Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Emas Lesu di Awal Pekan, Kombinasi Tekanan The Fed dan Dolar Kuat Jadi Peran Utama

Emas Lesu di Awal Pekan, Kombinasi Tekanan The Fed dan Dolar Kuat Jadi Peran Utama

Tim Editor, 04/11/202512/08/2026

Harga emas (XAU/USD) memulai perdagangan Selasa (4/11) dengan langkah hati-hati. Logam mulia ini sempat bergerak fluktuatif di kisaran $3.962 hingga $4.050 per troy ounce sebelum akhirnya stabil di sekitar level psikologis $4.010. Para pelaku pasar tampak menahan diri menjelang serangkaian data ekonomi penting Amerika Serikat (AS) serta pernyataan dari pejabat Federal Reserve (The Fed) yang dapat memberikan petunjuk arah kebijakan moneter selanjutnya.

Menurut Analis Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha, tren jangka pendek emas masih cenderung melemah. Berdasarkan sinyal teknikal dari pola candlestick dan indikator Moving Average, tekanan bearish terlihat semakin kuat. “Selama harga belum mampu menembus area $4.026, peluang koreksi ke bawah masih terbuka. Jika tekanan jual berlanjut, target berikutnya berada di area $3.959,” jelas Andy.

Meskipun demikian, ia menambahkan bahwa peluang koreksi naik tetap ada apabila harga gagal menembus support tersebut. “Apabila emas mampu bertahan di atas $3.980 dan menembus kembali level $4.026, ada peluang bagi rebound teknikal menuju $4.060 dalam jangka pendek,” ujarnya.

Dari sisi fundamental, harga emas mendapat tekanan tambahan dari ekspektasi kebijakan The Fed yang masih condong hawkish. Setelah memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pekan lalu, Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan bahwa pemangkasan lanjutan belum tentu terjadi pada pertemuan Desember mendatang. Pernyataan ini mendorong penguatan Dolar AS (USD) dan menekan harga logam mulia yang berdenominasi dolar.

Selain itu, komentar dari pejabat The Fed, Michelle Bowman, yang dijadwalkan berbicara hari ini, menjadi fokus pasar. Setiap isyarat mengenai kebijakan moneter akan dicermati ketat, mengingat pelaku pasar kini memperkirakan peluang sekitar 70% bahwa The Fed mungkin kembali menurunkan suku bunga pada akhir tahun.

Namun, di sisi lain, data ekonomi terbaru menunjukkan tanda-tanda pendinginan di sektor manufaktur AS. Laporan dari Institute for Supply Management (ISM) menunjukkan bahwa PMI Manufaktur turun menjadi 48,7 pada Oktober, lebih rendah dari perkiraan 49,5 dan tetap berada di zona kontraksi. Data ini bisa menjadi penyeimbang bagi The Fed, karena perlambatan aktivitas industri dapat menekan Dolar AS dan memberi ruang bagi harga emas untuk menguat kembali.

Sentimen global pun ikut memengaruhi arah emas. Kabar positif dari hubungan perdagangan AS–Tiongkok, setelah kedua negara sepakat menunda penerapan tarif tambahan dan membuka kembali kerja sama ekspor logam tanah jarang, sempat memangkas permintaan aset safe haven seperti emas. Namun, pelaku pasar masih berhati-hati menilai sejauh mana kesepakatan ini dapat bertahan di tengah ketegangan geopolitik yang masih tinggi.

Secara keseluruhan, emas masih bergerak dalam fase konsolidasi di sekitar level $4.000 dengan bias negatif yang tipis. Para investor kini menunggu rilis data ketenagakerjaan ADP pada Rabu dan laporan Nonfarm Payroll (NFP) pada akhir pekan sebagai petunjuk arah yang lebih jelas terhadap kebijakan moneter AS ke depan.

“Dalam kondisi seperti ini, emas akan cenderung sideways dalam jangka pendek, dengan area $3.959 sebagai batas bawah dan $4.026–$4.060 sebagai batas atas. Arah selanjutnya sangat bergantung pada apakah data ekonomi AS mampu memperkuat atau justru melemahkan ekspektasi penurunan suku bunga,” tutup Andy Nugraha.

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah, Prudential Syariah Dukung OJK dalam Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) 2026
  • Bitcoin Menguat Sepekan, Bittime Sebut Regulasi Kripto AS Jadi Perhatian Investor
  • Telkom AI Connect Makassar Ajak Talenta Digital Eksplorasi API untuk Bangun Proyek AI
  • Bantu Arah Karier Talenta Digital: Telkom AI Center Bali Hadirkan Webinar “Finding Your Career Path in Minutes with AI”
  • South Treasure Metland Cyber Puri, Pilihan Hunian untuk Pengalaman Luxury Living

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes