Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Emas Tetap Menguat, Pasar Tunggu Langkah The Fed

Emas Tetap Menguat, Pasar Tunggu Langkah The Fed

Tim Editor, 12/11/202512/08/2026

Harga emas terus menunjukkan performa positif setelah menembus level tertinggi tiga minggu di kisaran $4.148 pada Selasa (11/11). Pada perdagangan Rabu (12/11), logam mulia tersebut bergerak di sekitar $4.110 per troy ounce. Kenaikan ini didorong oleh sejumlah faktor global, termasuk dinamika politik di Amerika Serikat serta meningkatnya harapan bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga sebelum akhir tahun.

Analis Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha, menyebutkan bahwa tren penguatan emas belakangan ini didukung oleh sinyal teknikal yang solid. “Kombinasi pola candlestick dan indikator Moving Average masih menunjukkan tren bullish yang kuat pada XAU/USD. Jika tekanan beli berlanjut, emas berpotensi menguji area $4.158, meskipun koreksi menuju $4.098 tetap terbuka jika momentum melemah,” ujarnya.

Sentimen positif terhadap emas turut diperkuat oleh data tenaga kerja AS yang menunjukkan pelemahan. Laporan dari Automatic Data Processing (ADP) mengindikasikan bahwa pertumbuhan lapangan kerja sektor swasta menurun lebih dari 11.250 per minggu dalam empat pekan hingga 25 Oktober, berlawanan dengan kenaikan pada periode sebelumnya. Kondisi ini menambah keyakinan pasar bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga demi menjaga stabilitas ekonomi.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) oleh The Fed pada Desember mencapai sekitar 68%, dan meningkat hingga 80% untuk Januari 2026. “Ekspektasi terhadap kebijakan moneter yang lebih longgar membuat emas semakin menarik karena menurunkan biaya peluang bagi investor yang memegang aset tanpa imbal hasil seperti emas,” tambah Andy.

Dari sisi politik, pasar juga mencermati perkembangan terbaru di Washington. Senat AS meloloskan rancangan undang-undang pendanaan sementara guna mencegah penutupan pemerintahan (government shutdown). RUU tersebut kini menunggu pembahasan di Dewan Perwakilan Rakyat. Langkah ini membuka peluang agar sebagian besar lembaga pemerintah tetap beroperasi hingga 30 Januari 2026, menurut laporan Bloomberg. Namun, jika kesepakatan tercapai, minat terhadap aset safe haven seperti emas bisa sedikit berkurang.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) turun sekitar 0,24% ke posisi 99,37, dan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun bertahan di 4,12%. Gubernur The Fed, Stephen Miran, juga menyatakan bahwa penurunan suku bunga sebesar 50 basis poin pada Desember bisa menjadi langkah yang tepat mengingat perlambatan inflasi dan melemahnya pasar tenaga kerja.

Andy Nugraha menyimpulkan bahwa prospek emas masih positif dengan peluang pergerakan yang menarik. Ia menilai kondisi saat ini dapat dimanfaatkan trader untuk mengikuti tren bullish yang tengah terbentuk.

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Dukung Pendidikan Anak Tenaga Kerja Operasional, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Salurkan Bantuan Peralatan Sekolah Sambut HUT ke-38
  • Bescost Printing Expands Multi-Branch Signage Services for Retail and Franchise Businesses
  • Dukung Pendidikan dan Semangat Belajar Anak, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Salurkan Bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sambut HUT ke-38 di Tiga Sekolah Dasar Negeri Wanakerta
  • Khách sạn Okinawa Harborview hoàn tất cải tạo toàn diện, mang đến trải nghiệm “Okinawa hiện đại”
  • โรงแรมโอกินาว่า ฮาร์เบอร์วิว ปรับโฉมครั้งใหญ่ทั้งโรงแรมเสร็จสมบูรณ์ พร้อมนำเสนอประสบการณ์ “โอกินาว่าในมิติร่วมสมัย”

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes