Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Menteri PU: Pemulihan Pascabencana Aceh Bukan Sekadar Fisik, Rasa Aman dan Kenyamanan Masyarakat Beraktivitas Juga Penting

Menteri PU: Pemulihan Pascabencana Aceh Bukan Sekadar Fisik, Rasa Aman dan Kenyamanan Masyarakat Beraktivitas Juga Penting

Tim Editor, 06/01/202606/01/2026

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan bahwa upaya pemulihan pascabencana banjir bandang di Provinsi Aceh tidak boleh hanya berhenti pada perbaikan fisik infrastruktur semata. Lebih dari itu, pemulihan harus menyentuh aspek psikologis, yakni mengembalikan rasa aman dan kenyamanan masyarakat dalam menjalani aktivitas harian.

Hal tersebut diwujudkan Kementerian PU melalui percepatan pembangunan sumur bor air bersih di lokasi-lokasi strategis yang menjadi pusat kehidupan sosial warga, seperti tempat ibadah, fasilitas pendidikan, pasar, kantor pemerintahan, hingga Hunian Sementara (Huntara).

“Masjid, sekolah, dan pesantren adalah ruang hidup masyarakat. Ketika air bersih tersedia di sana, warga bisa kembali beribadah dengan tenang, anak-anak bisa belajar dengan layak, dan risiko penyakit dapat dicegah,” ujar Menteri Dody Hanggodo.

Menteri Dody menambahkan bahwa pemulihan fasilitas ini krusial untuk memastikan kehidupan sosial dan ekonomi warga dapat segera bangkit kembali setelah masa tanggap darurat.

Sejak 28 Desember 2025, Kementerian PU telah memulai pekerjaan pengeboran sumur bor air tanah di sejumlah lokasi ibadah dan fasilitas umum. Saat ini, satu titik telah fungsional, yakni di Masjid Simpang Lhee, di Kecamatan Manyak Payed, yang segera dilengkapi dengan fasilitas pendukung berupa rumah pompa dan MCK.

Pembangunan ini dilaksanakan secara terintegrasi oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya dan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU. Lokasi-lokasi ini dipilih agar air bersih dapat dimanfaatkan bersama oleh masyarakat sekitar (komunal), baik pada masa darurat maupun pemulihan jangka panjang.

Berikut adalah beberapa titik yang telah memasuki tahap pengeboran:

1. Di Kabupaten Aceh Tamiang:

  • Fasilitas Kesehatan: Puskesmas Karang Baru, Tamiang Hulu, Sekerak, Bandar Pusaka, Kuala Simpang, Rantau, Bendahara, dan Polindes Manyak Payed.
  • Fasilitas Umum & Ibadah: Pasar Manyak Payed, Masjid Babul Falah (Karang Baru), Masjid Al Ikhlas (Banda Mulia), Kantor Kecamatan Kuala Simpang, Huntara DPRK Aceh Tamiang, Ponpes Darul Muchlisin (Karang Baru), TK Nurul Ikhlas Telaga Muku II (Banda Mulia), dan Meunasah Meurandeh (Manyak Payed).

2. Di Kabupaten Pidie Jaya: Kompleks Dishub Pidie Jaya, Kompleks Perpustakaan dan Arsip, Meunasah Gampong Beurawang, Meunasah Balek, dan Meunasah Gampong Dayah Kruet.

3. Di Kabupaten Bener Meriah: Huntara Blang Rakal dan Huntara Tunyang.

Dalam melakukan pengeboran sumur, Kementerian PU menerapkan pendekatan berbasis data hidrogeologi dan mitigasi risiko bencana. Kedalaman pengeboran bervariasi antara 60 hingga 82 meter, disesuaikan dengan hasil survei geolistrik untuk memastikan kualitas dan keberlanjutan sumber air. Upaya ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan air bersih yang aman, berkelanjutan, dan tetap berfungsi pada kondisi darurat akibat bencana hidrometeorologi ekstrem.

Secara keseluruhan, khusus untuk Kabupaten Aceh Tamiang, Kementerian PU merencanakan pembangunan 47 titik sumur bor air baku yang tersebar di 30 lokasi pada 12 kecamatan. Rinciannya terdiri atas 14 titik sumur bor dangkal dan 33 titik sumur bor dalam. Setiap titik dirancang sebagai cadangan air bersih jangka menengah.

Langkah ini berjalan seiring dengan penyediaan sarana pendukung darurat lain, seperti IPA Mobile, mobil tangki air, hidran umum, toilet darurat, dan toren air, yang telah beroperasi di Aceh Tamiang dan wilayah terdampak lainnya.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Tentang Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Sambut HUT ke-81 RI, BRI BO Pluit Semarakkan Kantor dengan Dekorasi Nuansa Merah Putih
  • Asia CEO Community Gala Dinner 2026 Set to Connect Business Leaders, Capital and Opportunities
  • Sambut HUT ke-81 RI, BRI BO Cut Mutiah Semarakkan Kantor dengan Dekorasi Merah Putih
  • Petugas LRT Jabodebek Gagalkan Upaya Pencurian Kabel Grounding di Stasiun Cawang
  • How Much Is Your Land Really Worth? A Philippine Tool Now Estimates It From BIR Values and Market Data

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes