Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Green Skilling #26: Menghindari Greenwashing, Membangun Strategi ESG dan Carbon Accounting yang Kredibel di Sektor Keuangan

Green Skilling #26: Menghindari Greenwashing, Membangun Strategi ESG dan Carbon Accounting yang Kredibel di Sektor Keuangan

Tim Editor, 19/10/202512/08/2026

Semarang, 17 Oktober 2025 — LindungiHutan kembali menghadirkan Green Skilling edisi ke-26 dengan tema “Menghindari Greenwashing: Strategi ESG & Carbon Accounting untuk Sektor Keuangan.”

Acara ini menyoroti peran vital lembaga keuangan dalam mempercepat transisi menuju ekonomi hijau yang berkelanjutan, di tengah meningkatnya kesadaran publik terhadap praktik tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.

Sektor keuangan kini memegang peranan strategis dalam menentukan arah pembangunan berkelanjutan. Tidak hanya berfungsi sebagai penyedia modal, bank, perusahaan investasi, dan asuransi juga diharapkan mampu memastikan aliran dananya mendukung aktivitas ramah lingkungan serta berkontribusi pada pencapaian target iklim nasional dan global.

Namun, di tengah tren penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), fenomena greenwashing masih marak terjadi, di mana perusahaan mengklaim diri berkelanjutan tanpa bukti data yang kredibel. Praktik ini berisiko menurunkan kepercayaan investor, regulator, dan masyarakat luas terhadap upaya keberlanjutan korporasi.

Melalui Green Skilling kali ini, LindungiHutan berupaya mendorong transparansi dan akuntabilitas sektor keuangan dalam menerapkan strategi ESG yang berbasis data. Salah satu solusi yang diangkat adalah penerapan carbon accounting, atau penghitungan emisi karbon, yang menjadi alat penting untuk mengukur dampak nyata dari investasi dan kegiatan bisnis terhadap lingkungan. Dengan pendekatan ini, lembaga keuangan dapat menghindari klaim hijau semu sekaligus menunjukkan komitmen keberlanjutan yang terukur.

Dalam sesi diskusi, para narasumber akan membedah berbagai isu penting mulai dari tantangan implementasi ESG di Indonesia, tekanan regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui kebijakan, seperti Taksonomi Hijau, hingga kebutuhan peningkatan transparansi untuk memenuhi tuntutan investor global. Pembahasan juga mencakup bagaimana data karbon dapat meningkatkan kredibilitas laporan keberlanjutan, strategi menyeimbangkan profit jangka pendek dengan komitmen hijau jangka panjang, serta pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, swasta, dan organisasi masyarakat sipil untuk memperkuat ekosistem keuangan hijau di Indonesia.

Edisi kali ini menghadirkan dua narasumber utama. Narasumber pertama, praktisi dari sektor keuangan seperti perbankan atau manajemen investasi, akan membawakan materi “Strategi ESG di Sektor Keuangan: Dari Regulasi hingga Implementasi.” Ia akan menjelaskan bagaimana lembaga keuangan menerjemahkan prinsip ESG ke dalam kebijakan pembiayaan, investasi, dan produk hijau seperti green bonds. Selain itu, ia juga akan membahas tantangan internal dalam menyeimbangkan profitabilitas dan keberlanjutan, serta berbagi studi kasus keberhasilan penerapan ESG di lembaga keuangan dalam negeri.

Sementara itu, narasumber kedua, seorang ahli ESG dan carbon accounting dari kalangan konsultan, asosiasi, atau akademisi, akan membawakan materi “Carbon Accounting sebagai Kunci Menghindari Greenwashing.” Dalam pemaparannya, ia akan menjelaskan metodologi pengukuran emisi (Scope 1, 2, dan 3), bagaimana data karbon dapat menjadi dasar untuk laporan ESG yang kredibel, serta strategi adopsi praktik internasional dalam konteks Indonesia. Data emisi yang akurat tidak hanya menjadi tolok ukur kinerja lingkungan, tetapi juga dapat memperkuat kepercayaan pasar dan membuka akses terhadap pendanaan hijau.

“Greenwashing menjadi tantangan besar bagi keberlanjutan di sektor keuangan. Melalui Green Skilling #26, kami ingin membantu pelaku industri memahami bahwa keberlanjutan bukan sekadar tren komunikasi, tetapi sebuah komitmen nyata yang dapat diukur dan dipertanggungjawabkan,” ujar Siktiyana, Head of Content and Marketing LindungiHutan. Ia menambahkan bahwa LindungiHutan terus berkomitmen membangun ruang belajar dan kolaborasi lintas sektor agar isu lingkungan dapat diterjemahkan menjadi praktik bisnis yang berdampak.

Melalui Green Skilling, LindungiHutan berharap dapat memperkuat kapasitas profesional di berbagai sektor dalam mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam strategi bisnis mereka. Acara ini juga menjadi wadah kolaborasi bagi perusahaan, brand, dan komunitas yang ingin membangun masa depan ekonomi hijau yang inklusif, transparan, dan berkeadilan.

Kegiatan ini akan diselenggarakan pada Selasa, 21 Oktober 2025 pukul 15.00 WIB secara online melalui Zoom Meeting. Acara ini terbuka untuk umum dan dapat diikuti secara gratis dengan melakukan registrasi melalui tautan https://tinyurl.com/greenskilling26.

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Bitcoin Kembali Tertekan, CPI dan The Fed Jadi Penentu Arah Berikutnya
  • GLOBALICIOUS 2026 Hadir di BINUS @Kemanggisan, Ajak Generasi Muda Jadi Inovator Masa Depan Digital
  • Hari Pelanggan Jadi Momentum, PAM JAYA Beri Air Gratis untuk Masjid Istiqlal
  • Rumah Pertama Bukan Tentang Seberapa Besar Penghasilanmu, Tapi Tentang Keberanian Mengambil Langkah Pertama untuk Masa Depan
  • Climate risk is changing where banks lend – before disaster strikes

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes