Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Bisnis Ramai Belum Tentu Untung, Ini Penyebabnya

Bisnis Ramai Belum Tentu Untung, Ini Penyebabnya

Tim Editor, 02/07/2026

Bisnis yang ramai belum tentu menghasilkan keuntungan yang besar. Tidak sedikit pelaku usaha yang mencatat penjualan tinggi setiap hari, tetapi tetap kesulitan mengetahui ke mana uang bisnisnya pergi.

Penyebabnya sering kali bukan karena omzet kurang, melainkan pengelolaan keuangan yang belum tertata. Uang hasil penjualan bercampur dengan kebutuhan pribadi, transaksi sulit dipantau, hingga arus kas yang tidak tercatat dengan baik.

Kalau dibiarkan, kondisi ini bisa membuat pemilik usaha kesulitan mengambil keputusan, meski bisnis terlihat terus berjalan.

Kenapa Bisnis Ramai Tapi Keuntungan Terasa Tipis?

Ada beberapa penyebab yang cukup sering dialami pelaku usaha.

1. Uang Pribadi dan Uang Usaha Masih Bercampur

Banyak pelaku usaha menggunakan satu rekening untuk semua kebutuhan.

Hasil penjualan masuk ke rekening yang sama dengan gaji, belanja rumah tangga, hingga pembayaran tagihan pribadi.

Akibatnya, keuntungan usaha menjadi sulit dihitung karena arus kas tidak terpisah dengan jelas.

2. Pengeluaran Kecil Tidak Pernah Dicatat

Biaya parkir, ongkos kirim, pembelian bahan baku, atau kebutuhan operasional harian sering dianggap sepele.

Padahal, jika diakumulasikan selama satu bulan, jumlahnya bisa cukup besar dan memengaruhi keuntungan usaha.

3. Sulit Memantau Arus Kas

Omzet yang tinggi belum tentu mencerminkan kondisi keuangan bisnis.

Pemilik usaha tetap perlu mengetahui berapa uang yang masuk, berapa yang keluar, dan berapa keuntungan yang benar-benar diperoleh.

Pencatatan yang rapi membantu proses evaluasi sekaligus mempermudah perencanaan bisnis ke depan.

4. Pembayaran dari Pelanggan Tidak Tercatat dengan Baik

Saat menerima pembayaran dari berbagai metode, proses rekonsiliasi bisa menjadi lebih rumit jika seluruh transaksi masih dilakukan secara manual.

Kondisi ini membuat pelaku usaha membutuhkan waktu lebih lama untuk mencocokkan transaksi harian.

Kenapa Rekening Usaha Penting?

Salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah memisahkan rekening pribadi dan rekening bisnis.

Rekening usaha membantu pelaku usaha memantau arus kas dengan lebih rapi karena seluruh transaksi bisnis tercatat dalam satu tempat.

Manfaat lain yang bisa dirasakan antara lain:

– Memudahkan memantau pemasukan dan pengeluaran usaha.

– Membantu proses pencatatan keuangan.

– Memisahkan dana operasional dan kebutuhan pribadi.

– Mempermudah evaluasi kondisi bisnis.

Kebiasaan sederhana ini sering menjadi langkah awal membangun pengelolaan usaha yang lebih teratur.

Kapan Sebaiknya Buka Rekening Atas Nama Usaha?

Banyak orang mengira buka rekening atas nama usaha baru diperlukan ketika bisnis sudah besar.

Padahal, rekening usaha sudah bisa dipertimbangkan sejak bisnis mulai memiliki transaksi rutin, baik usaha kuliner, toko online, jasa, maupun UMKM lainnya.

Semakin cepat keuangan dipisahkan, semakin mudah memantau perkembangan bisnis dari waktu ke waktu.

Kelola Keuangan Bisnis Lebih Praktis dengan Neo Bisnis

Kalau ingin memisahkan keuangan usaha dari rekening pribadi, Neo Bisnis dari Bank Neo Commerce dapat menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan.

Neo Bisnis menyediakan layanan yang dirancang untuk mendukung kebutuhan transaksi pelaku usaha, di antaranya:

– Pencatatan kas masuk dan kas keluar secara otomatis

– Bunga tabungan kompetitif*

– Gratis transfer antarbank hingga 90 kali per bulan

– Pembuatan QRIS merchant yang praktis dan mudah

Pencairan dana hasil transaksi QRIS hingga 3 kali sehari, termasuk saat akhir pekan dan hari libur nasional untuk transaksi yang diproses sebelum pukul 14.00 WIB

Fitur-fitur tersebut dapat membantu pelaku usaha mengelola transaksi harian dengan lebih praktis sekaligus memantau arus kas bisnis.

Sebelum membuka rekening, pastikan kamu memahami fitur produk, manfaat, biaya, risiko, serta syarat dan ketentuan yang berlaku.

***

Jika ingin mulai menggunakan Neo Bisnis, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Neo Bisnis di website resmi Bank Neo Commerce.  

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Tabungan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,50% per tahun

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA


Recent Posts

  • Cebuana Lhuillier MoneyXchange Empowers Filipinos to Make Better Financial Decisions
  • Sambut HUT ke-70, SUCOFINDO dan ABPEDNAS Resmikan Sumur Air Bersih di Kepulauan Riau
  • XRPPower Expands AI Infrastructure for Digital Asset Services
  • Semarak Merah Putih BRI Region 6 Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Pasar Malaka Rorotan
  • Semarak Merah Putih Kemerdekaan BRI Region 6 Meriahkan Pasar Malaka Rorotan, Dibuka dengan Simbolis Penumbukan Padi

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes