Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Program Enrichment BINUS UNIVERSITY Beri Kesempatan Mahasiswa untuk Berkarier di Jepang

Program Enrichment BINUS UNIVERSITY Beri Kesempatan Mahasiswa untuk Berkarier di Jepang

Tim Editor, 25/09/2026

Erick Riccardo Wu, mahasiswa Japanese Popular Culture BINUS University angkatan B27, kini menjalani internship sebagai Translator pada divisi Business Development di Aso College Group. Kesempatan tersebut didapatkannya melalui program Enrichment dari BINUS University untuk terjun langsung ke lingkungan kerja di Jepang.

Jakarta, 25 September 2026 – Bekerja di Jepang kerap menjadi impian bagi anak muda Indonesia yang tertarik dengan budaya, kemajuan teknologi, hingga peluang karier global. Namun, pengalaman Erick Riccardo Wu, mahasiswa Japanese Popular Culture BINUS University angkatan B27, menunjukkan bahwa kemampuan berbahasa Jepang saja belum cukup untuk dapat beradaptasi di lingkungan profesional Negeri Sakura.

Erick saat ini menjalani internship sebagai Translator pada divisi Business Development di Aso College Group. Kesempatan tersebut menjadi pengalaman baginya untuk terjun langsung ke lingkungan kerja di Jepang sekaligus memahami bagaimana bahasa, budaya, dan etika profesional saling berkaitan dalam aktivitas sehari-hari.

Sejak awal, Jepang memang menjadi salah satu negara yang ingin Erick tuju untuk mengembangkan pengalaman internasionalnya. Ketertarikan terhadap budaya, perkembangan teknologi, serta peluang kerja di Jepang membuatnya sempat mempertimbangkan program study abroad exchange. Namun, setelah melihat kembali jalur karier yang ingin ditempuh, ia memilih pengalaman yang lebih dekat dengan dunia korporasi.

“Awalnya saya mengincar program study abroad exchange. Namun, karena jalur karier yang ingin saya tempuh adalah korporasi, setelah mempertimbangkannya dengan matang saya akhirnya memutuskan untuk mencoba melamar ke perusahaan ini,” ujar Erick.

Memasuki lingkungan profesional di negara lain tentu membawa tantangan tersendiri. Bagi Erick, tantangan terbesarnya justru datang dari proses memahami perbedaan budaya dan cara berkomunikasi. Ia menemukan adanya berbagai kebiasaan hingga aturan tidak tertulis di lingkungan kerja Jepang yang berbeda dengan di Indonesia. Hambatan bahasa juga masih sesekali muncul, terlebih ketika berhadapan dengan komunikasi profesional yang menuntut ketepatan pemilihan kata dan konteks.

Alih-alih menghindari kesalahan, Erick memilih untuk aktif bertanya dan melakukan konfirmasi ketika menemukan hal yang belum dipahaminya. “Banyak peraturan tidak tertulis yang berbeda dengan di Indonesia dan harus diperhatikan. Saya juga mengalami kendala dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Jepang. Namun, seiring berjalannya waktu, saya rajin bertanya, mencari tahu, dan memastikan kembali agar tidak terjadi miskomunikasi maupun kesalahpahaman,” ungkap Erick.

Pengalaman tersebut membuat Erick menyadari bahwa bekerja dalam lingkungan global membutuhkan kompetensi yang lebih luas daripada sekadar kemampuan akademik. Menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu modal terpenting, mulai dari menyesuaikan cara membawa diri, gaya komunikasi, hingga memahami alur kerja yang berlaku.

Rasa ingin tahu dan kerendahan hati juga dinilainya penting. Dua hal tersebut mendorong seseorang untuk lebih proaktif belajar dari lingkungan baru dan tidak ragu menerima perspektif yang berbeda.

Bekal yang diperoleh Erick selama menjalani perkuliahan di BINUS University turut membantunya menghadapi pengalaman tersebut. Selain pembelajaran bahasa Jepang, ia mendapatkan pemahaman mengenai etika bisnis Jepang, termasuk cara menggunakan bahasa dalam situasi profesional, tata krama ketika menyapa, penulisan laporan, hingga detail etiket seperti pengaturan posisi duduk dalam konteks bisnis.

Pembelajaran mengenai pola pikir dan budaya masyarakat Jepang juga membuat proses adaptasinya menjadi lebih mudah. Sementara itu, berbagai tugas selama perkuliahan di BINUS University seperti presentasi, penulisan paper, serta praktik penerjemahan dalam bahasa Jepang memberinya fondasi untuk menjalankan pekerjaannya sebagai Translator.

Tidak hanya dari ruang kelas, pengalaman organisasi selama kuliah juga memberikan bekal yang ia rasakan manfaatnya di dunia profesional. Kemampuan leadership, pengambilan keputusan, time management, hingga komunikasi antar divisi menjadi bagian dari keterampilan yang kini digunakannya selama menjalani internship.

“Buatlah targetmu sendiri, barulah motivasi untuk mencapai target tersebut akan bangkit. Walaupun terkadang lelah dan putus asa, jangan berhenti berjuang. Tetaplah rendah hati dan jangan merasa diri sudah hebat atau sudah tahu. Banyak peluang global yang tersedia apabila kita lebih proaktif dalam mencari tahu,” tutup Erick.

Pengalaman Erick menjadi salah satu gambaran bagaimana BINUS University terus mendorong mahasiswa untuk memperluas pengalaman belajar hingga ke lingkungan profesional global. “Melalui pembelajaran yang menggabungkan kompetensi akademik, pemahaman lintas budaya, pengembangan soft skills, serta berbagai kesempatan untuk memperoleh pengalaman internasional, BINUS University mendorong mahasiswa untuk membangun perspektif global yang relevan dengan perjalanan karier mereka ke depan. Kesempatan seperti internship di Jepang dan scholarship ke Universitas di Jepang menjadi salah satu ruang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman menuju karier global,” ujar Dr. Rudi Hartono Manurung, Head of Japanese Popular Culture BINUS University.  

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA


Recent Posts

  • Paylabs Hadirkan Soundbox on App di FEKDI x IFSE 2026, Perkuat Keamanan Transaksi QRIS
  • Bittime Soroti Momentum Hari Gajian sebagai Bagian dari Kebiasaan Investasi
  • Accelerating the Free Nutritious Meal Program in 3T Regions, Indonesia’s BSKDN Ministry of Home Affairs Holds Cross-Sectoral Actual Discussion Forum
  • SHIPZY PH Talks Distribution, Data, and Collaboration at Founders Night 2026
  • Jadi Alternatif di Tengah Dinamika Daya Beli, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas

Recent Comments

  1. Norvin Tinambacan on Carziqo Expands Autonomous Delivery Operations With A-DS Series Rollout in Phoenix
  2. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  3. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes