Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Prediksi Harga Emas Berpeluang Menguat ke US.233 Pekan Depan

Prediksi Harga Emas Berpeluang Menguat ke US$4.233 Pekan Depan

Tim Editor, 09/10/2026

Harga emas dunia atau XAUUSD berpotensi melanjutkan penguatan pada pekan depan dengan target pengujian resistance US$4.208–US$4.233. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, pergerakan emas pada timeframe Daily masih menunjukkan secondary trend yang mengarah naik. Selama momentum bullish tetap terjaga, harga emas berpeluang melanjutkan kenaikan untuk menguji zona resistance terdekat tersebut.

Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, menilai pergerakan harga emas saat ini masih memberikan ruang bagi penguatan lanjutan. Setelah mengalami rejection di area US$4.100, XAUUSD kembali bergerak naik menuju US$4.170. Pergerakan ini menunjukkan bahwa tekanan jual sebelumnya mulai diimbangi oleh minat beli, meskipun arah harga berikutnya masih akan bergantung pada kekuatan momentum bullish.

Menurut analisis Dupoin Futures, zona US$4.208–US$4.233 menjadi area penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar pada pekan depan. Jika harga mampu mempertahankan momentum kenaikan, XAUUSD berpeluang menguji resistance tersebut. Namun, apabila harga kembali menghadapi tekanan jual ketika mendekati resistance, penguatan emas dapat tertahan dan membuka kemungkinan terjadinya koreksi.

Dupoin Futures juga menyoroti area US$4.100 sebagai support penting dalam menjaga struktur kenaikan jangka pendek. Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, peluang emas untuk melanjutkan penguatan masih terbuka. Sebaliknya, apabila XAUUSD kembali turun dan menembus support, momentum bullish berisiko melemah sehingga proyeksi kenaikan menuju US$4.208–US$4.233 perlu dievaluasi kembali.

Dari sisi fundamental, ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah masih berpotensi memberikan dukungan terhadap harga emas. Dalam situasi ketika risiko global meningkat, emas cenderung mendapat perhatian investor sebagai aset safe haven. Permintaan terhadap logam mulia dapat meningkat ketika pelaku pasar mencari perlindungan dari ketidakpastian ekonomi maupun geopolitik.

Perkembangan pasar terbaru juga menunjukkan bahwa pelemahan dolar AS dan penurunan yield Treasury dapat mendukung pemulihan emas. Reuters melaporkan pada Jumat, 9 Oktober 2026, bahwa harga emas naik sekitar 0,9% menjadi US$4.169,32 per troy ounce. Penguatan tersebut didorong oleh melemahnya dolar AS dan penurunan yield Treasury yang membuat emas relatif lebih menarik bagi investor.

Meski demikian, Dupoin Futures menilai prospek kenaikan emas tetap menghadapi risiko dari kebijakan moneter Amerika Serikat. Ekspektasi bahwa Federal Reserve atau The Fed masih berpotensi menaikkan suku bunga pada akhir tahun dapat menjaga dolar AS dan yield Treasury tetap tinggi. Kondisi tersebut berpotensi membatasi kenaikan XAUUSD karena emas tidak memberikan imbal hasil bunga seperti instrumen berbasis obligasi.

Reuters juga melaporkan bahwa pelaku pasar masih memantau peluang kenaikan suku bunga The Fed, dengan ekspektasi kenaikan pada Desember tetap menjadi perhatian. Perubahan proyeksi suku bunga dapat memengaruhi pergerakan dolar AS dan yield Treasury, sehingga berpotensi memicu perubahan momentum pada pasar emas.

Geraldo Kofit dari Dupoin Futures menilai pelaku pasar perlu mencermati kombinasi faktor teknikal dan fundamental sebelum menyimpulkan arah harga berikutnya. Pergerakan dolar AS, yield Treasury, serta perkembangan geopolitik dapat menentukan apakah penguatan emas mampu berlanjut hingga pekan depan.

Secara keseluruhan, prediksi harga emas pekan depan berdasarkan analisis Dupoin Futures masih menunjukkan peluang kenaikan menuju US$4.208–US$4.233. Selama support US$4.100 bertahan dan momentum bullish tidak kehilangan kekuatan, skenario pengujian resistance masih relevan. Namun, penguatan dolar AS dan ekspektasi kebijakan The Fed yang lebih hawkish dapat menjadi hambatan bagi kenaikan harga emas. Karena itu, Dupoin Futures menilai reaksi XAUUSD di sekitar resistance akan menjadi salah satu penentu penting arah pergerakan selanjutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA


Recent Posts

  • Casino Plus, official presenter ng MassKara Festival 2026; Zeinab, Moonstar88, Baby Dolls, magpapasiklab sa 3-day concert
  • Aplikasi Trading HSB Investasi Punya Empat Lapis Perlindungan Dana Nasabah
  • Dari BINUS@Bekasi Menuju New Zealand, Perjalanan Global Marry Jane Jessica Tombeng
  • Prediksi Harga Emas Berpeluang Menguat ke US$4.233 Pekan Depan
  • Bank Raya Gelar RUPSLB 2026, Perkuat Fondasi Pertumbuhan Bisnis yang Berkelanjutan

Recent Comments

  1. Norvin Tinambacan on Carziqo Expands Autonomous Delivery Operations With A-DS Series Rollout in Phoenix
  2. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  3. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes