Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Gubernur Lemhannas RI: Kesadaran Geopolitik, Bukan Sekadar Milik Diplomat Saja

Gubernur Lemhannas RI: Kesadaran Geopolitik, Bukan Sekadar Milik Diplomat Saja

Tim Editor, 08/10/2026

Bandung — Kesadaran geopolitik bukan hanya milik diplomat atau pemimpin negara, tetapi kompetensi yang perlu dimiliki oleh setiap warga negara, terutama generasi muda. Pesan itu disampaikan oleh Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Indonesia (Lemhannas RI), Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., kepada para mahasiswa saat memberikan Kuliah Umum bertema “Membangun Kesadaran Geopolitik Generasi Muda: Memahami Dunia, Menentukan Posisi, Memberi Kontribusi” di Institut Teknologi Bandung (ITB), pada Rabu (7/10).

Dalam paparannya, Ace menjelaskan bahwa kesadaran geopolitik merupakan kemampuan untuk membaca, memahami, dan menanggapi dinamika kekuatan global secara kritis dan strategis. Kemampuan ini semakin penting karena persoalan dunia kini terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Karena itu, menurut Ace, kesadaran geopolitik tidak boleh dianggap sebagai urusan segelintir orang.

Sebagai contoh, ia menyebut gangguan di Selat Hormuz akibat konflik Iran-Israel yang membuat biaya logistik naik hingga 150—200 persen, serta longsor di tambang Grasberg, Papua, pada tahun 2025 yang mengurangi pasokan tembaga dunia. Dua peristiwa itu menunjukkan bahwa kejadian global berdampak pada Indonesia, sekaligus menegaskan bahwa Indonesia bukan hanya menjadi penerima dampak.

Wujud sederhana dari kesadaran geopolitik adalah sikap kritis terhadap informasi. Ace mengajak mahasiswa untuk tidak berhenti pada membaca, tetapi juga menelusuri siapa yang membuat informasi tersebut dan apa kepentingannya. Caranya, dengan mengajukan lima pertanyaan: apa yang terjadi, mengapa terjadi, siapa yang berkepentingan, apa dampaknya bagi bangsa, dan apa yang bisa dilakukan. Dengan cara berpikir itu, generasi muda diharapkan berperan sebagai aktor, bukan sekadar sasaran informasi dan propaganda.

Agar kesadaran itu tumbuh, Ace menyampaikan lima kemampuan yang perlu dimiliki generasi muda menuju 2045, yaitu kesadaran strategis, berpikir kritis, kesadaran akan kepentingan nasional, kompetensi global, dan literasi digital.

Ace menegaskan bahwa kesadaran geopolitik tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi juga perlu menjadi modal bagi ketahanan nasional. Upaya ini bukan hanya tugas mahasiswa, melainkan agenda bersama pemerintah, perguruan tinggi, generasi muda, ekosistem teknologi, masyarakat, dan organisasi kepemudaan. Karena itu, ia berharap ITB dapat mencetak generasi muda yang produktif, inovatif, serta menjadi pemimpin yang adaptif dan kompetitif. Menurutnya, kesadaran geopolitik inilah yang akan menentukan peran strategis Indonesia.

Ace juga menyoroti generasi muda yang mencapai 66 juta jiwa pada usia 15—29 tahun menurut data BPS 2025. Jika tidak dipersiapkan dengan baik, kelompok ini dapat melahirkan kesenjangan keterampilan, polarisasi, serta kerentanan terhadap informasi dan ketergantungan pada teknologi, karena ke depan dan hari ini teknologi adalah kekuatan.

“Sekali lagi, teknologi adalah kekuatan. Indonesia perlu mencipta, mengembangkan, menguasai, dan mengamankan teknologi,” pesan Ace.

Menutup paparannya, Ace menegaskan bahwa geopolitik bukan sekadar tentang apa yang terjadi di dunia, melainkan tentang bagaimana perubahan dunia berdampak pada Indonesia. Karena itu, ia berharap generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi aktor, sehingga kesadaran geopolitik berkembang menjadi kemampuan beradaptasi dan berujung pada kontribusi nyata bagi ketahanan nasional.

“Indonesia Emas 2045 bukan hanya tentang Indonesia yang akan kita tinggali, tetapi juga tentang Indonesia yang kita bentuk hari ini,” tutup Ace.

Turut mendampingi Gubernur Lemhannas RI, yaitu Plt. Deputi Pengkajian Strategik Lemhannas RI, Mayor Jenderal TNI (Mar) Ipung Purwadi, M.M.; Tenaga Profesional Bidang Sumber Kekayaan Alam Lemhannas RI, Prof. Dr. Ir. Dadan Umar Daihani, D.E.A.; Tenaga Profesional Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Lemhannas RI, Marsekal Muda TNI (Purn) Andi Heru Wahyudi; Inspektur Lemhannas RI, Brigadir Jenderal Polisi Udin Zainudin, S.I.K., M.H.; serta sejumlah pejabat struktural dan fungsional Lemhannas RI.

Hadir dalam kegiatan di Universitas Hasanuddin, antara lain Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T.; Wakil Rektor Bidang Komunikasi, Kemitraan, Kealumnian, dan Administrasi (WRKMAA), Dr. Andryanto Rikrik Kusmara, S.Sn., M.Sn.; serta jajaran pejabat ITB.

Kepala Biro Humas Settama Lemhannas RI

Brigadir Jenderal TNI Muhammad Arif Nur

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA


Recent Posts

  • Three lessons from Hangzhou, and one potential partnership to follow up: Sanct Social founder on China’s Global Digital Trade Expo
  • Three notes from Hangzhou: Sanct Social founder on how China backs its start-ups, one task per city, and a whole city out to see the moon
  • Anugerah Fervent Global Love of Lives Award dari Taiwan untuk Filantropis Indonesia
  • Tiga Catatan dari Hangzhou: Pendiri Sanct Social soal Dukungan Tiongkok untuk Startup, Pembagian Peran Antarkota, dan Malam Bulan Purnama yang Menggerakkan Satu Kota
  • neobank Plus Resmi Hadir: PLUS Gratisnya, PLUS Diskonnya, PLUS Bunganya

Recent Comments

  1. Norvin Tinambacan on Carziqo Expands Autonomous Delivery Operations With A-DS Series Rollout in Phoenix
  2. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  3. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes