Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Menteri PPN/Bappenas: PTPN I (Persero) Subholding Perkebunan Nusantara Domain Ketahanan Pangan dan Energi

Menteri PPN/Bappenas: PTPN I (Persero) Subholding Perkebunan Nusantara Domain Ketahanan Pangan dan Energi

Tim Editor, 04/06/2026

JAKARTA – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Rachmat Pambudy, menyatakan PT Perkebunan Nusantara I (Persero), subholding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memiliki domain strategis dalam mendukung program ketahanan pangan dan energi yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Pernyataan tersebut disampaikan Rachmat Pambudy saat memberikan sambutan pada penandatanganan nota kesepahaman tentang penguatan perencanaan program hilirisasi komoditas kelapa, kopi, dan kakao antara PTPN I (Persero) dengan Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Rachmat Pambudy mengatakan, tiga program swasembada yang tengah diakselerasi pemerintah, yakni swasembada pangan, swasembada energi, dan swasembada air, memiliki keterkaitan langsung dengan sektor agro yang dijalankan PTPN I (Persero). Menurutnya, peran PTPN I dalam mendukung pencapaian target tersebut sangat besar.

“Kita tahu, Bapak Presiden mencanangkan swasembada, yakni swasembada pangan, swasembada energi, dan swasembada air. Ketiga-tiganya ada di PTPN I. Oleh karena itu, Pemerintah melalui Kementerian PPN/Bappenas mendukung PTPN I dalam menjalankan program swasembada tersebut. Rencana kerja sama yang ditanda tangani hari ini, adalah program hilirisasi komoditas kelapa, kopi, dan kakao,” kata Rachmat.

Nota kesepahaman ditandatangani oleh Direktur Utama PTPN I (Persero), Teddy Yunirman Danas, dan Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas, Teni Widuriyanti, disaksikan Menteri PPN/Kepala Bappenas Prof. Rachmat Pambudy, Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, serta Komisaris Independen PTPN I (Persero), Sutan Adil Hendra.

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat pondasi industri perkebunan nasional yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing global guna meningkatkan nilai tambah komoditas di dalam negeri.

Dalam sambutannya, Teddy Yunirman Danas menegaskan bahwa masa depan perkebunan Indonesia tidak dapat lagi hanya bertumpu pada produksi bahan mentah.

“PTPN I (Persero) telah menyusun roadmap hilirisasi hingga tahun 2029 untuk menciptakan ekosistem industri hulu-hilir yang mampu memperluas pasar ekspor sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Strategi ini dirancang untuk memastikan setiap komoditas memberikan kontribusi maksimal terhadap ekonomi nasional melalui pembangunan industri pengolahan yang massif,” kata Teddy.

Khusus untuk komoditas kelapa, lanjut Teddy, PTPN I (Persero) memproyeksikannya sebagai future commodity dengan target pengembangan kawasan hingga 50 ribu hektare yang akan didukung enam unit pabrik pengolahan di berbagai wilayah potensial di Indonesia.

Sementara itu, untuk komoditas kopi, PTPN I (Persero) menyiapkan pengembangan lahan seluas 12 ribu hektare dengan tujuh fasilitas pengolahan yang akan memproduksi kopi premium dengan sistem ketertelusuran (traceability) dan standar keberlanjutan yang kuat untuk pasar internasional.

Adapun komoditas kakao diproyeksikan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri cokelat dunia melalui pengembangan area seluas lima ribu hektare yang terintegrasi dengan fasilitas pengolahan.

Teddy menegaskan, seluruh rencana pengembangan tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya hilirisasi dan industrialisasi dalam meningkatkan kemandirian ekonomi nasional.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, turut menyambut baik inisiatif tersebut dan menekankan pentingnya kolaborasi riset dan inovasi dalam penerapan praktik pertanian yang baik (Good Agriculture Practices).

Sinergi antara pemerintah, BUMN, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat industri kelapa, kopi, dan kakao dunia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Khách sạn Okinawa Harborview hoàn tất cải tạo toàn diện, mang đến trải nghiệm “Okinawa hiện đại”
  • โรงแรมโอกินาว่า ฮาร์เบอร์วิว ปรับโฉมครั้งใหญ่ทั้งโรงแรมเสร็จสมบูรณ์ พร้อมนำเสนอประสบการณ์ “โอกินาว่าในมิติร่วมสมัย”
  • Melayani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur
  • Saham Alibaba Anjlok 10%, Investor Soroti Aksi Penggalangan Dana US$10,2 Miliar untuk AI
  • Gratitude Inc Opens MyGlit Recruitment Operating System to External Hiring Teams Across the Philippines, India and Malaysia

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes