Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Pasar Kripto Global Melemah, Indonesia Tetap Tunjukkan Ketahanan Investor

Pasar Kripto Global Melemah, Indonesia Tetap Tunjukkan Ketahanan Investor

Tim Editor, 21/11/202512/08/2026

Ilustrasi Bitcoin (BTC) dan bendera Indonesia

Jakarta, 21 November 2025 — Bitcoin kembali melemah tajam pada perdagangan Jumat (21/11), turun ke level yang belum terlihat sejak lebih dari enam bulan terakhir. Aset kripto terbesar di dunia itu sempat menyentuh titik terendah di angka US$86.325,81 atau sekitar Rp1,44 miliar, sebelum kembali diperdagangkan di sekitar US$86.990,11. Penurunan ini terjadi di tengah kekhawatiran investor terhadap prospek pemotongan suku bunga The Fed pada bulan depan.

Rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih positif dibanding perkiraan menimbulkan keraguan pasar mengenai rencana penurunan suku bunga. Ekonomi AS menambah 119.000 tenaga kerja pada September, jauh melampaui proyeksi 50.000. Data yang lebih kuat dari ekspektasi ini membuat pasar memperhitungkan peluang pemotongan suku bunga pada Desember sekitar 40 persen, menurut CME FedWatch.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menilai gejolak pasar global ini juga membawa dampak ke pasar domestik. Ia menjelaskan bahwa pola penurunan volume transaksi yang terjadi di Indonesia masih berkaitan erat dengan dinamika global. Namun, ia menegaskan bahwa pasar Indonesia menunjukkan ketahanan lebih kuat dibanding kondisi global.

Calvin mengatakan, “Volatilitas yang terjadi di pasar global memang memengaruhi aktivitas perdagangan di Indonesia. Namun, menariknya adalah meskipun nilai transaksi turun, jumlah pengguna kripto di Indonesia terus meningkat. Ini menunjukkan kepercayaan dan minat masyarakat terhadap aset digital tetap terjaga, bahkan ketika pasar sedang cooling down.”

Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai transaksi kripto di Indonesia sepanjang Januari–Oktober 2025 mencapai Rp409,56 triliun. Angka ini turun sekitar 13,77 persen dibanding periode yang sama pada 2024 yang mencapai Rp475 triliun. Meski demikian, jumlah pengguna kripto di Indonesia justru meningkat menjadi 18,61 juta pada September 2025, atau naik 3,05 persen dalam satu bulan. Rata-rata tren jumlah investor kripto meningkat di atas 3 persen setiap bulannya.

Tren ini memperlihatkan investor lokal bukan menarik diri dari pasar, tetapi memilih untuk lebih berhati-hati dalam memasukkan dana baru. Kondisi tersebut mencerminkan bahwa pasar domestik tetap resilien meski tengah berada dalam tekanan global.

Proyeksi Pasar Kripto ke Depan

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Sumber: Tokocrypto.

Melihat ke depan, Calvin memproyeksikan bahwa perdagangan kripto hingga akhir 2025 kemungkinan berada dalam fase konsolidasi seiring sikap wait and see pelaku pasar global. Faktor makro seperti kebijakan suku bunga The Fed, stabilitas geopolitik, aliran likuiditas, dan arus modal institusional akan menjadi penentu utama arah pasar beberapa kuartal mendatang.

Calvin menambahkan, “Saat ini kita belum melihat konfirmasi bahwa pasar memasuki fase bearish struktural. Banyak indikator on-chain, adopsi pengguna, dan aktivitas pengembang masih stabil. Kondisinya lebih menggambarkan pendinginan pasar daripada pembalikan tren besar.”

Pemerintah juga dinilai memiliki peran signifikan dalam menjaga stabilitas pasar domestik melalui regulasi perpajakan, rencana implementasi bursa aset kripto tambahan, hingga edukasi publik. Inisiatif-inisiatif ini dipercaya dapat memperkuat fondasi ekosistem aset digital di Indonesia.

Memasuki 2026, pasar berpotensi bergerak lebih terarah. Skenario penguatan dapat terjadi jika kondisi makro global membaik, termasuk potensi penurunan suku bunga, meningkatnya appetite risiko investor, serta masuknya likuiditas baru. Siklus empat tahunan (post-halving) yang secara historis biasanya mendorong harga aset digital juga bisa berperan dalam pemulihan pasar.

Namun, berbagai potensi risiko tetap harus diwaspadai. Jika tekanan makro terus berlanjut, pasar bisa bergerak sideways dengan potensi bearish yang bertahan lebih lama.

CEO Tokocrypto ini menutup dengan pesan optimis namun berhati-hati, “Investor perlu tetap waspada, melakukan analisis, dan memahami risiko. Namun, kita melihat bahwa minat masyarakat Indonesia terus tumbuh, yang menjadi sinyal positif bahwa ekosistem kripto di Indonesia semakin matang dan siap berkembang dalam jangka panjang.”

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • FLOQ and ASTER Signed MoU at Indonesia Blockchain Week 2026 to Expand Web3 Access in Indonesia
  • Cebuana Lhuillier, NDRRMC Champion Community Resilience with Nationwide Disaster Preparedness Day
  • Tuntaskan 4 Proyek ECRL Malaysia, PLN NPC Perkuat Rekam Jejak EPC Global
  • Cara Belajar Cyber Security Mudah dari Nol
  • Presiden Prabowo Didampingi Kapolri dan Kapolda NTT Kunjungi Pengungsian Nagekeo, Cek Dapur Lapangan dan Penyediaan Air Bersih

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes