Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Harga Emas Tembus Resistance US.075, Dupoin Futures Pantau Pullback ke US.020

Harga Emas Tembus Resistance US$4.075, Dupoin Futures Pantau Pullback ke US$4.020

Tim Editor, 05/11/2026

Harga emas dunia atau XAUUSD berpeluang melanjutkan tren penguatan setelah berhasil menembus level resistance penting di US$4.075. Keberhasilan breakout tersebut menjadi sinyal positif bagi pergerakan logam mulia, terutama ketika dolar Amerika Serikat (AS) dan imbal hasil obligasi pemerintah AS mulai melemah. Meski demikian, harga emas berpotensi mengalami koreksi sementara sebelum melanjutkan kenaikan berikutnya.

Berdasarkan analisis teknikal Dupoin Futures, Geraldo Kofit menjelaskan bahwa pada timeframe H4, Gold telah berhasil melakukan breakout terhadap resistance sebelumnya di level US$4.075. Pergerakan ini menunjukkan adanya peningkatan kekuatan beli yang membuka peluang bagi harga untuk membentuk momentum bullish lanjutan.

Namun, Dupoin Futures menilai bahwa pelaku pasar perlu mencermati kemungkinan terjadinya pullback terlebih dahulu. Setelah menembus resistance, harga berpotensi kembali menguji area support terdekat di sekitar US$4.020 sebelum menentukan arah pergerakan berikutnya. Apabila level tersebut mampu dipertahankan, peluang bagi XAUUSD untuk melanjutkan penguatan akan tetap terbuka.

Dari sisi indikator teknikal, Stochastic masih memperlihatkan pergerakan positif menuju area overbought. Kondisi ini mencerminkan bahwa momentum beli masih cukup kuat. Selain itu, konfirmasi Bullish Divergence turut memberikan indikasi positif terhadap prospek pergerakan harga emas. Kombinasi breakout resistance, momentum Stochastic, dan sinyal bullish tersebut menjadi dasar Dupoin Futures dalam melihat peluang kenaikan lanjutan, dengan tetap memperhatikan respons harga ketika menguji support US$4.020.

Dari sisi fundamental, harga emas memperoleh dukungan setelah dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS mengalami pelemahan menyusul hasil pemilu paruh waktu Amerika Serikat. Mengacu pada rangkuman MarketScreener, penurunan kedua instrumen tersebut membuat emas kembali lebih menarik bagi investor. Harga emas spot bahkan berhasil bergerak di atas US$4.000 per troy ounce, didukung oleh turunnya imbal hasil Treasury serta meningkatnya ketidakpastian politik dan geopolitik.

Pelemahan dolar AS umumnya memberikan ruang bagi emas untuk menguat karena membuat logam mulia yang diperdagangkan dalam denominasi dolar menjadi relatif lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lainnya. Sementara itu, penurunan imbal hasil obligasi AS dapat meningkatkan daya tarik emas sebagai aset yang tidak memberikan bunga atau kupon.

Meski demikian, Dupoin Futures juga mencermati bahwa prospek kenaikan harga emas masih menghadapi tantangan dari ekspektasi kebijakan moneter Federal Reserve. Pasar masih memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Desember, sehingga setiap perkembangan data ekonomi AS berpotensi memengaruhi arah dolar dan imbal hasil obligasi.

Salah satu data yang menjadi perhatian utama investor adalah laporan ketenagakerjaan AS, khususnya Non-Farm Payrolls (NFP). Apabila data tenaga kerja menunjukkan pelemahan, ekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar dapat meningkat dan memberikan dukungan tambahan bagi harga emas. Sebaliknya, data ketenagakerjaan yang kuat berpotensi memperkuat pandangan bahwa The Fed masih memiliki ruang untuk mempertahankan kebijakan ketat, sehingga dapat kembali menopang dolar AS dan menekan XAUUSD.

Dengan mempertimbangkan faktor teknikal dan fundamental tersebut, Dupoin Futures melihat prospek harga emas masih cenderung positif setelah breakout US$4.075. Area US$4.020 menjadi support penting yang perlu dipertahankan untuk menjaga peluang kenaikan selanjutnya. Sementara itu, perkembangan dolar AS, imbal hasil Treasury, dan data NFP akan menjadi faktor utama yang menentukan keberlanjutan momentum bullish emas.

Analisis Dupoin Futures ini merupakan skenario pasar, bukan kepastian arah harga maupun rekomendasi transaksi. Perdagangan berjangka memiliki risiko kerugian yang signifikan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA


Recent Posts

  • Potret Semangat UMKM Kuliner yang Tumbuh Bersama BRI
  • Dari Cerita Menjadi Inspirasi, Marina Beauty Journey 2026 Menjadi Ajang Perempuan Muda Tumbuh dan Bersinar Bersama
  • Harga Emas Tembus Resistance US$4.075, Dupoin Futures Pantau Pullback ke US$4.020
  • BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Modal Kerja 23,3%, Permintaan Aset Produktif Tetap Aktif
  • Sambut Usia ke-43, BRI Finance Gandeng DLH DKI Jakarta Dorong Pengelolaan Sampah di Srengseng Sawah

Recent Comments

  1. Norvin Tinambacan on Carziqo Expands Autonomous Delivery Operations With A-DS Series Rollout in Phoenix
  2. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  3. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • November 2026
  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes