Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Hadapi Dinamika Global, Kementerian PU Dorong Resiliensi Infrastruktur Nasional

Hadapi Dinamika Global, Kementerian PU Dorong Resiliensi Infrastruktur Nasional

Tim Editor, 17/09/202512/08/2026

Surabaya, 17 September 2025 – Di tengah dinamika global yang penuh tantangan, mulai dari rivalitas geopolitik, krisis energi, ketidakpastian ekonomi, hingga perubahan iklim, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan komitmennya untuk terus bekerja, bergerak, dan memberikan dampak nyata. Salah satu fokus utamanya adalah memperkuat ketahanan nasional melalui pembangunan infrastruktur yang strategis, sejalan dengan program Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dalam acara The 9th
International Conference Postgraduate School Universitas Airlangga (ICPS) di
Surabaya, Rabu (17/09/2025), Menteri PU Dody Hanggodo memaparkan visi bahwa
pembangunan infrastruktur kini memiliki makna yang jauh lebih dalam.
Pembangunan infrastruktur lebih dari sekadar pembangunan, melainkan juga
mendukung ketahanan sipil, mendukung ketahanan pangan, sementara hydropower dan
floating solar juga mendukung ketahanan energi.

Bapak Dody Hanggodo Menteri Pekerjaan Umum

“Infrastruktur menjadi lebih
dari sekadar pembangunan, melainkan ketahanan. Bendungan dan irigasi mendukung
ketahanan pangan, hydropower dan floating solar juga mendukung ketahanan
energi. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan sistem pengendalian banjir dapat
memenuhi kebutuhan masyarakat dan mencegah bencana. Kemudian jalan dan jembatan
mendukung konektivitas serta logistik,” ujar Menteri Dody dalam konferensi yang
mengangkat tema “Geopolitical Risk and Resilience on Developing for Better
World.”

Lebih lanjut, Menteri Dody
menyoroti dampak nyata dari tantangan global seperti perang di Ukraina,
ketegangan di Timur Tengah, hingga rivalitas Amerika Serikat dan Tiongkok
terhadap stabilitas pangan, energi, dan air di Indonesia. Oleh karena itu,
kemandirian pada tiga sektor vital tersebut harus menjadi prioritas utama
pembangunan nasional.

Dalam konteks inilah, paradigma
pembangunan infrastruktur didorong untuk menjadi bagian dari sistem pertahanan
negara.

“Pembangunan infrastruktur
harus dipandang sebagai non-military defense atau pertahanan sipil. Bendungan,
irigasi, pembangkit listrik tenaga air, sistem air bersih, jalan, dan jembatan
tidak hanya menopang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi sistem ketahanan
nasional dalam menghadapi krisis. Infrastruktur bukan sekadar pembangunan
fisik, tetapi perisai ketahanan bangsa,” jelas Menteri Dody.

Untuk mewujudkan visi tersebut,
Kementerian PU telah menggulirkan program PU608. Program ini berupaya
meningkatkan ketahanan infrastruktur dengan fokus pada efisiensi investasi,
pengentasan kemiskinan, serta pencapaian target pertumbuhan ekonomi sebesar 8
persen pada tahun 2029.

Namun, dampak yang diciptakan
tidak berhenti pada pembangunan fisik semata. Kementerian PU juga secara aktif
mendukung berbagai program prioritas sosial, seperti penyediaan sekolah bagi
anak-anak kurang mampu melalui program Sekolah Rakyat, peningkatan sarana
pendidikan tinggi, hingga pembangunan infrastruktur kesehatan dan sanitasi
untuk menekan angka stunting.

Untuk menyukseskan agenda besar
ini, Menteri Dody mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi
dalam skema pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, swasta,
masyarakat sipil, dan media.

“Tidak ada pemerintah yang
mampu berjalan sendiri. Kita butuh kolaborasi bersama akademisi, swasta,
masyarakat, dan media. Bersama-sama melalui kolaborasi pentahelix ini kita
dapat mengubah krisis menjadi peluang dan tantangan menjadi inovasi,” kata Menteri
Dody.

Dukungan terhadap visi ini juga
datang dari dunia akademis. Rektor Universitas Airlangga, Prof. Dr. Muhammad
Madyan, mengapresiasi peran aktif Kementerian PU dalam memperkuat ketahanan
nasional.

“Melalui konferensi ini, kita
diingatkan bahwa ketahanan yang dibangun bukan hanya untuk bertahan, tetapi
juga untuk beradaptasi, berinovasi, dan bangkit lebih kuat. Kehadiran para
pembicara, akademisi, pembuat kebijakan, dan peserta dari berbagai negara
mencerminkan komitmen kita bersama dalam memperkaya pengetahuan serta mendorong
dialog atas isu-isu global yang sangat mempengaruhi kemanusiaan. Resiliensi
harus bersifat proaktif dan visioner,” ungkap Rektor Madyan.

Seluruh upaya yang dilakukan
oleh Kementerian PU selama satu tahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto
bermuara pada satu tujuan besar yang sejalan dengan Visi Indonesia Maju 2045.
Menutup pernyataannya, Menteri Dody optimis, hasil pembangunan infrastruktur
yang dilakukan kementeriannya akan menjadi fondasi yang kokoh untuk masa depan
bangsa.

“Sejalan dengan Visi Indonesia
Maju 2045 yang dicanangkan Presiden Prabowo, Indonesia harus memiliki ketahanan
nasional dan adaptif. Melalui persatuan, visi yang jelas, dan doa seluruh
bangsa, Indonesia tidak hanya mampu bertahan menghadapi krisis, tetapi juga
akan lebih kuat, adil, dan makmur,” tandas Menteri Dody.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja,
Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo
Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • 20 Everyday Filipinos Honored for Extraordinary Acts of Courage Through “Hero For All”
  • Saat Harga Online Jadi Pilihan, Diskon Tambahan Hadir di Grand Qin dan Qin Hotel Syariah
  • Tak Sekadar Menggunakan AI, Telkom AI Connect Bandung Ajak Peserta Petakan Pemanfaatan AI melalui AI Compass
  • Progres RUU Perampasan Aset: 35 RDPU, Tiga Kunker Daerah, dan Akan Disahkan pada Desember 2026
  • VIETNAM WEDDING WEEK 2026 BRINGS TOGETHER 7 RUNWAY SHOWS AND ARTISTS TO SHAPE AN IMMERSIVE RUNWAY EXPERIENCE

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes