Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Program ACCES Kementerian UMKM Catat Permintaan Pembiayaan Hingga Rp150 Miliar, Restock Perkuat Peran Pembiayaan Alternatif bagi Usaha Menengah

Program ACCES Kementerian UMKM Catat Permintaan Pembiayaan Hingga Rp150 Miliar, Restock Perkuat Peran Pembiayaan Alternatif bagi Usaha Menengah

Tim Editor, 21/01/2026

Kementerian UMKM RI resmi menutup batch terbaru program ACCES yang menggandeng Restock (PT Cerita Teknologi Indonesia) sebagai mitra pembiayaan non-bank untuk memperluas akses permodalan bagi usaha menengah melalui skema kolaboratif. Program ini berhasil mengurasi 56 pengusaha dari 12 provinsi melalui metode pendampingan intensif dan business matching, yang menghasilkan realisasi pembiayaan sebesar Rp20–30 miliar dengan memanfaatkan solusi alternatif berbasis teknologi seperti supply chain financing guna melengkapi peran perbankan. Langkah strategis ini dilakukan untuk menjembatani kesenjangan pembiayaan, menyediakan opsi pendanaan fleksibel, serta menciptakan ekosistem yang inklusif demi mendorong usaha menengah menjadi penggerak utama ekonomi nasional.

Jakarta, 2025 — Program ACCES (Accelerating Capital Resources for Medium Enterprises) yang digagas oleh Kementerian UMKM Republik Indonesia resmi menutup batch pelaksanaan terbarunya dengan capaian signifikan dalam memperluas akses pembiayaan bagi usaha menengah di Indonesia. Dalam program ini, Restock (PT Cerita Teknologi Indonesia) berperan sebagai salah satu mitra pembiayaan non-bank yang mendukung ekosistem pendanaan alternatif di luar perbankan.

Sepanjang pelaksanaan program, 207 pengusaha menengah dari 12 provinsi di Indonesia tercatat mendaftar, dengan 56 peserta terkurasi dan berhasil di-onboard untuk mengikuti pendampingan intensif dan proses business matching. Peserta yang terpilih mencerminkan segmen usaha menengah yang siap tumbuh namun masih menghadapi tantangan dalam mengakses pembiayaan.

Dari proses asesmen dan pendampingan tersebut, tercatat permintaan pembiayaan mencapai Rp120–150 miliar, dengan Rp20–30 miliar pembiayaan telah terproses pada batch ini melalui kolaborasi lembaga keuangan perbankan dan non-bank. Menariknya, sekitar 40% peserta ACCES merupakan pengusaha yang sebelumnya telah mengakses pembiayaan bank maupun lembaga keuangan lain, namun masih membutuhkan opsi pendanaan tambahan yang lebih fleksibel dan berbasis kebutuhan operasional.

Program ACCES dirancang sebagai inisiatif strategis Kementerian UMKM untuk menjembatani kesenjangan pembiayaan usaha menengah melalui pendekatan business matching, kurasi berbasis kesiapan usaha, serta kolaborasi lintas lembaga keuangan.

Dalam ekosistem ini, Restock berperan sebagai penyedia pembiayaan alternatif berbasis teknologi, khususnya melalui skema supply chain financing dan inventory financing, yang melengkapi peran perbankan dalam memenuhi kebutuhan modal kerja dan ekspansi usaha menengah. Dengan pendekatan berbasis data, analisis rantai pasok, serta evaluasi performa usaha, Restock membantu membuka akses pembiayaan bagi segmen yang belum sepenuhnya terlayani oleh skema pembiayaan tradisional.

Direktur Restock, Rega Sardjono, menyampaikan bahwa capaian ACCES menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan pembiayaan alternatif.

“Data ACCES memperlihatkan bahwa banyak usaha menengah sebenarnya sudah bankable, namun tetap membutuhkan opsi pembiayaan tambahan yang lebih adaptif dengan siklus bisnis mereka. Di sinilah peran pembiayaan alternatif menjadi relevan, bukan untuk menggantikan bank, tetapi melengkapinya. Kolaborasi seperti ACCES adalah fondasi penting untuk memperkuat sektor produktif nasional,” ujar Rega.

Apresiasi dari Kementerian UMKM RI Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM RI, Bagus Rachman, “Program ACCES bukan hanya tentang akses modal, tetapi tentang membangun ekosistem kolaboratif yang mendorong usaha menengah menjadi penggerak utama ekonomi nasional”.

Ke depan, hasil pelaksanaan ACCES diharapkan dapat menjadi model kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, lembaga keuangan, dan penyedia pembiayaan alternatif dalam memperluas akses modal, meningkatkan kesiapan usaha menengah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • OKINAWA HARBORVIEW HOTEL completes full-scale renovation to deliver a modern Okinawan experience
  • Berapa Tahun Idealnya untuk Menabung Emas? Ini Cara Menentukannya
  • XRPPower Expands Digital Asset Accessibility Through Mobile and Intelligent Technology
  • Zuo Hao Shi Tambah Kanal Resmi di Situs Web, Perkuat Jaringan Distribusi Obat Pegal Linu Berizin BPOM
  • Rayakan HUT ke-38, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Berbagi Kebahagiaan dengan 50 Anak Yatim Piatu

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes