Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Setelah 14 Tahun Menikah, Ini Pelajaran Terbesar Regi Datau dan Ayu Dewi Tentang “Happy Wife, Happy Life”

Setelah 14 Tahun Menikah, Ini Pelajaran Terbesar Regi Datau dan Ayu Dewi Tentang “Happy Wife, Happy Life”

Tim Editor, 29/06/2026

Bagi Ayu Dewi dan Regi Datau, kebahagiaan rumah tangga ternyata tidak selalu datang dari hal besar. Justru sering kali dimulai dari perhatian sederhana yang dilakukan secara konsisten setiap hari.

Jakarta — Ungkapan “Happy Wife, Happy Life” mungkin sudah sering terdengar. Namun setelah 14 tahun menjalani pernikahan bersama Ayu Dewi, Regi

Datau memiliki pemaknaan yang sedikit berbeda mengenai kalimat tersebut.

Menurutnya, membahagiakan pasangan bukan berarti selalu memberikan hadiah mahal atau kejutan besar.

Sebaliknya, kebahagiaan sering kali lahir dari kesediaan untuk mendengarkan, memahami, dan mendukung hal-hal yang dianggap penting oleh pasangan.

“Menurut saya happy wife bukan berarti harus selalu menuruti semua keinginan istri. Tapi memahami apa yang membuat dia merasa nyaman, bahagia, dan menjadi dirinya sendiri,” ujar Regi.

Pandangan tersebut juga diamini oleh Ayu Dewi.

Di tengah kesibukannya sebagai public figure, entrepreneur, ibu, dan istri, Ayu mengaku bahwa bentuk perhatian yang paling ia hargai justru bukan sesuatu yang mewah. Melainkan ketika orang-orang terdekat memahami hal-hal yang penting baginya.

“Kadang perempuan itu nggak selalu butuh sesuatu yang besar. Kadang cuma ingin didengarkan dan diperhatikan,” kata Ayu.

Menurut Ayu, salah satu bentuk perhatian terhadap diri sendiri yang selama ini ia jaga adalah meluangkan waktu untuk melakukan self-care.

Bukan semata karena tuntutan pekerjaan, melainkan karena ia percaya bahwa ketika seseorang merasa nyaman dengan dirinya sendiri, ia akan lebih mudah menjalani berbagai peran dalam hidupnya.

“Aku percaya kalau kita happy dengan diri sendiri, energi itu juga akan terasa ke keluarga, pekerjaan, dan orang-orang di sekitar kita,” ujarnya.

Bagi Ayu, self-care tidak selalu harus identik dengan kemewahan.

Kadang sesederhana menyediakan waktu untuk beristirahat, menjaga kesehatan tubuh, berolahraga, atau melakukan perawatan yang membantu dirinya merasa lebih segar dan percaya diri.

Pandangan tersebut sejalan dengan tren yang kini semakin banyak dianut perempuan modern.

Menurut dr. Dara Ayuningtyas, Chief Clinical Officer ZAP, semakin banyak perempuan yang melihat perawatan diri sebagai bagian dari wellbeing, bukan sekadar urusan penampilan.

“Dulu banyak orang datang untuk treatment karena ingin mengubah penampilan. Sekarang alasannya lebih luas. Mereka ingin merasa lebih nyaman dengan diri sendiri, menjaga kesehatan kulit, dan meningkatkan rasa percaya diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” jelas dr. Dara.

Karena itu, konsep self-care tidak lagi hanya berbicara mengenai bagaimana seseorang terlihat. Tetapi juga bagaimana seseorang merasa.

Bagi Regi dan Ayu, perjalanan 14 tahun pernikahan mereka mengajarkan bahwa kebahagiaan rumah tangga tidak dibangun melalui satu momen besar.

Melainkan melalui banyak perhatian kecil yang dilakukan secara konsisten, mulai dari menyediakan waktu untuk keluarga, mendukung aktivitas satu sama lain, hingga memahami hal-hal sederhana yang membuat pasangan merasa dihargai.

Ketika ditanya apa rahasia menjaga hubungan tetap hangat setelah 14 tahun menikah, Ayu menjawab dengan sederhana.

“Kita sama-sama belajar untuk terus bertumbuh. Karena yang berubah bukan cuma usia, tapi juga kebutuhan, prioritas, dan cara kita melihat hidup.” Regi pun menambahkan bahwa pada akhirnya setiap pasangan memiliki definisi kebahagiaannya masing-masing.

Namun satu hal yang menurutnya selalu relevan adalah kesediaan untuk terus saling mendukung.

“Karena kalau pasangan kita merasa bahagia, nyaman, dan percaya diri, biasanya rumah juga ikut terasa lebih hangat.”

Mungkin itulah makna sebenarnya dari Happy Wife, Happy Life. Bukan tentang siapa yang paling banyak memberi, tetapi tentang siapa yang paling sungguh-sungguh berusaha memahami.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA


Recent Posts

  • Petugas LRT Jabodebek Gagalkan Upaya Pencurian Kabel Grounding di Stasiun Cawang
  • How Much Is Your Land Really Worth? A Philippine Tool Now Estimates It From BIR Values and Market Data
  • XRPPower Advances AI-Powered Digital Asset Services With a Focus on Smarter User Experience
  • VRITIMES เข้าร่วมงาน Cyber Revolution Summit Thailand 2026 ยกระดับการสื่อสารดิจิทัลสำหรับอุตสาหกรรมไซเบอร์เซคเคียวริตี้
  • City lockboxes to get the axe

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes