Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Pulau Pramuka Jadi Lokasi Strategis untuk Penanaman Mangrove & Restorasi Terumbu Karang

Pulau Pramuka Jadi Lokasi Strategis untuk Penanaman Mangrove & Restorasi Terumbu Karang

Tim Editor, 07/11/202512/08/2026

Jakarta, 7 November 2025 — Di tengah deru kota besar dan aktivitas manusia yang padat, terdapat sebuah pulau yang menyimpan potensi besar sekaligus tantangan besar untuk konservasi keanekaragaman hayati: Pulau Pramuka, di kawasan Kepulauan Seribu. Lingkungan laut di sekitar kawasan Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Tanjung Elang di Pulau Pramuka memiliki sumber daya terumbu karang yang seharusnya menjadi pusat ekowisata bahari berbasis edukasi, konservasi, dan ekologi — namun saat ini kondisi ekosistemnya telah mengalami kerusakan yang signifikan akibat aktivitas manusia dan faktor alam.

Berdasarkan hasil penelitian, kondisi tutupan karang hidup di perairan Pulau Pramuka menunjukkan angka antara 20,65% hingga 47,17%, yang dikategorikan sebagai kondisi “sedang hingga rusak” (Fadhiilah, 2023). 

Sementara penelitian lain menyebutkan bahwa tutupan karang keras di pulau ini berkisar antara 6%–34,8% pada kedalaman 3 m dan 9,3%–49,5% pada kedalaman 7 m (Ardiansyah et al., 2013). Temuan ini mengingatkan bahwa tanpa intervensi yang tepat, potensi ekosistem Pulau Pramuka bisa terkikis lebih jauh. Padahal kawasan ini berada dekat sekali dengan kawasan ibu kota dan memiliki peluang besar untuk pengembangan ekowisata dan pelibatan masyarakat lokal.

Konservasi terumbuh karang di Pulau Pramuka (Gambar: Tim LindungiHutan)

Menanggapi kondisi tersebut, organisasi konservasi LindungiHutan memilih Pulau Pramuka sebagai lokasi utama untuk program penanaman mangrove sekaligus rehabilitasi terumbu karang. Program ini tidak hanya melibatkan penanaman mangrove namun juga kegiatan restorasi karang di lautan terbuka, sehingga bisa menjadi workshop lapangan bagi komunitas, pelajar, peneliti, dan wisatawan yang tertarik pada konservasi laut.

“Pulau Pramuka menawarkan titik temu antara ekosistem yang sangat rawan dan peluang besar untuk menghidupkan kembali terumbu yang rusak. Kami melihat di sini bukan sekadar penanaman pohon, tapi pemulihan habitat yang bisa menjadi ruang belajar bagi banyak pihak,” ujar seorang perwakilan LindungiHutan.

Program konservasi di Pulau Pramuka mencakup serangkaian langkah penting yang dirancang secara terpadu untuk memulihkan sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Kegiatan dimulai dengan penanaman mangrove di sepanjang garis pantai, yang berfungsi memperkuat tebing, melindungi pesisir dari abrasi, serta menjadi habitat penting bagi berbagai biota laut.

Di sisi lain, upaya transplantasi terumbu karang dilakukan dengan metode ilmiah, melibatkan komunitas lokal dan lembaga riset agar prosesnya tidak hanya berdampak ekologis, tetapi juga memperkaya pengetahuan masyarakat tentang konservasi laut. 

Selain itu, pengembangan ekowisata edukatif turut digalakkan untuk membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar, sekaligus menumbuhkan kesadaran publik akan pentingnya menjaga kelestarian laut. 

Tak kalah penting, program ini juga mendorong pemberdayaan masyarakat pesisir agar menjadi bagian dari solusi, melalui kegiatan seperti budidaya karang, wisata snorkeling berkelanjutan, hingga pengembangan produk-produk ekonomi hijau berbasis lokal.

Dengan kondisi terumbu karang yang masih relatif baik jika dibandingkan banyak titik di Indonesia, Pulau Pramuka menjadi salah satu contoh urgensi tindakan nyata. 

Sebuah laporan menegaskan bahwa di kawasan barat Indonesia, persentase terumbu dengan tutupan hidup >50% hanya sekitar 23%. Hal ini semakin memperkuat alasan mengapa Pulau Pramuka perlu menjadi fokus konservasi.

Kegiatan konservasi termasuk untuk merancang workshop lapangan, penelitian, dan program edukasi yang menghubungkan manusia dengan alam.

Dengan demikian, LindungiHutan mengundang sekolah, universitas, komunitas lingkungan, dan perusahaan untuk menjadikan Pulau Pramuka sebagai lokasi kegiatan kerja praktis (workshop lapangan) dalam konservasi mangrove dan karang, sekaligus sebagai jembatan antara riset, edukasi, dan aksi nyata.

“Kami percaya bahwa lokasi yang paling dekat dengan tantangan adalah lokasi paling tepat untuk pembelajaran dan aksi. Pulau Pramuka adalah tempat di mana ide konservasi bisa menjadi kenyataan,” tambah perwakilan LindungiHutan.

Sebagai informasi, masyarakat dapat mengenal lebih dekat inisiatif dan dampak konservasi di kawasan ini melalui laman resmi Pulau Pramuka di LindungiHutan. Di sana, publik juga dapat berpartisipasi langsung melalui donasi pohon, kegiatan penanaman, maupun kolaborasi lapangan untuk menjaga keberlanjutan ekosistem Kepulauan Seribu.

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • BCT Expo 2026 Puts Net Zero at the Heart of Construction & Mining 150+ Global Brands, Smart Technologies and Low-Carbon Solutions Set to Shape the Industry’s Sustainable Future
  • Telkom AI Center Malang Dukung Internal Thursina International Islamic Boarding School Eksplorasi Generative AI melalui AI for Everyone Batch 28
  • Bitcoin Berpeluang Menuju US$100.000, Jika Konflik AS-Iran Mereda?
  • AXIS dan EVOS Hadirkan AXISLAND, Perayaan Kemerdekaan RI dalam Bentuk Baru di Roblox Lewat Kampanye #17anKitaBeda
  • Human Firewall: Kenapa Karyawan Anda adalah Benteng Pertahanan Siber Terkuat

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes