Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Efisiensi Logistik Wujudkan Industri yang Kuat dan Kompetitif

Efisiensi Logistik Wujudkan Industri yang Kuat dan Kompetitif

Tim Editor, 11/11/202512/08/2026

Cilegon, 11 Nopember 2025 – Ketahanan rantai pasok kini menjadi isu krusial bagi keberlanjutan industri nasional. Tantangan seperti tingginya biaya logistik, ketimpangan infrastruktur antar wilayah, dan birokrasi yang rumit masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi sektor industri dan transportasi nasional.

Isu-isu tersebut akan
menjadi sorotan dalam ALFI CONVEX 2025 (Asosiasi Logsitik dan Forwarder
Indonesia), pameran dan konferensi logistik terbesar di Indonesia, yang
menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari energi, transportasi,
hingga manufaktur, untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional. Adapun ajang
ini akan menjadi ruang strategis menyatukan visi pemerintah  dan swasta hingga mitra internasional dalam
mempercepat pembangunan infrastruktur logistik Indonesia. “Logistik yang
efisien adalah nadi dari industri. Terutama industri baja bagi saya. Biaya
logistik yang tinggi dan birokrasi yang kompleks berdampak langsung pada harga
pokok produksi dan daya saing nasional. Karena itu, Krakatau Steel mendukung
penuh percepatan pembangunan sistem logistik nasional yang lincah,
terintegrasi, dan adaptif,” ujar Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero)
Tbk, Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman IISIA (Indonesia Iron
& Steel Industry Association) dan Chairman ALFI/ILFA (Asosiasi Logistik
& Forwarder Indonesia).

Membedah Tantangan Logistik Indonesia

Sektor logistik
Indonesia masih menghadapi tantangan mendasar yang perlu dibenahi secara
sistemik. Biaya logistik nasional dinilai masih jauh lebih tinggi dibandingkan
negara tetangga di kawasan ASEAN. Inefisiensi di pelabuhan, biaya truking yang
mahal, dan proses birokrasi yang berbelit menjadi penyebab utama tingginya
ongkos logistik.

Kondisi ini
semakin terasa di luar Pulau Jawa, di mana ketimpangan infrastruktur masih
lebar. Keterbatasan pelabuhan, jalan, dan fasilitas pendukung membuat arus
distribusi bahan baku maupun produk baja tidak merata, dan berujung pada
kenaikan biaya distribusi. Di sisi lain, tumpang tindih regulasi antara
pemerintah pusat dan daerah, serta tingginya dwelling time di pelabuhan utama,
memperlambat pergerakan logistik nasional.

Selain persoalan
infrastruktur dan regulasi, peningkatan kualitas SDM logistik juga menjadi
kunci penting. Dalam era digitalisasi industri, kemampuan tenaga kerja untuk
memahami sistem logistik modern dan teknologi rantai pasok tentunya akan menjadi
faktor pembeda dalam menciptakan efisiensi nasional.

“Perlu dilakukan
transformasi menyeluruh mulai dari digitalisasi logistik, konektivitas antar moda,
hingga harmonisasi kebijakan pusat dan daerah. Dengan fondasi yang kuat
tersebut, industri baja di Indonesia bisa tumbuh lebih efisien dan bersaing di
pasar global,” tambah Akbar Djohan.

Logistik yang Lincah untuk Kemandirian Industri

Dalam kerangka
Asta Cita Pembangunan Nasional, Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan
transformasi ekonomi berbasis nilai tambah dan kemandirian industri. Dan
cita-cita tersebut bisa diwujudkan jika Indonesia memiliki sistem logistik yang
tangguh dan lincah.

Kemandirian
industri baja nasional dapat terwujud melalui rantai pasok yang efisien. Melalui
logistik yang terintegrasi dan konektivitas yang kuat, Sehingga  dapat mendukung akselerasi Asta Cita dalam
membangun kemandirian ekonomi nasional, mempercepat hilirisasi industri, dan
menciptakan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.

Melalui forum strategis
seperti ALFI CONVEX 2025, diharapkan dapat mendorong terciptanya efisiensi
rantai pasok nasional. Sebagai bagian dari ekosistem industri, diharapkan
berbagai unsur dapat terus memperkuat
kolaborasi dengan pelaku logistik.

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Melayani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur
  • Saham Alibaba Anjlok 10%, Investor Soroti Aksi Penggalangan Dana US$10,2 Miliar untuk AI
  • Gratitude Inc Opens MyGlit Recruitment Operating System to External Hiring Teams Across the Philippines, India and Malaysia
  • Zeinab Harake Parks Brings Fun to Kadayawan 2026 as Casino Plus Draws Nearly 2,000 Revelers to Davao Whisky Park
  • Idesia by P.A. Properties Hankyu Hanshin wins three major titles at the 14th PropertyGuru Philippines Property Awards

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes