Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Bergerak Cepat, Kementerian PU Pulihkan Jalur Strategis dan Fasilitas Publik di Nagekeo, NTT

Bergerak Cepat, Kementerian PU Pulihkan Jalur Strategis dan Fasilitas Publik di Nagekeo, NTT

Tim Editor, 14/09/202512/08/2026

Jakarta, 13 September 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat banjir bandang di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan memastikan seluruh jalur strategis serta fasilitas publik dapat segera pulih. Langkah gesit ini diambil menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah itu sejak 8 September 2025 dan menyebabkan kerusakan parah serta menelan korban jiwa.

Berdasarkan laporan dari
lapangan, dampak bencana ini sangat signifikan. Sedikitnya empat jembatan vital
mengalami kerusakan. Dua jembatan, yaitu Jembatan Teodhae 1 dan Teodhae 2 di
Desa Sawu, aksesnya terputus total. Sementara itu, dua jembatan lainnya yang
berada di Desa Maukeli dan Aewoe dilaporkan mengalami kerusakan berat. Banjir
bandang tidak hanya melumpuhkan konektivitas, tetapi juga membawa duka mendalam
dengan tercatat 3 orang meninggal dunia dan 7 orang lainnya masih dalam status
hilang. Kerugian materiil juga tidak sedikit, mencakup rumah, kendaraan, dan
ternak milik warga yang hanyut terbawa arus.

Melihat skala kerusakan yang
terjadi, Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa penanganan bencana ini tidak
bisa dilakukan setengah-setengah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi untuk
mencari solusi permanen.

“Kita harus duduk bersama
dengan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat kenapa ini bisa terjadi. Alat
berat seperti pompa dan tim kita harus turun semua. Bahkan di beberapa tempat
sudah mulai kering,” ujar Menteri Dody, mengisyaratkan perlunya evaluasi dan
aksi terpadu yang cepat.

Sebagai wujud nyata dari arahan
tersebut, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT,
Direktorat Jenderal Bina Marga, telah menerjunkan tim dan alat berat. Sejumlah
excavator dan wheel loader dikerahkan untuk membersihkan material lumpur dan
puing yang menutup ruas jalan strategis Maumbawa–Mauponggo–Sp. Gako. Di samping
itu, tim di lapangan juga bergerak memasang rambu-rambu peringatan di
titik-titik rawan dan memulai pemasangan bronjong untuk mencegah erosi lebih
lanjut.

Kepala BPJN NTT, Janto,
menjelaskan bahwa solusi untuk konektivitas yang terputus sudah disiapkan.
“Kementerian PU juga sedang memobilisasi jembatan bailey darurat sepanjang 30
meter dari Pulau Timor untuk menghubungkan kembali jalur yang terputus. Target
pemasangan jembatan darurat ini pada minggu depan, sehingga akses masyarakat
dapat segera pulih,” jelas Janto.

Namun, tantangan di lapangan
cukup besar. Janto menambahkan, “Karena terdapat 2 jembatan dengan panjang
masing-masing 60 meter yang rusak total, masih dibutuhkan tambahan jembatan
bailey sepanjang 90 meter untuk penanganan darurat berikutnya.”

Selain jembatan darurat,
penanganan tebing-tebing sungai juga menjadi prioritas. Data di lapangan
menunjukkan kebutuhan bronjong mencapai 10.000 m³. Saat ini, stok yang tersedia
baru 1.300 m³—terdiri dari 1.000 m³ dari BPJN NTT dan 300 m³ dari Dinas PUPR
Kabupaten Nagekeo. Untuk menutupi kekurangan sebesar 8.700 m³, pasokan tambahan
akan segera dikirim dari gudang pusat dan penyedia jasa konstruksi.

Komitmen pemerintah untuk
memulihkan Nagekeo sangat kuat. Kementerian PU akan terus bekerja dan
memastikan seluruh jalur strategis dan fasilitas publik berfungsi kembali,
sejalan dengan prioritas utama untuk menjaga keselamatan warga dan konektivitas
antarwilayah.

“Kementerian PU berkomitmen
untuk selalu sigap melakukan penanganan terhadap bencana. Fokus utamanya adalah
keselamatan masyarakat dan memastikan konektivitas antarwilayah tetap terjaga,”
tambah Janto.

Melalui kerja sama yang erat
dengan pemerintah daerah, aparat setempat, dan seluruh elemen masyarakat,
Kementerian PU optimistis infrastruktur di Kabupaten Nagekeo dapat segera pulih
dan berdampak positif bagi masyarakat. Upaya bergerak cepat untuk memperbaiki
infrastruktur ini diharapkan tidak hanya mengembalikan mobilitas warga, tetapi
juga membangkitkan kembali roda perekonomian daerah yang sempat terhenti akibat
bencana.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja,
Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo
Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • FLOQ dan ASTER Tandatangani MoU di Indonesia Blockchain Week 2026 Perluas Akses Web3 di Indonesia
  • Harga Emas (XAUUSD) Berpotensi Melemah Pekan Depan, Dupoin Futures Bidik 4.517
  • Barantum Kian Perkuat Posisi di Pasar CRM Indonesia
  • Kucing Boleh Makan Nasi atau Tidak? Ini Penjelasannya
  • OKINAWA HARBORVIEW HOTEL completes full-scale renovation to deliver a modern Okinawan experience

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes