Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Koreksi Harga Aset Kripto,  Bitcoin Terguncang di Tengah Krisis Anggaran AS

Koreksi Harga Aset Kripto, Bitcoin Terguncang di Tengah Krisis Anggaran AS

Tim Editor, 08/10/202512/08/2026

Jakarta, 8 Oktober 2025 – Pasar aset kripto menunjukkan adanya koreksi harga yang signifikan pada awal pekan ini, sebuah pergerakan yang terjadi di tengah berlanjutnya penutupan sebagian operasional Pemerintah Amerika Serikat (AS) yang telah memasuki hari kedelapan. 

Latar belakang Penutupan sebagian operasional Pemerintah Amerika Serikat atau Government Shutdown ini bermuara pada kebuntuan politik yang akut antara Partai Demokrat dan Partai Republik di Kongres. Government Shutdown ini juga terjadi karena kedua pihak gagal menyepakati undang-undang pendanaan yang diperlukan untuk membiayai operasi sebagian besar lembaga federal sebelum tahun fiskal baru yang dimulai setiap 1 Oktober. 

Kegagalan ini mengakibatkan pemerintah secara hukum kehabisan dana untuk menjalankan operasional non-esensial, yang berujung pada dirumahkannya ratusan ribu pegawai federal. Kondisi ini secara langsung meningkatkan ketidakpastian ekonomi di negara dengan ekonomi terbesar dunia, menciptakan sentimen risk-off di pasar global, dan memicu tekanan jual pada aset-aset berisiko.

Setelah mencetak rekor harga tertinggi di $126.000, nilai Bitcoin kini telah turun di bawah level $121.000, mengakhiri reli kuat yang terjadi selama seminggu penuh. Penurunan ini tidak hanya menimpa BTC namun harga Ethereum yang juga ikut meluncur di bawah $4.500, diikuti oleh penurunan tajam pada XRP dan Solana. 

Indikasi tekanan jual yang kuat diperlihatkan oleh lonjakan volume perdagangan 24 jam sebesar 15%, yang secara langsung berkontribusi pada likuidasi posisi leverage lebih dari 167.000 pedagang, dengan total kerugian mencapai $621,29 juta, sekaligus menurunkan total kapitalisasi pasar aset kripto global menjadi $4,16 triliun. 

Sentimen pasar secara keseluruhan memang tengah mendingin, terlihat jelas dari penurunan Open Interest Bitcoin sebesar 3,33% dan mayoritas pedagang futures di bursa besar mulai mengambil posisi bearish. Namun, di balik koreksi jangka pendek ini, masih ada pandangan optimis yang lebih besar. Aset kripto semakin dilihat sebagai safe haven terhadap ketidakstabilan ekonomi dan politik global. 

Pandangan ini diperkuat oleh dukungan tokoh keuangan seperti Robert Kiyosaki, yang menyarankan untuk mengalihkan aset dari Dolar AS ke aset keras seperti emas, perak, dan aset kripto. Secara paralel, emas baru-baru ini mencapai rekor tertinggi baru, dan para analis memperkirakan bahwa Bitcoin akan mengikuti lintasan emas, menunjukkan potensi kenaikan menuju target ambisius $268.000, sebuah sinyal bullish yang menjaga semangat investor jangka panjang.

Di sisi lain, kondisi pasar saat ini merupakan momentum untuk mulai mengenal dan mempelajari aset kripto sebagai salah satu pilihan diversifikasi aset di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Dan tentunya, hal tersebut perlu diimbangin dengan edukasi, pemberdayaan, dan akses yang aman bagi masyarakat, khususnya investor aset kripto Indonesia. Agar nantinya, aset kripto dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari strategi keuangan jangka panjang.

Apalagi dengan semakin luasnya, perkembangan teknologi dan regulasi yang semakin jelas memberi kesempatan bagi masyarakat Indonesia khususnya investor dalam menjelajahi dunia keuangan digital dengan percaya diri.

Sebagai platform perdagangan aset kripto yang resmi dan berlisensi, Bittime, sebagai platform crypto exchange yang aman, berizin dan diawasi di Indonesia berkomitmen untuk terus mengedukasi dan menghadirkan inovasi berguna bagi masyarakat Indonesia.

Namun, perlu dipahami bahwa investasi aset kripto mengandung risiko yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Oleh karena itu, sangat penting mengetahui tingkat toleransi risiko, serta strategi dan metode investasi yang sesuai bagi masing-masing investor.

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Casino Plus Earns 5 Nominations at 2026 IAG Academy IR Awards, Including Best iGaming Operator
  • Pengguna LRT Jabodebek Meningkat Seiring Kebutuhan untuk Mobilitas Masyarakat
  • Memperkuat Komunikasi Isu Dekarbonisasi, VRITIMES Hadir di IICCS Forum 2026
  • Area Sudirman Semanggi Raih Juara 1 Sportartcular BRI Region 6 Cabang Voli
  • VRITIMES Kenalkan Pendekatan PR Modern untuk SEO dan AI Search di Indonesia Retail Summit & Expo 2026

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes