Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Harga Emas Perpanjang Reli, Ketegangan Timur Tengah Picu Permintaan Safe Haven

Harga Emas Perpanjang Reli, Ketegangan Timur Tengah Picu Permintaan Safe Haven

Tim Editor, 02/03/2026

Harga emas dunia kembali menunjukkan penguatan signifikan pada perdagangan hari ini, didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan data inflasi Amerika Serikat yang masih berada di level tinggi. Kombinasi faktor tersebut memperkuat daya tarik emas sebagai aset safe haven, sehingga mendorong peningkatan permintaan dari investor global yang mencari perlindungan nilai di tengah ketidakpastian ekonomi dan politik.

Pada awal pekan, emas dibuka dengan gap bullish dan langsung melanjutkan kenaikan hingga mendekati level 5.400. Pergerakan ini mencerminkan respons cepat pasar terhadap eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Ketegangan tersebut memicu kekhawatiran akan potensi gangguan pasokan energi global, terutama setelah Iran dilaporkan menghentikan sementara pengiriman minyak melalui jalur strategis Selat Hormuz. Kondisi ini menyebabkan lonjakan harga minyak dan meningkatkan ekspektasi inflasi, yang pada akhirnya memberikan sentimen positif bagi harga emas.

Selain faktor geopolitik, tekanan inflasi dari Amerika Serikat juga menjadi pendorong utama penguatan emas. Data Indeks Harga Produsen (PPI) menunjukkan kenaikan tahunan yang melebihi ekspektasi pasar, sementara inflasi inti juga mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi ini memperkuat pandangan bahwa tekanan inflasi masih akan bertahan, sehingga meningkatkan minat investor terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi dan pelemahan nilai mata uang.

Sejalan dengan kondisi tersebut, analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, memproyeksikan bahwa harga emas masih memiliki potensi untuk melanjutkan tren kenaikan dalam jangka pendek. Berdasarkan analisis teknikal pada timeframe H1, Andy Nugraha menjelaskan bahwa kombinasi pola candlestick dan indikator Moving Average menunjukkan dominasi tren bullish yang semakin kuat.

“Selama tekanan beli tetap terjaga, XAU/USD berpotensi melanjutkan kenaikan hingga menguji area resistance di kisaran 5.441,” ujar Andy Nugraha dalam riset hariannya. Menurutnya, momentum kenaikan saat ini didukung oleh sentimen safe haven yang kuat serta kondisi fundamental global yang masih dipenuhi ketidakpastian.

Ia menambahkan bahwa tren bullish ini juga tercermin dari keberhasilan emas menembus level psikologis penting di atas 5.260, sekaligus mencatatkan level tertinggi dalam satu bulan terakhir. Pencapaian ini memperpanjang tren kenaikan emas yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir, menunjukkan bahwa minat beli investor masih cukup solid.

Meski demikian, Andy Nugraha juga mengingatkan bahwa potensi koreksi tetap perlu diantisipasi sebagai bagian dari dinamika pasar yang wajar. Jika harga gagal mempertahankan momentum kenaikan, maka emas berpotensi mengalami koreksi menuju area support terdekat di sekitar level 5.222. Level tersebut dinilai sebagai area teknikal penting yang dapat menjadi titik penopang sebelum harga kembali melanjutkan tren kenaikan.

Secara keseluruhan, prospek harga emas masih didukung oleh kombinasi faktor fundamental dan teknikal yang kuat. Ketidakpastian geopolitik, meningkatnya tekanan inflasi, serta tingginya permintaan terhadap aset safe haven menjadi faktor utama yang menopang tren kenaikan emas saat ini. Selain itu, volatilitas pasar global dan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi turut mendorong investor untuk mempertahankan eksposur mereka pada logam mulia.

Dengan kondisi tersebut, emas diperkirakan masih memiliki peluang untuk mempertahankan tren bullish dalam jangka pendek, terutama jika sentimen risiko global tetap tinggi. Namun, pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati perkembangan geopolitik dan data ekonomi terbaru yang dapat memengaruhi arah pergerakan harga secara signifikan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Test Automation Innovation Summit | Manila , Philippines
  • iFortePay Hadirkan Infrastruktur Pembayaran Digital di Pekan Halal Indonesia 2026, Dorong Transaksi UMKM Lebih Cepat dan Tepercaya
  • Dari Keluarga, untuk Generasi Esok PT Pelindo Sinergi Lokaseva Perluas Program Pelita di Jakarta
  • 2026 High-Performing Local Government Appreciation Batch II Regional Java–Bali: Indonesia Ministry of Home Affairs Grants Performance Incentives and Promotes Inter-Regional Solidarity
  • Perlukah Menyiapkan Dana Darurat Sejak Usia 20-an?

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes