Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Emas Tetap Menarik Sebagai Aset Safe Haven, Peluang Kenaikan XAU/USD Masih Terbuka

Emas Tetap Menarik Sebagai Aset Safe Haven, Peluang Kenaikan XAU/USD Masih Terbuka

Tim Editor, 09/02/2026

Pergerakan harga emas dunia (XAU/USD) pada perdagangan di hari Senin, 9 Februari 2026 diperkirakan masih berada dalam rentang fluktuatif, namun dengan kecenderungan melanjutkan penguatan. Setelah mengalami tekanan cukup signifikan pada sesi sebelumnya, emas kini memasuki fase konsolidasi yang dinilai sebagai bagian dari proses penyesuaian pasar. Berdasarkan kajian Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Andy Nugraha, penurunan lebih dari 1% yang terjadi pada sesi Amerika Utara hari Rabu tidak serta-merta mengubah arah tren utama emas yang masih condong ke atas.

Pada perdagangan sebelumnya, harga emas sempat mencapai level tertinggi dalam tiga hari terakhir di sekitar US$5.091 per ounce. Namun, penguatan tersebut diikuti oleh aksi koreksi sehingga XAU/USD kembali bergerak di area US$4.901. Tekanan tersebut muncul seiring dengan penguatan Dolar AS secara moderat serta beragamnya sentimen yang berkembang di pasar keuangan global. Meski demikian, koreksi tersebut dinilai masih wajar dalam konteks tren naik yang sedang berlangsung.

Secara teknikal, Andy Nugraha menilai struktur pergerakan harga emas masih berada dalam jalur bullish. Pola candlestick yang terbentuk pada timeframe harian, ditambah dengan posisi harga yang masih bertahan di atas indikator Moving Average utama, menunjukkan bahwa dominasi pembeli belum sepenuhnya melemah. Kondisi ini mengindikasikan bahwa minat beli masih cukup kuat, meskipun pasar sempat diwarnai aksi ambil untung setelah reli tajam dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan analisis teknikal tersebut, Dupoin Futures memproyeksikan dua kemungkinan skenario pergerakan emas hari ini. Pada skenario positif, apabila tekanan beli kembali menguat dan harga mampu bertahan di atas area support penting, maka XAU/USD berpeluang melanjutkan kenaikan untuk menguji area resistance di kisaran US$5.086. Level ini menjadi titik krusial yang akan menentukan apakah emas mampu melanjutkan tren naiknya dalam jangka pendek. Sebaliknya, apabila harga gagal mempertahankan momentum dan kembali terkoreksi, maka potensi penurunan terdekat diperkirakan menuju area support di sekitar US$4.841.

Dari sisi fundamental, pergerakan emas juga mendapat dukungan pada sesi awal perdagangan Asia hari Kamis. Harga XAU/USD sempat kembali menguat hingga mendekati level US$5.005, seiring meningkatnya minat investor terhadap aset safe-haven. Lonjakan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, khususnya setelah insiden penembakan drone Iran oleh militer Amerika Serikat di wilayah Laut Arab. Peristiwa tersebut memicu kekhawatiran akan potensi eskalasi konflik antara AS dan Iran, meskipun kedua negara telah menyatakan akan melanjutkan dialog diplomatik melalui pertemuan di Oman.

Namun demikian, prospek penguatan emas tidak lepas dari berbagai tantangan eksternal. Penguatan Dolar AS masih menjadi faktor yang berpotensi menahan laju kenaikan harga emas, tercermin dari Indeks Dolar AS (DXY) yang berada di level 97,67. Selain itu, perubahan ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter Federal Reserve juga turut memengaruhi pergerakan emas. Pasar saat ini memperkirakan peluang penurunan suku bunga The Fed pada pertemuan Juni berada di kisaran 46%, seiring munculnya pandangan bahwa bank sentral AS akan bersikap lebih hawkish.

Data ekonomi AS yang beragam turut memperkuat volatilitas pasar. Laporan ketenagakerjaan ADP menunjukkan penambahan tenaga kerja yang lebih rendah dari ekspektasi, sementara PMI Jasa AS justru mencatatkan kinerja yang lebih baik dari perkiraan. Menurut Andy Nugraha, kombinasi data yang tidak sepenuhnya sejalan tersebut menciptakan ketidakpastian yang mendorong pergerakan harga emas menjadi lebih dinamis. Dengan latar belakang tersebut, harga emas hari ini diperkirakan masih bergerak fluktuatif namun tetap menyimpan potensi penguatan, sehingga pelaku pasar diimbau untuk menerapkan strategi yang disiplin serta manajemen risiko yang terukur.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Area Sudirman Semanggi Raih Juara 1 Sportartcular BRI Region 6 Cabang Voli
  • VRITIMES Kenalkan Pendekatan PR Modern untuk SEO dan AI Search di Indonesia Retail Summit & Expo 2026
  • Transportasi Perkotaan untuk Masa Depan dan Lingkungan
  • Bitcoin Menuju US$100.000? BlackRock Dorong Lebih dari US$5 Miliar BTC Masuk ETF
  • Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah, Prudential Syariah Dukung OJK dalam Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) 2026

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes