
Pergerakan harga emas (XAUUSD) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari Rabu (22/7). Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, peluang kenaikan masih cukup terbuka seiring munculnya sejumlah sinyal teknikal yang mengindikasikan perubahan arah pasar ke fase bullish. Menurut analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, struktur pergerakan harga saat ini menunjukkan bahwa tekanan beli mulai mengambil alih dominasi pasar setelah sebelumnya emas (XAUUSD) berada dalam tren penurunan. Selama harga tetap bertahan di atas area support utama, potensi kenaikan menuju level resistance berikutnya dinilai masih cukup besar.
Dalam kajian teknikal yang disampaikan Dupoin Futures, emas (XAUUSD) pada time frame Daily memperlihatkan perkembangan yang semakin konstruktif. Salah satu sinyal penting yang menjadi perhatian adalah terbentuknya pola Double Bottom, pola grafik yang sering dipandang sebagai indikasi berakhirnya tren bearish sekaligus membuka peluang terjadinya pembalikan arah menuju tren naik. Geraldo Kofit menjelaskan bahwa kemunculan pola tersebut mencerminkan mulai menguatnya minat beli dari pelaku pasar setelah harga beberapa kali gagal mencetak level terendah baru. Kondisi tersebut memberikan optimisme bahwa momentum bullish berpotensi berlanjut dalam beberapa sesi perdagangan mendatang.
Tidak hanya itu, Dupoin Futures juga menyoroti keberhasilan emas (XAUUSD) menembus Moving Average (MA) 21, yang sebelumnya berperan sebagai resistance dinamis. Penembusan level ini dinilai sebagai sinyal bahwa tekanan jual mulai mereda, sementara pembeli semakin percaya diri untuk membawa harga bergerak lebih tinggi. Setelah berhasil dilewati, MA 21 kini diperkirakan berubah fungsi menjadi area support dinamis yang dapat menopang harga apabila terjadi koreksi dalam jangka pendek. Selama harga tetap bergerak di atas level tersebut, prospek kenaikan dinilai masih tetap terjaga.
Berdasarkan proyeksi Dupoin Futures, level 4.060 menjadi area support penting yang perlu dipertahankan oleh emas (XAUUSD). Apabila harga tetap mampu bertahan di atas level tersebut, peluang untuk menguji resistance pertama di kisaran 4.201 masih sangat terbuka. Selanjutnya, jika tekanan beli semakin kuat dan terjadi breakout yang didukung volume transaksi yang memadai, Dupoin Futures memperkirakan emas berpotensi melanjutkan penguatan menuju target resistance berikutnya di level 4.329. Area tersebut menjadi target teknikal utama yang patut diperhatikan investor maupun trader dalam jangka pendek.
Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, juga melihat indikator Stochastic masih memberikan sinyal yang mendukung kelanjutan tren naik. Saat ini indikator tersebut bergerak menuju area overbought, menandakan bahwa momentum beli masih cukup dominan. Meskipun posisi overbought sering dikaitkan dengan peluang koreksi, hingga saat ini belum terdapat indikasi pelemahan yang kuat maupun sinyal pembalikan arah yang valid. Dengan demikian, Dupoin Futures menilai kekuatan buyer masih mampu menopang pergerakan emas (XAUUSD) selama tidak muncul sentimen negatif yang signifikan dari pasar global.
Meski prospek bullish masih menjadi skenario utama, Dupoin Futures tetap mengingatkan bahwa potensi koreksi jangka pendek tidak dapat diabaikan. Ketika harga mendekati area resistance 4.201 hingga 4.329, peluang munculnya aksi ambil untung atau profit taking cenderung meningkat. Koreksi seperti ini merupakan bagian normal dari dinamika pasar dan tidak serta-merta mengubah tren utama yang sedang berkembang. Oleh karena itu, Dupoin Futures menyarankan pelaku pasar untuk tetap disiplin menerapkan manajemen risiko serta menunggu konfirmasi lanjutan sebelum membuka posisi baru.
Dari sisi fundamental, Dupoin Futures menilai prospek harga emas (XAUUSD) masih memperoleh dukungan dari tingginya permintaan terhadap aset safe haven. Ketidakpastian ekonomi global, perlambatan pertumbuhan di sejumlah negara, serta berbagai risiko geopolitik masih menjadi faktor yang mendorong investor mencari instrumen investasi yang relatif lebih aman. Dalam kondisi seperti ini, emas tetap menjadi salah satu pilihan utama sebagai aset lindung nilai sehingga mampu menopang harga di tengah volatilitas pasar keuangan.
Selain faktor safe haven, perhatian investor juga masih tertuju pada arah kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed). Menurut Dupoin Futures, apabila data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan perlambatan atau tekanan inflasi mulai mereda, peluang bank sentral AS untuk mengambil kebijakan yang lebih akomodatif akan semakin besar. Skenario tersebut berpotensi melemahkan dolar AS sekaligus menurunkan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury Yield). Kombinasi kedua faktor tersebut umumnya memberikan sentimen positif bagi harga emas (XAUUSD) karena menurunkan biaya peluang dalam memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil.
Namun demikian, Dupoin Futures juga mengingatkan bahwa sejumlah data ekonomi penting Amerika Serikat masih berpotensi memengaruhi arah pergerakan pasar. Rilis indikator seperti Consumer Price Index (CPI), Non-Farm Payroll (NFP), Gross Domestic Product (GDP), hingga keputusan suku bunga The Fed dapat memicu volatilitas yang cukup tinggi. Jika hasil data tersebut lebih kuat dari perkiraan pasar, dolar AS berpotensi kembali menguat dan memicu tekanan terhadap emas (XAUUSD) melalui aksi profit taking. Sebaliknya, apabila data menunjukkan perlambatan ekonomi, peluang kenaikan harga emas diperkirakan akan semakin besar.
Secara keseluruhan, Dupoin Futures memandang prospek harga emas (XAUUSD) pada perdagangan hari ini masih mengarah ke sisi positif. Kombinasi terbentuknya pola Double Bottom, keberhasilan harga menembus MA 21, serta penguatan indikator Stochastic memberikan sinyal bahwa momentum bullish masih layak diperhitungkan. Selama emas (XAUUSD) mampu mempertahankan posisinya di atas level support 4.060, peluang untuk melanjutkan penguatan menuju area resistance 4.201 hingga 4.329 dinilai masih terbuka. Meskipun demikian, Dupoin Futures mengimbau investor dan trader agar tetap mencermati perkembangan data ekonomi global serta dinamika kebijakan moneter Amerika Serikat karena faktor-faktor tersebut akan menjadi penentu utama arah pergerakan harga emas (XAUUSD) dalam jangka pendek maupun menengah.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES