Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

PTPN I Kembangkan Edamame dan Okra, Wujudkan Strategi Diversifikasi Holding Perkebunan Nusantara

PTPN I Kembangkan Edamame dan Okra, Wujudkan Strategi Diversifikasi Holding Perkebunan Nusantara

Tim Editor, 16/09/202512/08/2026

Jakarta – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) melalui anak usahanya, PT Mitra Tani Dua Tujuh (MTDT), mengembangkan tanaman edamame (kedelai Jepang) dan okra (timun Jepang) sebagai bagian dari strategi diversifikasi komoditas unggulan Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group).

Sejak tahun 2020, PT MTDT mengelola lahan seluas 450 hektare untuk menanam edamame dan okra, yang dibagi ke dalam tiga siklus tanam. Dari total produksi, sekitar 80 persen diekspor ke Jepang, Eropa, Australia, dan negara lainnya, sementara sebagian tersedia di pasar domestik dalam bentuk produk frozen di beberapa pasar modern.

Informasi ini disampaikan oleh Agus Subagio, Supervisor PT Mitra Tani Dua Tujuh (MTDT) Wilayah Barat, di Jakarta, Senin (8/9/25). Agus menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud implementasi mandat Holding Perkebunan Nusantara, di mana PTPN I sebagai Supporting Co memiliki peran dalam mengelola beragam komoditas non-inti.

“Sesuai misi dan visi PTPN I sebagai Supporting Co yang mendapat mandat PTPN Holding mengelola rupa-rupa komoditas, kami terus mencari peluang untuk menemukan profit centre baru. Edamame dan okra ini sangat prospektif karena 80 persen produksinya sudah terserap pasar ekspor, terutama ke Jepang. Kami optimistis dapat terus mengembangkannya,” ujar Agus.

Dengan siklus budidaya yang relatif singkat, yakni sekitar empat bulan dari tanam hingga panen, edamame dan okra dinilai memiliki prospek berkelanjutan. Untuk menjamin kontinuitas pasokan, PT MTDT membagi lahan 450 hektare ke dalam tiga siklus tanam, dengan penerapan teknik agronomi ketat, perawatan intensif, serta pengelolaan pascapanen sesuai standar mutu internasional.

Agus menjelaskan bahwa untuk menembus pasar ekspor, pihaknya menerapkan standar mutu pangan global yang sangat ketat, mulai dari proses budidaya di lapangan hingga pengemasan produk.

“Produk pangan yang masuk pasar internasional harus memenuhi standar tinggi, mulai dari higienitas, bebas pestisida, bebas kontaminan, hingga legalitas lahan. Alhamdulillah, kami telah memenuhi persyaratan tersebut, termasuk memperoleh sertifikat keamanan pangan internasional yang diakui,” jelas Agus.

Berdasarkan data produksi, ekspor edamame dan okra PT MTDT dalam bentuk frozen mencapai 8.437 ton pada 2020, 8.033 ton pada 2021, 8.294 ton pada 2022, dan 7.569 ton pada 2023. Selain edamame dan okra, perusahaan juga melakukan uji coba tanaman kentang manis dan buncis (ingen) sebagai bagian dari pencarian peluang usaha baru yang lebih prospektif.

“Kami terus mencari terobosan lain, misalnya dengan menanam kentang manis dan buncis. Walaupun masih terbatas, mudah-mudahan ke depan bisa diperluas,” tambah Agus.

Melalui inisiatif ini, Holding Perkebunan Nusantara menegaskan komitmennya untuk memperkuat diversifikasi komoditas, membuka pasar baru, dan menghadirkan nilai tambah bagi perusahaan serta masyarakat.

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Carziqo Adds CM-EX Autonomous Ride-Hailing Vehicles to Los Angeles Operations
  • MAPID Catalyst 2026 “Maps That Think” Pertemukan Talenta Muda, Industri, dan Pemerintah dalam Ekosistem Geospasial Indonesia
  • Pilihan Perlindungan untuk Berbagai Rencana Perjalanan dengan Chubb Travel Insurance di neobank dari Bank Neo Commerce
  • Kebun Kopi Ijen, Warisan yang Terus Menghidupi
  • Anjing Samoyed, Ciri Karakter dan Cara Merawatnya

Recent Comments

  1. Norvin Tinambacan on Carziqo Expands Autonomous Delivery Operations With A-DS Series Rollout in Phoenix
  2. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  3. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes