Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi Digital, PalmCo Sertifikasi Operator Drone Perkuat Sistem Pemantauan Kebun

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi Digital, PalmCo Sertifikasi Operator Drone Perkuat Sistem Pemantauan Kebun

Tim Editor, 28/02/2026

JAKARTA — Pasca-merger, PTPN IV PalmCo terus mempercepat transformasi digital dengan melatih dan mensertifikasi ratusan karyawan sebagai operator drone guna memperkuat sistem pemantauan kebun sawit berbasis data.

Hingga awal tahun ini, lebih dari 60 karyawan dinyatakan lulus sertifikasi sebagai pilot drone perkebunan, dari ratusan peserta yang mengikuti pelatihan. Perusahaan menyebut program ini sebagai bagian dari pembangunan ekosistem digital terintegrasi yang kini menjadi tulang punggung operasional. Secara keseluruhan, saat ini terdapat 62 karyawan yang telah tersertifikasi.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa mengatakan, keberhasilan transformasi digital tidak semata-mata ditentukan oleh kehadiran teknologi, melainkan oleh kesiapan sumber daya manusia.

“Transformasi digital tidak cukup hanya menghadirkan teknologi canggih. Kunci utamanya adalah peningkatan kompetensi SDM. Tanpa operator yang terlatih dan tersertifikasi, sistem tidak akan memberikan nilai tambah optimal bagi perusahaan,” kata Jatmiko dalam keterangan resmi, baru-baru ini.

Di PTPN IV PalmCo, digitalisasi yang dibangun perusahaan bertumpu pada sistem terpusat bernama PalmCo Business Cockpit, yakni dashboard digital yang mengintegrasikan data operasional dari berbagai unit usaha. Sistem ini terhubung dengan platform pemetaan spasial “Agroview” yang memungkinkan pemantauan ratusan ribu hektare lahan secara hampir waktu nyata (real-time).

Melalui drone yang dioperasikan para pilot bersertifikat, data visual dan spasial dari lapangan dikirimkan langsung ke pusat kendali. Informasi tersebut kemudian diolah untuk mendukung pengambilan keputusan agronomis, mulai dari kebutuhan pupuk, deteksi dini serangan hama, hingga identifikasi potensi penurunan produktivitas.

Di tingkat kebun, perubahan pola kerja mulai terasa. Pemantauan yang sebelumnya mengandalkan patroli manual kini dilengkapi citra udara beresolusi tinggi. Anomali di afdeling dapat diidentifikasi lebih cepat, sehingga respons penanganan menjadi lebih terukur.

Menurut Jatmiko, integrasi teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT) juga tengah dikembangkan untuk memperkuat sistem analitik. “Ini fondasi strategis untuk mewujudkan perusahaan agrikultur kelas dunia dengan tata kelola yang presisi dan modern,” katanya.

Langkah digitalisasi PalmCo itu juga mendapat perhatian dari Danantara. Managing Director Business 2 Danantara Setyanto Hantoro menyatakan dukungan terhadap strategi bisnis sawit terintegrasi yang dijalankan perusahaan, terutama dalam konteks penguatan ketahanan pangan dan hilirisasi nasional.

Sementara itu, Managing Director Risk Management Danantara Riko Banardi, yang sempat meninjau langsung implementasi sistem Agroview pada Januari lalu, menilai integrasi mekanisasi, digitalisasi, dan pengembangan SDM berjalan selaras. “Kami memberikan apresiasi atas keberhasilan perusahaan menyelaraskan aspek mekanisasi, digitalisasi, dengan pengembangan SDM,” ujar Riko.

Di tengah tuntutan global terhadap praktik perkebunan berkelanjutan, pendekatan berbasis teknologi dinilai menjadi kebutuhan, bukan lagi pilihan. Transparansi data dan akuntabilitas operasional menjadi faktor penting untuk menjaga daya saing industri sawit nasional.

Sejatinya langkah seperti yang ditempuh PalmCo dapat menjadi model bagi transformasi BUMN sektor agrikultur lainnya. Namun, konsistensi implementasi dan peningkatan kapasitas SDM tetap menjadi tantangan utama.

Bagi PalmCo, investasi pada pelatihan drone dan sistem digital disebut sebagai investasi jangka panjang. “Digitalisasi adalah kunci keberlanjutan perusahaan. Dengan sinergi teknologi dan SDM unggul, produktivitas bisa ditingkatkan secara berkelanjutan,” kata Jatmiko.

Transformasi ini menandai babak baru pengelolaan perkebunan sawit nasional—di mana keputusan tidak lagi semata bertumpu pada pengalaman lapangan, melainkan pada data yang terukur dan terintegrasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Telkom AI Connect Dorong Talenta Tak Sekadar Ikuti Tren, tapi Kuasai Problem Solving dengan AI
  • Pekan Halal Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Ekosistem Halal, Pendidikan, dan Gaya Hidup dalam Satu Ruang
  • Usaha Ikutan Bazar, Seberapa Efektif untuk Menambah Penjualan?
  • Bittime Dorong Kebiasaan Investasi di Hari Gajian Lewat PayDay GainDay
  • FLOQ and ASTER Signed MoU at Indonesia Blockchain Week 2026 to Expand Web3 Access in Indonesia

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes