Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Tarik Ulur Gedung Putih dan The Fed Pengaruhi Arah Emas

Tarik Ulur Gedung Putih dan The Fed Pengaruhi Arah Emas

Tim Editor, 28/08/202512/08/2026

Pergerakan harga emas (XAUUSD) kembali menunjukkan stabilitas pada perdagangan Rabu lalu (27/8). Meskipun Dolar AS sempat mencoba bangkit dari pelemahan sebelumnya, logam mulia tetap bertahan di jalur aman di tengah memanasnya isu independensi Federal Reserve (The Fed). Ketidakpastian hubungan antara Gedung Putih dan bank sentral terbesar dunia itu membuat emas tetap diminati sebagai aset lindung nilai. Saat berita ini ditulis, XAU/USD berada di level $3.397, naik tipis 0,12% dibandingkan hari sebelumnya.

Menurut Andy Nugraha, Analis Dupoin Futures Indonesia, tren emas saat ini masih cenderung bullish. Analisis teknikal yang menggabungkan pola candlestick dengan indikator Moving Average memperlihatkan peluang penguatan lanjutan. “Selama tekanan beli masih dominan, emas berpotensi menuju $3.407. Namun, jika momentum melemah, area $3.376 akan menjadi support terdekat yang perlu diperhatikan,” ujarnya.

Secara teknikal, emas menghadapi tantangan besar di area psikologis $3.400. Level ini menjadi penentu apakah harga bisa melanjutkan kenaikan ke puncak pertengahan Juni yang berada di kisaran $3.452, atau justru kembali terkoreksi.

Selain teknikal, faktor fundamental juga ikut memainkan peran penting. Perseteruan politik antara Gedung Putih dan The Fed mengenai independensi kebijakan moneter menciptakan ketidakpastian pasar. Kondisi ini mendorong investor untuk kembali mengamankan portofolio mereka ke dalam emas. Meski begitu, tanpa penembusan kuat di atas $3.400, pergerakan emas masih rentan terhadap aksi ambil untung dalam jangka pendek.

Pernyataan dari John Williams, Presiden The Fed New York, juga menambah bumbu sentimen pasar. Dalam wawancara dengan CNBC, Williams menegaskan bahwa penurunan suku bunga tetap ada kemungkinan, tetapi keputusan hanya akan diambil berdasarkan data ekonomi terkini. Ia menilai saat ini risiko inflasi dan ketenagakerjaan berada dalam posisi yang lebih seimbang, sehingga The Fed memiliki ruang untuk tetap fleksibel.

Pasar kini menanti pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 16–17 September. Sebelum tanggal tersebut, sejumlah data penting akan dirilis: laporan ketenagakerjaan, Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (PCE) untuk Juli, serta Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk Agustus. Semua indikator ini akan sangat menentukan arah kebijakan suku bunga berikutnya.

Menurut alat probabilitas suku bunga Prime Market Terminal, peluang The Fed memangkas suku bunga pada September mencapai 90%. Sementara itu, analis JP Morgan menilai pelemahan dolar bisa menjadi faktor penting yang menopang emas, meskipun fokus pasar kini lebih tertuju pada apakah harga emas mampu keluar dari fase konsolidasi panjang.

Selain data inflasi, pelaku pasar emas pekan ini juga mencermati rilis Produk Domestik Bruto (PDB) AS serta klaim tunjangan pengangguran awal. Sementara itu, komentar Presiden The Fed Richmond, Tomas Barkin, yang melihat adanya “penyesuaian moderat” pada kebijakan suku bunga, memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral akan mengambil langkah hati-hati.

Secara keseluruhan, tren emas hari ini masih condong ke arah bullish. Namun, pasar tetap menunggu apakah level psikologis $3.400 dapat ditembus dengan meyakinkan. Jika berhasil, ruang kenaikan menuju level yang lebih tinggi akan terbuka lebar.

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Sambut HUT ke-81 RI, BRI BO Pluit Semarakkan Kantor dengan Dekorasi Nuansa Merah Putih
  • Asia CEO Community Gala Dinner 2026 Set to Connect Business Leaders, Capital and Opportunities
  • Sambut HUT ke-81 RI, BRI BO Cut Mutiah Semarakkan Kantor dengan Dekorasi Merah Putih
  • Petugas LRT Jabodebek Gagalkan Upaya Pencurian Kabel Grounding di Stasiun Cawang
  • How Much Is Your Land Really Worth? A Philippine Tool Now Estimates It From BIR Values and Market Data

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes