Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Harga Emas Tertekan Jelang Keputusan The Fed, Optimisme Dagang AS–Tiongkok Redam Daya Tarik Safe Haven

Harga Emas Tertekan Jelang Keputusan The Fed, Optimisme Dagang AS–Tiongkok Redam Daya Tarik Safe Haven

Tim Editor, 29/10/202512/08/2026

Harga emas (XAU/USD) kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan Rabu (29/10) pagi waktu Asia, setelah turun tajam selama sesi Amerika sebelumnya. Logam mulia anjlok 0,63% dan kini bergerak di sekitar $3.955 per ons. Penurunan ini menandai pelemahan tiga hari berturut-turut, dengan harga sempat menyentuh level terendah tiga minggu di bawah $3.900.

Tekanan utama terhadap emas kali ini berasal dari meningkatnya selera risiko investor setelah muncul sinyal positif dari perkembangan negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok. Ketika ketegangan dagang mulai mereda, investor cenderung beralih ke aset berisiko seperti saham dan meninggalkan emas sebagai aset pelindung.

Dari sisi teknikal, menurut analisis Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha menyebutkan bahwa formasi candlestick harian dan pergerakan Moving Average (MA) menunjukkan tren bearish masih dominan. Ia memproyeksikan, apabila tekanan jual berlanjut, harga emas berpotensi meluncur ke area $3.910 sebagai level support berikutnya. Namun, bila tekanan tersebut mulai mereda dan terjadi koreksi teknikal, peluang rebound menuju $4.014 tetap terbuka. “Kisaran harga ini akan menjadi area penting bagi pelaku pasar dalam menentukan arah pergerakan selanjutnya,” ujar Andy.

Secara fundamental, perhatian pasar kini sepenuhnya tertuju pada keputusan kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang dijadwalkan malam ini. Ekspektasi pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) telah mencapai hampir 100%, berdasarkan data dari CME FedWatch Tool. Jika realisasi sesuai perkiraan, maka suku bunga acuan AS akan turun ke kisaran 3,75%–4,00%, menjadi pemangkasan kedua secara berturut-turut dalam dua bulan terakhir.

Kebijakan pelonggaran moneter ini umumnya memberikan sentimen positif bagi emas karena menurunkan biaya peluang dalam memegang aset tanpa imbal hasil. Namun, Andy menilai dampaknya kali ini bisa lebih terbatas karena pelaku pasar sudah lebih dulu mengantisipasi keputusan tersebut. “Pasar sudah mendiskon kemungkinan pemangkasan suku bunga, jadi kenaikan harga emas pasca pengumuman mungkin tidak akan signifikan,” kata Andy.

Selain faktor The Fed, pernyataan Presiden AS Donald Trump juga menjadi sorotan. Trump mengungkapkan keyakinannya bahwa kesepakatan dagang dengan Tiongkok dapat dicapai dalam beberapa hari mendatang. Para pejabat kedua negara dikabarkan telah mencapai kesepakatan awal yang akan difinalisasi dalam pertemuan antara Trump dan Presiden Xi Jinping di Korea Selatan pada hari Kamis mendatang. Optimisme ini semakin menekan kebutuhan investor terhadap aset safe haven seperti emas.

Sementara itu, Indeks Dolar AS (DXY) tercatat melemah tipis 0,11% ke level 98,68, sedangkan imbal hasil obligasi Treasury AS tenor 10 tahun stabil di 3,981%. Imbal hasil riil AS yang biasanya bergerak berlawanan dengan harga emas juga stagnan di 1,701%, menandakan pasar masih dalam fase menunggu keputusan kebijakan The Fed.

Dari sisi pandangan jangka menengah, Bank of America (BoA) memperkirakan harga emas bisa turun hingga $3.800 per ons pada kuartal keempat 2025. Dalam laporannya, BoA menyebut pasar emas saat ini sedang memasuki fase koreksi alami setelah periode kenaikan tajam yang terjadi selama beberapa bulan terakhir.

Secara keseluruhan, emas dalam jangka pendek masih berada di bawah tekanan, dengan potensi pelemahan ke $3.910 dan resistance di $4.014. Ia menekankan pentingnya kehati-hatian bagi trader dan investor dalam mengambil posisi menjelang hasil rapat The Fed. “Selama emas belum mampu menembus kembali di atas $4.000 secara stabil, tren bearish masih menjadi dominan di pasar,” pungkas Andy.

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Ba góc nhìn và một hành trình đối thoại tại The Gastronomy Blueprint
  • Khi Bao Bì Bước Lên Màn Hình: Góc Nhìn Của Thuật Võ Về Hình Ảnh Sản Phẩm
  • Từ Hạt Tiêu Đến Giá Trị Thương Hiệu: Lora Lê Và Hành Trình Nâng Tầm Nguyên Liệu Việt
  • Home Health Care Placements, Inc. expands Customer Care Services to support organizations
  • HeroPlay Dorong Kompetisi Gaming Lintas Kota melalui HeroPlay City Battle Edisi September

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes