Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Face Recognition Attendance App, Inovasi AI dari Dua Siswa BINUS SCHOOL Simprug

Face Recognition Attendance App, Inovasi AI dari Dua Siswa BINUS SCHOOL Simprug

Tim Editor, 25/09/202512/08/2026

Dua siswa kelas 6 BINUS SCHOOL Simprug, Cedric dan Anderson, berhasil mengembangkan face recognition attendance app berbasis AI yang lahir dari keinginan sederhana untuk mempermudah proses absensi di sekolah. Dengan bimbingan guru Education Technology, Mr. Albert, serta dukungan ekosistem BINUS hingga ke level universitas, keduanya belajar machine learning, melakukan berbagai uji coba, dan mengatasi tantangan akurasi pengenalan wajah Asia. Inovasi ini tidak hanya menjawab kebutuhan praktis, tetapi juga melahirkan inisiatif baru berupa AI Club sebagai wadah siswa untuk berkolaborasi dan berinovasi bersama. Kisah mereka menjadi bukti bahwa dengan semangat, dukungan, dan lingkungan belajar yang tepat, anak-anak dapat menjadi pelopor perubahan sejak dini.

Di tengah maraknya perbincangan global tentang kecerdasan buatan (AI), mulai dari chatbot, virtual assistant, hingga penerapannya di berbagai bidang, dua siswa kelas 6 BINUS SCHOOL Simprug, Cedric dan Anderson, membuktikan bahwa AI bukan hanya milik para pakar atau perusahaan besar. 

Cedric dan Anderson, dua siswa kelas 6 BINUS SCHOOL Simprug yang sukses ciptakan face recognition attendance app berbasis AI. (Dok. BINUS SCHOOL)

Sejak dini, mereka menjadikan teknologi ini sebagai ruang belajar sekaligus wadah inovasi untuk menciptakan solusi nyata.

Perjalanan itu dimulai sejak mereka duduk di kelas 5 pada 2024. Selama periode tersebut, Cedric dan Anderson terus mengembangkan face recognition attendance app, sebuah aplikasi yang dapat mempercepat dan mempermudah proses absensi. 

Ide tersebut lahir dari pengamatan sederhana, proses presensi di kelas sering memakan waktu. Apalagi, jika ada siswa yang lupa membawa ID card.

Bagi keduanya, proyek itu bukan sekadar tugas sekolah, melainkan wujud nyata dari bagaimana teknologi bisa digunakan untuk menyelesaikan masalah sehari-hari. 

Image

Dengan bimbingan dari Mr Albert, guru subyek education technology yang mendampingi mereka, Cedric dan Anderson tidak hanya belajar dasar-dasar machine learning dan kecerdasan buatan, tetapi juga mengikuti pelatihan serta mendapat referensi terbaik dari dosen-dosen BINUS University. 

Dukungan ini memperlihatkan bagaimana ekosistem BINUS, dari sekolah hingga universitas, saling terhubung dalam menumbuhkan semangat inovasi sejak dini.

Namun, prosesnya tidak selalu mudah. Salah satu tantangan terbesar adalah membangun sistem yang dapat mengenali wajah Asia dengan akurat. 

Hal tersebut membutuhkan banyak uji coba, eksperimen, dan perbaikan berulang kali (trial and error) sebelum aplikasi bisa digunakan dengan baik. Dari tantangan itulah mereka belajar bahwa inovasi membutuhkan ketekunan dan kesabaran.

“Awalnya, saya ingin mengaplikasikan apa yang saya pelajari untuk mengatasi masalah presensi di sekolah karena banyak siswa lupa membawa ID card-nya,” ujar Cedric

Tidak berhenti di situ, semangat keduanya juga melahirkan inisiatif baru, yaitu mendirikan AI Club di BINUS SCHOOL Simprug.

Dengan dukungan penuh dari Mr. Albert dan pihak sekolah, klub itu mampu menjadi wadah resmi bagi siswa lain untuk bereksplorasi di dunia AI, berkolaborasi, dan menciptakan inovasi bersama. 

“Setelah face recognition attendance app, saya terinspirasi untuk membuat AI Club dengan Mr Albert,” tambah Cedric.

Apa yang dilakukan Cedric dan Anderson membuktikan bahwa usia bukanlah batasan untuk berinovasi. 

Dengan semangat, dukungan guru, dan lingkungan belajar yang tepat, anak-anak bisa menjadi pelopor perubahan sejak dini.

BINUS SCHOOL Simprug sendiri terus menghadirkan ekosistem belajar yang menumbuhkan rasa ingin tahu, menghargai ide baru, serta merayakan inovasi. 

Kisah Cedric dan Anderson adalah bukti nyata bahwa di BINUS SCHOOL, siswa tidak hanya belajar tentang masa depan, tetapi juga ikut menciptakannya.

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Philippine Poultry Show & ILDEX Philippines 2026 Spotlights Growth Opportunities in the Philippine Livestock and Poultry Market
  • เบื้องหลังยักษ์ใหญ่ 38 ล้านเครื่องต่อปี TCL เผยโฉม Smart Factory โรงงาน AI ผลิตตลอด 24/7 ตอกย้ำคุณภาพระดับโลกที่ลูกค้ามั่นใจ
  • Baguio Students Build Skyscrapers Out of Spaghetti in Latest STEM Discovery Program
  • Talent Show in Ilocos Sur Puts Child Rights Message Center Stage
  • Sambut HUT ke-81 RI, BRI BO Rawamangun Semarakkan Kantor dengan Dekorasi Nuansa Merah Putih

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes