Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Pendidikan Layak Menuju Kampus Impian

Pendidikan Layak Menuju Kampus Impian

Tim Editor, 16/05/2026

Pagi di Asrama Pemali Boarding School selalu dimulai lebih awal. Sejumlah siswa sudah bangun sebelum matahari terbit, merapikan tempat tidur, bersiap mengikuti kegiatan pagi, sebelum benar-benar berangkat ke sekolah untuk mengikuti pelajaran akademik.

Bagi mereka, rutinitas bangun pagi ini menjadi kewajiban yang diberikan contoh dengan sangat baik dari para seniornya. Kelak, kebiasaan menjadi modal bagi mereka untuk meningkatkan taraf hidup keluarganya di kampung halaman.

Di lingkungan asrama, para siswa mendapatkan ruang dan kesempatan untuk belajar dan berkembang lebih baik. Melalui program sekolah berasrama berbasis beasiswa, anak-anak peserta didik yang berasal dari keluarga buruh harian, nelayan, hingga pekerja serabutan kini memiliki akses pada pendidikan yang sebelumnya sulit dijangkau.

Program Pemali Boarding School yang didukung PT Timah, anggota holding industri pertambangan MIND ID, telah berjalan sejak tahun 2000 dan menjangkau wilayah Bangka Belitung, Karimun, hingga Meranti. Hingga kini, sekitar 952 alumni telah merasakan manfaat program tersebut.

Di balik angka tersebut, Kepala Asrama Pemali Boarding School, Ulul, menyampaikan bahwa mayoritas siswa berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.

“Banyak orang tua yang awalnya ragu karena keterbatasan biaya. Mereka tidak membayangkan anaknya bisa mendapatkan fasilitas pendidikan seperti ini,” ujar Ulul.

Namun, setelah memahami bahwa program ini memberikan dukungan penuh, dari perusahaan, mulai dari pendidikan hingga berbagai program pembinaan, para orang tua justru menjadi pihak yang paling mendorong anak-anaknya untuk mengikuti seleksi.

Alhasil, setiap tahun sebanyak 36 siswa terpilih mendapatkan beasiswa penuh dan tinggal di asrama selama menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Pemali. Proses seleksi dilakukan melalui asesmen akademik dan psikologi bekerja sama dengan tim dari Universitas Padjadjaran.

Ulul menegaskan bahwa pembinaan di asrama tidak hanya berfokus pada akademik. Para siswa juga dibekali keterampilan seperti public speaking, pengelolaan media sosial, serta penguatan karakter dan kepemimpinan.

Pembinaan ini dilakukan secara rutin untuk membantu siswa menghadapi tantangan di luar sekolah, baik di dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

“Yang kita bangun bukan hanya kemampuan akademik, tetapi juga kepercayaan diri dan cara mereka melihat masa depan,” ujarnya.

Dampak program ini mulai terlihat dari capaian para siswa. Tahun ini, sebanyak 20 siswa berhasil lolos ke perguruan tinggi melalui jalur prestasi, sementara siswa lainnya masih menjalani proses seleksi melalui jalur tes. Para siswa juga mencatatkan prestasi dalam lomba debat Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris di tingkat Kabupaten Bangka.

Di samping itu, dampak yang lebih krusial justru terlihat dalam jangka panjang. Banyak alumni yang melanjutkan pendidikan atau telah bekerja, dan perlahan mulai berkontribusi kembali di lingkungan sekitarnya.

“Mereka tidak hanya berubah secara pribadi, tetapi juga membawa pengaruh bagi keluarga dan komunitasnya. Itu yang paling terasa,” katanya.

Menurut Ulul, tantangan terbesar para siswa justru muncul pada masa awal adaptasi. Sebagian siswa belum pernah tinggal jauh dari orang tua dan harus menyesuaikan diri dengan pola belajar yang lebih disiplin.

“Namun, proses itulah yang membentuk mereka. Seiring waktu, para siswa mulai menunjukkan perubahan. Mereka yang semula pendiam menjadi lebih berani berbicara, lebih percaya diri, dan mampu mengikuti ritme belajar yang lebih terstruktur,” jelasnya.

Bagi anak-anak dari pesisir dan kawasan tambang, kesempatan ini bukan sekadar soal bersekolah.

Kesempatan ini menjadi titik awal yang membuka masa depan baru, untuk melanjutkan pendidikan, membantu keluarga, dan melihat masa depan dengan cara yang berbeda dari sebelumnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Akselerasi Hilirisasi Perlu Sinkronisasi Pusat & Daerah
  • Run the Beat, Celebrate the Vibe: Aloft by Marriott Bangkok Sukhumvit 11 and Health Me Up Wellness Club Invite Runners to “Rhythm Run at Aloft” on 3 October 2026
  • Bitcoin Menguat, Bittime Soroti Aktivitas Futures di Tengah Sentimen Fed dan CLARITY Act
  • Sanct, a social app in Bahasa Melayu where your first friends are added face to face, introduces itself to Malaysia with a short film about the friend who notices
  • Sanct opens App Store pre-orders as Episode 4 of its family film series is released

Recent Comments

  1. Norvin Tinambacan on Carziqo Expands Autonomous Delivery Operations With A-DS Series Rollout in Phoenix
  2. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  3. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes