energi dan ketahanan pangan Indonesia. Komoditas perkebunan, khususnya kelapa sawit, memegang peran strategis karena turunannya mendukung pengembangan biodiesel, mengurangi ketergantungan pada impor solar, serta meningkatkan nilai tambah ekspor nasional.

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menjadi mitra strategis dalam agenda tersebut. BPDP mengelola pungutan ekspor kelapa sawit untuk mendanai Peremajaan Sawit Rakyat, pengembangan biodiesel, riset dan inovasi, penguatan SDM, pemberdayaan UMKM serta memperkuat hilirisasi serta daya saing industri sawit nasional.

Komoditas perkebunan, khususnya kelapa sawit, menjadi penghubung penting antara ekspor, energi, dan kesejahteraan petani. Nilai ekspor sawit Indonesia menjadikan salah satu penyumbang devisa terbesar, sementara sebagian besar ekspor kini berupa produk hilir seperti CPO pangan, oleokimia, dan biodiesel. Kehadiran produk perkebunan dan turunannya di TEI memberi kesempatan Indonesia menunjukkan bahwa sektor ini telah bergerak dari ekspor bahan mentah menuju industri bernilai tambah tinggi.

Penguatan energi hijau nasional semakin terhubung dengan TEI 2026 melalui pengembangan energi terbarukan dan bioenergi. Limbah perkebunan, seperti tandan kosong, cangkang, dan serat kelapa sawit, berpotensi dimanfaatkan sebagai biomass untuk bahan bakar padat, listrik, dan biofuel. Sinergi TEI dan BPDP diharapkan mempercepat hilirisasi energi hijau sekaligus membuka peluang ekspor baru bagi Indonesia

Melalui Zona Makanan, Minuman, dan Produk Pertanian, TEI juga mendorong penguatan ketahanan pangan dengan memperluas pasar produk pangan olahan dan hasil pertanian Indonesia. Penguatan pasar ekspor diharapkan meningkatkan pendapatan petani, mendorong diversifikasi produk, dan memperkuat rantai nilai pangan nasional. Penguatan ketahanan pangan bergizi juga dapat didorong melalui pemanfaatan komoditas perkebunan, termasuk pengembangan minyak makanan merah yang kaya pro-vitamin A dan E serta memiliki potensi pasar yang luas.

Pemberdayaan UMKM dan koperasi petani perkebunan menjadi kunci untuk meningkatkan nilai tambah, memperluas akses pasar, serta memastikan manfaat ekonomi sampai ke petani. Melalui inkubasi bisnis dan kewirausahaan berbasis komoditas perkebunan, UMKM dapat mengembangkan produk pangan olahan dan produk turunan lainnya, sehingga memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekspor baru.

Pemerintah berharap sinergi antara TEI sebagai pintu pasar global dan BPDP sebagai penguat rantai nilai perkebunan dapat mempercepat transformasi ekonomi Indonesia. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat ekspor, ketahanan energi, ketahanan pangan, dan posisi Indonesia dalam diplomasi ekonomi global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA


Recent Posts

  • 5 Tips Membuat Follow Up Email Setelah Meeting dengan Prospek
  • 7 Teknik Persuasi Ampuh untuk Meyakinkan Calon Pelanggan
  • Telco bills pass Senate, but Australians left waiting on roaming, compensation and coverage guarantees
  • TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan melalui Sinergi dengan BPDP
  • Apakah neobank Gratis Transfer? Simak Info Detailnya

Recent Comments

  1. Norvin Tinambacan on Carziqo Expands Autonomous Delivery Operations With A-DS Series Rollout in Phoenix
  2. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  3. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes