Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Mengapa Biaya Makan dan Jajan Saat Traveling Sering Membengkak?

Mengapa Biaya Makan dan Jajan Saat Traveling Sering Membengkak?

Tim Editor, 06/06/2026

Banyak orang sudah mempersiapkan berbagai kebutuhan sebelum traveling, mulai dari tiket transportasi, penginapan, hingga itinerary perjalanan. Namun ketika liburan selesai, tidak sedikit yang terkejut melihat total pengeluaran yang ternyata jauh lebih besar dari perkiraan awal.

Menariknya, salah satu penyebab yang paling sering membuat anggaran membengkak justru bukan tiket atau hotel, melainkan biaya makan dan jajan selama perjalanan.

Meski terlihat sebagai pengeluaran kecil yang terjadi berulang kali, biaya konsumsi saat traveling dapat menyumbang porsi yang cukup besar dalam total anggaran liburan.

Liburan Membuat Orang Lebih Santai dalam Mengeluarkan Uang

Saat berada di rumah, banyak orang memiliki kebiasaan dan rutinitas yang membantu mengontrol pengeluaran sehari-hari. Namun ketika traveling, pola tersebut sering berubah.

Suasana liburan membuat sebagian orang lebih permisif terhadap pengeluaran. Mencoba kuliner lokal, nongkrong di kafe yang sedang viral, membeli camilan khas daerah, atau sekadar menikmati kopi di tempat wisata sering dianggap sebagai bagian dari pengalaman perjalanan.

Karena dilakukan beberapa kali dalam sehari, total pengeluaran yang awalnya terlihat kecil dapat bertambah dengan cepat.

Ingin Mencoba Semua Kuliner yang Menarik

Salah satu daya tarik traveling adalah kesempatan mencicipi makanan yang mungkin tidak tersedia di kota asal.

Mulai dari sarapan khas daerah, makan siang di restoran populer, jajanan kaki lima, dessert viral, hingga kopi sore hari sering masuk dalam daftar aktivitas wisata.

Tidak ada yang salah dengan hal tersebut. Namun ketika setiap destinasi kuliner dianggap wajib dicoba, anggaran makan bisa meningkat jauh di atas perkiraan awal.

Dalam beberapa kasus, biaya makan saat liburan bahkan bisa mendekati atau melebihi biaya penginapan per hari.

Pengeluaran Kecil yang Terjadi Berulang

Banyak orang fokus menghitung biaya besar sebelum berangkat, tetapi kurang memperhatikan pengeluaran kecil yang terjadi sepanjang perjalanan.

Sebagai contoh:

– Air minum beberapa kali sehari

– Kopi atau minuman dingin

– Camilan selama perjalanan

– Dessert atau makanan penutup

– Oleh-oleh makanan

– Biaya layanan atau pajak restoran

Jika dijumlahkan selama beberapa hari, nominalnya bisa menjadi cukup besar.

Karena itu, pengeluaran konsumsi sering terasa lebih banyak dibanding yang diperkirakan sebelum berangkat.

Efek FOMO Saat Traveling

Media sosial juga ikut memengaruhi pola konsumsi saat liburan. Banyak wisatawan merasa ingin mencoba tempat makan yang sedang ramai dibicarakan atau kuliner yang viral di suatu daerah.

Fenomena ini membuat keputusan pembelian sering dilakukan secara spontan tanpa mempertimbangkan anggaran yang sudah disiapkan sebelumnya.

Akibatnya, dana yang awalnya diperuntukkan untuk kebutuhan lain bisa ikut terpakai untuk aktivitas konsumtif selama perjalanan.

Menyiapkan Dana Makan Khusus Bisa Membantu

Salah satu cara yang cukup sering dilakukan untuk mengelola pengeluaran saat traveling adalah memisahkan anggaran berdasarkan kategori.

Misalnya:

– Dana transportasi

– Dana penginapan

– Dana makan dan kuliner

– Dana oleh-oleh

– Dana darurat

Dengan cara ini, wisatawan dapat lebih mudah memantau pengeluaran selama perjalanan dan mengurangi risiko menggunakan seluruh dana liburan dalam waktu singkat.

Liburan Lebih Nyaman dengan Persiapan Keuangan yang Baik

Traveling bukan hanya soal menentukan destinasi, tetapi juga mempersiapkan kebutuhan finansial sejak jauh hari. Dengan menabung secara bertahap, biaya liburan dapat terasa lebih ringan dibanding harus menyiapkan seluruh dana sekaligus menjelang keberangkatan.

Saat ini, semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan tabungan digital untuk membantu memisahkan dana berdasarkan tujuan keuangan tertentu, termasuk dana liburan dan dana kuliner selama perjalanan.

Melalui bank dengan layanan digital seperti neobank dari Bank Neo Commerce, pengguna dapat memanfaatkan Tabungan NOW sebagai salah satu pilihan tabungan online untuk membantu mengelola dan menyimpan dana sesuai kebutuhan.

Dengan pengelolaan melalui aplikasi, pengguna dapat memantau saldo dan aktivitas rekening secara lebih praktis saat mempersiapkan berbagai rencana keuangan, termasuk kebutuhan traveling.

***

Fitur, biaya, bunga, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan bank.

Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,50% (https://apps.lps.go.id/BankPesertaLPSRate). Bunga di atas tingkat penjaminan tidak dijamin oleh LPS sesuai ketentuan yang berlaku.

Jika ingin mempelajari produk tabungan yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link Tabungan NOW atau https://s.id/fbtabungannow. 

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).⁣ 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Rayakan HUT ke-38, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Berbagi Kebahagiaan dengan 50 Anak Yatim Piatu
  • FUGUKU MEMPERKENALKAN KOLEKSI “GROUND ZERO” DI ORCHARD ROAD FASHION WEEK, MENGHUBUNGKAN AKTIVASI GLOBAL DENGAN SENI MENGUMPULKAN KARYA FASHION BERKESADARAN
  • Casino Plus Earns 5 Nominations at 2026 IAG Academy IR Awards, Including Best iGaming Operator
  • Pengguna LRT Jabodebek Meningkat Seiring Kebutuhan untuk Mobilitas Masyarakat
  • Memperkuat Komunikasi Isu Dekarbonisasi, VRITIMES Hadir di IICCS Forum 2026

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes