Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Pasar Kripto Bergelora Usai The Fed Pangkas Suku Bunga, Bitcoin dan Aset Lain Bergerak Naik

Pasar Kripto Bergelora Usai The Fed Pangkas Suku Bunga, Bitcoin dan Aset Lain Bergerak Naik

Tim Editor, 18/09/202512/08/2026

Jakarta, 18 September 2025 – Keputusan Bank Sentral AS, Federal Reserve atau The Fed, untuk memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin untuk pertama kalinya tahun ini telah memicu pergerakan menarik di pasar global, termasuk dunia aset kripto. 

Meskipun langkah ini telah banyak diperkirakan, respons pasar yang terkesan terlambat dan kemudian melonjak menunjukkan adanya dinamika yang kompleks. Terlepas dari respons awal yang cenderung stabil, pergerakan positif pada jam-jam berikutnya di pasar futures S&P 500 dan Nasdaq, serta lonjakan harga Bitcoin, mengindikasikan bahwa para investor mulai mencerna implikasi jangka panjang dari kebijakan ini.

Sikap waspada The Fed terlihat semakin jelas. Meskipun memangkas suku bunga, Ketua The Fed, Jerome Powell, menyatakan bahwa kedepannya keputusan akan diambil berdasarkan data ekonomi yang masuk, khususnya terkait inflasi dan angka pasar tenaga kerja. 

The Fed memproyeksikan dua pemangkasan suku bunga tambahan hingga akhir 2025, tetapi hal ini bergantung pada kondisi ekonomi. Federal Open Market Committee (FOMC) menunjukkan hampir seluruh anggotanya menyetujui pemangkasan, dengan satu pengecualian yaitu Stephen Miran, seorang pejabat baru yang diangkat oleh Presiden Donald Trump, yang menginginkan pemotongan yang lebih besar, mencerminkan pandangan Presiden Trump.

Menariknya, meskipun sering bertentangan, Powell dan Trump sepakat bahwa pemotongan suku bunga saat ini tidak akan memberikan dampak material yang signifikan pada perekonomian. 

Namun, langkah The Fed ini dikhawatirkan dapat menjadi bukti adanya campur tangan politik yang semakin besar dari White House, yang berpotensi menimbulkan ketidakstabilan di pasar. Di sisi lain, beberapa analis melihat pemangkasan ini sebagai katalis bagi aset berisiko. 

Max Gokhman, wakil kepala bidang investasi di Franklin Templeton Investment Solutions, berpendapat bahwa kebijakan yang mendorong inflasi dan melemahkan Treasury justru dapat menciptakan landasan bagi renaissance aset digital. Ia memprediksi aset seperti XRP dan Solana (SOL) akan mengalami adopsi lintas batas yang lebih besar.

Pada kenyataannya, pergerakan pasar aset kripto setelah pengumuman The Fed memang menunjukkan fenomena tersebut. Kripto dengan kapitalisasi pasar yang lebih kecil, seperti Ethereum (ETH), XRP, dan Solana (SOL), menunjukkan kenaikan yang lebih signifikan dibandingkan Bitcoin (BTC). 

Hal ini sejalan dengan pandangan bahwa pemotongan suku bunga dapat mendorong investor untuk mencari aset yang lebih berisiko dan berpotensi memberikan imbal hasil lebih tinggi. Selain Bitcoin, ada beberapa aset kripto lain yang juga menunjukkan pergerakan positif. Misalnya, Bitcoin Cash (BCH) melonjak hampir 3% setelah pengumuman tersebut. 

Peningkatan volume perdagangan dan open interest pada BCH menunjukkan sentimen bullish yang kuat di pasar. Meskipun demikian, penting untuk dicatat bahwa pasar kripto sangat sensitif terhadap kebijakan moneter. Pemangkasan suku bunga memang cenderung menguntungkan aset berisiko, namun investor juga harus tetap waspada terhadap data inflasi dan kondisi pasar tenaga kerja yang dapat mengubah arah kebijakan The Fed di masa depan.

Image

Bittime, sebagai sebuah platform pertukaran aset kripto, memainkan peran penting dalam memfasilitasi perdagangan yang volatil ini. Sebagai penghubung antara investor dan pasar kripto, Bittime menyediakan instrumen yang dibutuhkan para pengguna untuk merespons keputusan The Fed. 

Dengan menyediakan layanan perdagangan yang efisien dan data pasar yang real-time, Bittime memungkinkan para investor untuk mengambil keputusan yang cepat dan terinformasi, baik saat harga Bitcoin mengalami fluktuasi maupun ketika altcoin menunjukkan lonjakan signifikan. 

Namun perlu dipahami bahwa investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal itu termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna.

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Barantum Kian Perkuat Posisi di Pasar CRM Indonesia
  • Kucing Boleh Makan Nasi atau Tidak? Ini Penjelasannya
  • OKINAWA HARBORVIEW HOTEL completes full-scale renovation to deliver a modern Okinawan experience
  • Berapa Tahun Idealnya untuk Menabung Emas? Ini Cara Menentukannya
  • XRPPower Expands Digital Asset Accessibility Through Mobile and Intelligent Technology

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes