Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Konflik Timur Tengah dan Penurunan Stok AS Topang WTI, Dupoin Futures Pantau Tren Bullish

Konflik Timur Tengah dan Penurunan Stok AS Topang WTI, Dupoin Futures Pantau Tren Bullish

Tim Editor, 22/10/2026

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan hari Kamis (22/10/26) seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap pasokan energi global. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, pergerakan WTI pada timeframe Daily menunjukkan peluang kenaikan setelah harga melakukan pullback ke zona resistance sebelumnya yang kini berpotensi menjadi support di US$95,22–US$96,78. Selama harga mampu bertahan di atas zona tersebut, WTI berpeluang bergerak menuju resistance US$101,28–US$103,35.

Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, menilai bahwa perubahan fungsi resistance menjadi support memberikan sinyal penting bagi prospek pergerakan minyak mentah. Setelah berhasil melewati area resistance sebelumnya, harga kini berpeluang menguji kembali zona tersebut sebelum melanjutkan tren kenaikan. Dalam kondisi ini, area US$95,22–US$96,78 menjadi level teknikal utama yang perlu diperhatikan untuk mengukur keberlanjutan momentum bullish.

Menurut analisis Dupoin Futures, apabila harga WTI mampu bertahan di atas zona support tersebut, peluang penguatan masih terbuka. Harga berpotensi menguji resistance terdekat di US$101,28 sebelum bergerak menuju area US$103,35. Namun, jika tekanan jual meningkat hingga mendorong harga menembus support US$95,22–US$96,78, skenario kenaikan perlu dievaluasi kembali karena momentum bullish berisiko melemah.

Dari sisi fundamental, harga minyak WTI turut memperoleh dukungan dari meningkatnya risiko gangguan pasokan energi di Timur Tengah. Mengacu pada rangkuman Reuters, eskalasi konflik dan serangan kelompok Houthi terhadap sejumlah target di Arab Saudi, termasuk fasilitas minyak, memicu kekhawatiran mengenai keamanan infrastruktur energi serta kelancaran distribusi minyak di kawasan Teluk.

Ketidakpastian geopolitik menjadi faktor penting bagi pasar minyak karena gangguan terhadap fasilitas produksi maupun jalur distribusi dapat memengaruhi ketersediaan pasokan global. Apabila risiko tersebut meningkat, pelaku pasar berpotensi memperhitungkan kemungkinan berkurangnya pasokan atau meningkatnya biaya distribusi. Sentimen ini dapat memberikan dukungan terhadap harga WTI dan memperkuat peluang kenaikan yang tercermin dalam analisis teknikal Dupoin Futures.

Selain perkembangan geopolitik, penurunan persediaan minyak mentah Amerika Serikat turut menjadi faktor pendukung harga. Berkurangnya stok dapat mengindikasikan pengetatan ketersediaan minyak dalam jangka pendek, meskipun dampaknya tetap perlu dinilai bersama data pasokan dan permintaan lainnya. Kombinasi penurunan persediaan dan kekhawatiran terhadap risiko pasokan Timur Tengah berpotensi mempertahankan sentimen positif di pasar minyak.

Meski demikian, Dupoin Futures menilai bahwa perkembangan geopolitik tetap perlu dipantau karena arah harga dapat berubah mengikuti situasi di lapangan. Upaya diplomasi yang meredakan ketegangan atau berkurangnya risiko gangguan distribusi dapat mengurangi premi risiko geopolitik yang tercermin dalam harga minyak. Sebaliknya, eskalasi konflik yang mengancam infrastruktur energi dapat memperbesar tekanan terhadap pasokan dan menopang harga lebih lanjut.

Dengan mempertimbangkan faktor teknikal dan fundamental, Dupoin Futures melihat peluang penguatan WTI masih terbuka selama harga mampu bertahan di atas support US$95,22–US$96,78. Resistance US$101,28–US$103,35 menjadi rentang sasaran kenaikan yang perlu diperhatikan. Pelaku pasar tetap perlu mencermati pergerakan harga, data persediaan minyak AS, serta perkembangan konflik dan diplomasi di Timur Tengah sebelum menyimpulkan arah selanjutnya.

Analisis ini merupakan skenario pasar berdasarkan kondisi teknikal dan fundamental, bukan kepastian arah harga maupun rekomendasi transaksi. Perdagangan berjangka memiliki risiko kerugian yang signifikan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA


Recent Posts

  • Labuan IBFC Strengthens Malaysia’s Role as Asia’s Gateway for Cross-Border Business and Finance
  • AICX 2026 oleh ITSEC Asia (IDX: CYBR): Indonesia Perlu Bersiap Menghadapi Ancaman Siber dari Komputasi Kuantum Sekarang
  • Perkuat Inovasi dan Layanan Digital, Bank Raya Perluas Percepatan Inklusi Keuangan Digital di Indonesia
  • Nikmati Tiket Spesial Cinema Day di FLIX Cinema
  • Konflik Timur Tengah dan Penurunan Stok AS Topang WTI, Dupoin Futures Pantau Tren Bullish

Recent Comments

  1. Norvin Tinambacan on Carziqo Expands Autonomous Delivery Operations With A-DS Series Rollout in Phoenix
  2. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  3. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes