Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Bantu Brand Agar Direkomendasikan oleh AI, Avonetiq luncurkan AVO AI

Bantu Brand Agar Direkomendasikan oleh AI, Avonetiq luncurkan AVO AI

Tim Editor, 05/06/2026

Perubahan perilaku pencarian informasi yang semakin bergeser ke platform berbasis kecerdasan buatan (AI) menciptakan tantangan baru bagi perusahaan untuk memastikan brand mereka tetap mudah ditemukan oleh calon pelanggan. Menjawab kebutuhan tersebut, Avonetiq resmi meluncurkan AVO AI (getavo.ai), platform yang membantu perusahaan mengukur, memantau, dan meningkatkan kehadiran brand di berbagai platform AI seperti ChatGPT, Gemini, Claude, Perplexity, hingga Google AI Overviews.

Jika sebelumnya strategi digital berfokus pada optimasi mesin pencari (SEO), kini semakin banyak konsumen yang mengandalkan AI untuk memperoleh rekomendasi, membandingkan produk, hingga mencari referensi sebelum mengambil keputusan. Dalam kondisi ini, posisi sebuah brand tidak lagi hanya ditentukan oleh peringkat di halaman pencarian, tetapi juga oleh seberapa sering dan seberapa akurat brand tersebut direkomendasikan oleh sistem AI.

Pergeseran tersebut diperkirakan akan terus berlanjut. Gartner memprediksi volume penggunaan mesin pencari tradisional akan turun hingga 25 persen pada 2026 seiring meningkatnya penggunaan chatbot AI dan virtual agents sebagai sumber informasi. 

Sementara itu, Adobe Analytics mencatat traffic dari platform AI generatif ke situs retail meningkat hingga 1.200 persen dalam kurun tujuh bulan terakhir, menunjukkan AI mulai berperan sebagai jalur baru bagi konsumen dalam menemukan informasi, produk, dan layanan.

Melihat perubahan tersebut, AVO AI hadir untuk membantu perusahaan memahami bagaimana brand mereka direpresentasikan dalam jawaban AI sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kemunculannya.

Melalui platform ini, pengguna dapat memantau kemunculan brand pada berbagai model AI, menganalisis sumber informasi yang digunakan AI dalam menghasilkan jawaban, membandingkan posisi dengan kompetitor, serta memperoleh rekomendasi strategis untuk meningkatkan peluang brand direkomendasikan dalam percakapan berbasis AI.

Berbeda dengan tools analitik digital konvensional yang berfokus pada performa website atau mesin pencari, AVO AI dirancang untuk memantau bagaimana sebuah brand muncul dan dipersepsikan di berbagai platform AI generatif. Pendekatan ini membantu perusahaan memahami posisi mereka di kanal pencarian yang semakin banyak digunakan konsumen saat ini.

“Selama bertahun-tahun, perusahaan mengukur keberhasilan kehadiran digital melalui peringkat pencarian, traffic website, atau engagement. Namun ketika konsumen mulai bertanya langsung kepada AI, metrik tersebut tidak lagi cukup untuk menggambarkan bagaimana sebuah brand ditemukan dan dipertimbangkan. Di sinilah kebutuhan baru mulai muncul,” kata Alexandro Wibowo, Co-Founder & Partner Avonetiq, dalam konferensi pers di ICE BSD, Tangerang, Banten, Jumat (5/6/2026).

Menurutnya, perusahaan yang mampu membangun otoritas dan representasi yang kuat di platform AI akan memiliki peluang lebih besar untuk masuk dalam pertimbangan konsumen sejak tahap awal proses pengambilan keputusan.

AVO AI dikembangkan untuk digunakan oleh brand, praktisi pemasaran, hingga agensi yang ingin beradaptasi dengan perubahan perilaku pencarian digital. Selain menyediakan pemantauan secara berkala, platform ini juga membantu pengguna mengidentifikasi peluang peningkatan melalui analisis konten, struktur informasi, dan sumber referensi yang paling berpengaruh terhadap jawaban AI.

Sebagai perusahaan yang berfokus pada pemanfaatan AI untuk pemasaran dan komunikasi digital, Avonetiq melihat munculnya AI Search sebagai salah satu perubahan paling signifikan dalam lanskap pemasaran digital sejak hadirnya mesin pencari modern. Karena itu, pengembangan AVO AI menjadi bagian dari upaya perusahaan membantu brand memahami bagaimana mereka muncul, dipersepsikan, dan direkomendasikan di era AI.

“Sebelumnya, brand fokus mencari cara agar ditemukan di mesin pencari. Sekarang, tantangannya berkembang menjadi bagaimana brand direpresentasikan dalam jawaban AI. Ke depan, kemampuan sebuah brand untuk dipahami dan direkomendasikan oleh AI akan menjadi faktor penting yang memengaruhi cara konsumen menemukan, mengenal, dan mempertimbangkan sebuah produk maupun layanan,” tambah Alexandro.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai AVO AI, kunjungi getavo.ai.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Bukan Sekadar Titik Transit, Stasiun Dukuh Atas Hubungkan Berbagai Pusat Aktivitas di Jabodebek
  • LRT Jabodebek Perpanjang Layanan hingga Tengah Malam pada 17 Agustus
  • Kenali 8 Penyebab dan Cara Mengatasi Kucing Menangis
  • Sambut HUT ke-81 RI, BRI BO Pluit Semarakkan Kantor dengan Dekorasi Nuansa Merah Putih
  • Asia CEO Community Gala Dinner 2026 Set to Connect Business Leaders, Capital and Opportunities

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes