
Sebagai bank digital bagian dari BRI Group, Bank Raya terus mendorong peningkatan literasi keuangan digital di masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif. Kali ini, Bank Raya kembali menghadirkan program Inspiraya dengan tema “Financial Wellness di Era Digital: Atur Uang Sesuai Tujuan, Hidup Lebih Tenang”.
Sebagai bank digital bagian dari BRI Group, Bank Raya terus mendorong peningkatan literasi keuangan digital di masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif. Kali ini, Bank Raya kembali menghadirkan program Inspiraya dengan tema “Financial Wellness di Era Digital: Atur Uang Sesuai Tujuan, Hidup Lebih Tenang”. Pada acara ini, hadir sebagai pembicara M. Farhad selaku Kepala Divisi Digital & Product Bank Raya dan Lolita Setyawati selaku Financial Planner. Melalui diskusi ini, peserta diajak untuk memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang terencana, mulai dari pengaturan kebutuhan harian, menabung untuk tujuan jangka menengah dan panjang, hingga memisahkan pengelolaan keuangan usaha dan pribadi agar lebih sehat dan berkelanjutan.
Program Inspiraya ini merupakan program literasi keuangan yang rutin diselenggarakan secara online maupun offline sebagai bagian dari upaya edukasi masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang lebih praktis dan relevan dengan kebutuhan masa kini. Sepanjang tahun 2026, program literasi keuangan Bank Raya telah menghadirkan lebih dari 40 konten dengan menjangkau lebih dari 50 ribu audience.
Ajeng Putri Hapsari selaku Corporate Secretary Bank Raya menjelaskan, “Sebagai bank digital bagian dari BRI Group, kami terus berupaya menghadirkan literasi keuangan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, khususnya generasi muda dan pelaku usaha. Melalui Inspiraya, kami ingin mendorong semakin banyak masyarakat untuk memiliki kebiasaan finansial yang sehat, mampu mengelola uang sesuai tujuan, serta memanfaatkan layanan perbankan digital secara praktis untuk mendukung produktivitas dan kesejahteraan finansial mereka.”
Dalam acara ini, Bank Raya juga memperkenalkan kemudahan layanan perbankan digital melalui Aplikasi Raya yang dirancang untuk membantu nasabah mengelola keuangan secara lebih praktis, terencana, dan sesuai kebutuhan. Untuk kebutuhan finansial personal, nasabah dapat memanfaatkan fitur Saku Bujet untuk mengelola pengeluaran sehari-hari, Saku Pintar untuk menabung secara otomatis setiap bulan, serta Saku Jaga Optimal untuk memenuhi kebutuhan dana darurat jangka panjang dengan tenor yang fleksibel. Di sisi lain, bagi para pelaku usaha, Bank Raya juga menghadirkan Saku Bisnis yang memungkinkan pengelolaan keuangan usaha menjadi lebih praktis karena dapat membantu memisahkan keuangan bisnis dan pribadi, namun tetap mudah diakses melalui satu gadget. Solusi ini dihadirkan untuk mendukung pelaku UMKM agar dapat mengatur arus kas usaha secara lebih tertib, efisien, dan transparan sehingga operasional bisnis dapat berjalan lebih optimal.
Dalam sesi diskusi, Lolita Setyawati selaku Financial Planner membagikan pandangan mengenai pentingnya financial wellness di era digital, di mana kemudahan transaksi dan akses terhadap berbagai layanan keuangan perlu diimbangi dengan perencanaan yang disiplin dan sesuai tujuan. Menurutnya, pengelolaan keuangan yang sehat dimulai dari memahami prioritas, menyusun anggaran yang realistis, membangun kebiasaan menabung secara konsisten, serta menyiapkan dana darurat dan tujuan finansial jangka panjang sejak dini.
Sementara itu, M. Farhad selaku Kepala Divisi Digital & Product Bank Raya menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi digital dapat membantu masyarakat membangun kebiasaan keuangan yang lebih baik apabila didukung dengan fitur yang relevan dan mudah digunakan. Menurutnya, di era digital pengelolaan keuangan perlu menjadi bagian dari gaya hidup yang sehat dan produktif, sehingga melalui Aplikasi Raya, Bank Raya ingin menghadirkan pengalaman perbankan yang tidak hanya praktis untuk bertransaksi, tetapi juga membantu nasabah mengatur keuangan sesuai tujuan finansialnya, baik untuk kebutuhan sehari-hari, menabung, dana darurat, maupun pengelolaan usaha.
M. Farhad menjelaskan “Melalui fitur Saku Bisnis di Aplikasi Raya, kami ingin membantu para pelaku usaha mengelola keuangan bisnis dengan lebih disiplin melalui pemisahan dana usaha dan pribadi. Dengan pengelolaan arus kas yang lebih rapi dan mudah dipantau, kami berharap pelaku usaha dapat lebih fokus mengembangkan bisnisnya.
“Bank Raya meyakini bahwa literasi keuangan yang dibarengi dengan akses terhadap solusi keuangan digital yang tepat dapat mendorong masyarakat membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat. Melalui berbagai inovasi layanan dan program edukasi seperti Inspiraya, kami ingin terus memperluas peran dalam mendukung masyarakat agar semakin cakap secara finansial, lebih tenang dalam merencanakan masa depan, serta semakin produktif dalam menjalankan aktivitas sehari-hari maupun usahanya.” tegas Ajeng.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES