Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

School of Computer Science BINUS University dan MAPID Perkuat Kolaborasi Strategis untuk Dorong Inovasi Geospasial dan Artificial Intelligence di Indonesia

School of Computer Science BINUS University dan MAPID Perkuat Kolaborasi Strategis untuk Dorong Inovasi Geospasial dan Artificial Intelligence di Indonesia

Tim Editor, 08/05/2026

Jakarta, 06 Mei 2026 – Di tengah era transformasi digital yang semakin ditentukan oleh kekuatan data, teknologi geospasial dan artificial intelligence (AI) menjadi dua elemen strategis yang memainkan peran penting dalam berbagai sektor industri. Mulai dari perencanaan kota, logistik, agrikultur, ekonomi digital, mitigasi bencana, hingga pengembangan smart city, kebutuhan terhadap talenta digital yang mampu memahami data berbasis lokasi dan mengolahnya menjadi insight yang relevan kini semakin meningkat. Kondisi ini mendorong institusi pendidikan tinggi untuk tidak hanya fokus pada penguasaan teori, tetapi juga menghadirkan pengalaman pembelajaran yang kontekstual, aplikatif, dan selaras dengan kebutuhan industri masa depan.

Menjawab tantangan tersebut, BINUS University melalui School of Computer Science BINUS University resmi menjalin kolaborasi strategis dengan PT Multi Areal Planning Indonesia (MAPID) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan pada 8 April 2026 di Faculty Lounge, BINUS University Kampus Anggrek. Kolaborasi ini menjadi langkah visioner dalam memperkuat konektivitas antara dunia akademik dan industri, khususnya dalam pengembangan teknologi geospasial dan kecerdasan buatan sebagai bagian dari ekosistem inovasi digital Indonesia.

Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Prof. Derwin Suhartono selaku Dean School of Computer Science BINUS University dan Bagus Imam Darmawan selaku CEO MAPID. Kehadiran kedua institusi ini menandai komitmen bersama dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih adaptif terhadap perubahan teknologi dan kebutuhan industri berbasis data.

Dean School of Computer Science BINUS University, Prof. Derwin Suhartono, menyampaikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri menjadi faktor penting dalam mempersiapkan generasi digital yang mampu menghadapi tantangan global di era AI dan data economy.

“Perkembangan artificial intelligence dan teknologi geospasial saat ini tidak lagi bersifat eksperimental, tetapi sudah menjadi fondasi penting dalam pengambilan keputusan di berbagai sektor industri. Karena itu, mahasiswa perlu mendapatkan exposure yang lebih dekat dengan implementasi teknologi nyata di industri. Melalui kolaborasi dengan MAPID, kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang lebih relevan, aplikatif, dan mampu memperkuat kesiapan mahasiswa dalam menghadapi transformasi digital yang terus berkembang,” ujar Prof. Derwin.

Sebagai perusahaan teknologi yang berfokus pada platform geospasial untuk pengolahan, analisis, dan visualisasi data berbasis lokasi, MAPID membawa perspektif industri yang kuat dalam pengembangan talenta digital berbasis data spasial. Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka peluang baru dalam pengembangan riset, inovasi, dan implementasi teknologi yang berdampak langsung pada kebutuhan masyarakat dan industri.

CEO MAPID, Bagus Imam Darmawan, menilai bahwa sinergi antara industri dan institusi pendidikan merupakan langkah strategis untuk membangun talenta digital Indonesia yang memiliki daya saing global sekaligus pemahaman praktis terhadap teknologi masa depan.

“Teknologi geospasial memiliki peran yang semakin penting dalam membantu organisasi memahami data secara lebih presisi dan kontekstual. Ketika dipadukan dengan artificial intelligence, potensi inovasinya menjadi sangat besar. Karena itu, kami percaya kolaborasi dengan BINUS University dapat menjadi jembatan yang mempertemukan kebutuhan industri dengan pengembangan kompetensi generasi muda, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teknologi secara teoritis, tetapi juga mampu menciptakan solusi nyata berbasis data,” jelas Bagus.

Lebih dari sekadar penandatanganan kerja sama, kolaborasi ini langsung diwujudkan melalui penyelenggaraan sesi Industry Talks yang menghadirkan diskusi mendalam mengenai perkembangan teknologi spasial dan pemanfaatannya di berbagai sektor. Dalam sesi tersebut, Bagus Imam Darmawan bersama Dr. Alexander A.S. Gunawan selaku Leader of Research Interest Group Artificial Intelligence in Geospatial Economics BINUS University membahas bagaimana integrasi AI dan data geospasial mampu menghadirkan pendekatan pengambilan keputusan yang lebih akurat, prediktif, dan berbasis data.

Melalui forum interaktif tersebut, mahasiswa mendapatkan wawasan praktis mengenai pemanfaatan data geospasial lintas industri, sekaligus memahami bagaimana platform MAPID digunakan untuk mengolah, menganalisis, dan memvisualisasikan data berbasis lokasi. Diskusi ini turut memperlihatkan bagaimana perkembangan teknologi tidak lagi berjalan secara terpisah, melainkan saling terintegrasi untuk menciptakan solusi digital yang lebih efektif dan scalable.

Kolaborasi strategis ini juga membuka peluang pengembangan ekosistem pembelajaran yang lebih komprehensif bagi mahasiswa School of Computer Science BINUS University. Melalui kerja sama ini, mahasiswa akan memperoleh akses terhadap pengalaman industri secara langsung melalui program magang, proyek kolaboratif, riset terapan, hingga pengembangan solusi inovatif berbasis teknologi geospasial dan AI. Pendekatan experiential learning ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan mahasiswa dalam menerjemahkan teori menjadi implementasi nyata yang relevan dengan kebutuhan industri modern.

Sebagai institusi pendidikan yang konsisten mendorong innovation, technology, dan global employability, BINUS University terus memperkuat kolaborasi strategis dengan berbagai perusahaan teknologi dan industri digital. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen BINUS University dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan adaptif, problem solving, dan pemahaman teknologi yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui kemitraan ini, School of Computer Science BINUS University dan MAPID berharap dapat melahirkan generasi talenta digital Indonesia yang siap menjadi pionir dalam pengembangan teknologi geospasial dan artificial intelligence, sekaligus berkontribusi dalam membangun ekosistem transformasi digital yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Hadir di Danantara Housing Expo 2026, Jasa Marga Kenalkan Connected & Seamless Mobility melalui Ekosistem Travoy
  • Users of XRP and SOL are flocking to xrp power, earning $5,888 per day
  • Test Automation Innovation Summit | Manila , Philippines
  • iFortePay Hadirkan Infrastruktur Pembayaran Digital di Pekan Halal Indonesia 2026, Dorong Transaksi UMKM Lebih Cepat dan Tepercaya
  • Dari Keluarga, untuk Generasi Esok PT Pelindo Sinergi Lokaseva Perluas Program Pelita di Jakarta

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes