Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Asa Kemandirian Ekonomi dari Santri Al-Fatah Temboro melalui Rumah Tempe Higienis

Asa Kemandirian Ekonomi dari Santri Al-Fatah Temboro melalui Rumah Tempe Higienis

Tim Editor, 02/11/2026

Melalui Rumah Tempe Higienis, pesantren tidak hanya berupaya memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, tetapi juga membekali santri dengan keterampilan untuk mandiri.

MAGETAN –  Aroma kedelai memenuhi Rumah Tempe Higienis di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (23/10/2026).

Di tempat itu, empat santri berbagi tugas mengolah biji kedelai menjadi tempe mulai dari menggiling kedelai, mencampurkan ragi, mengemas, hingga menunggu proses fermentasi. Setiap tahapan dikerjakan dengan cara yang higienis untuk menghasilkan tempe yang berkualitas.

Bagi Abu Samsudin, 29, kegiatan tersebut bukan sekadar pekerjaan memproduksi bahan pangan. Sejak bergabung pada Agustus 2026, Rumah Tempe Higienis menjadi tempatnya belajar keterampilan baru sekaligus memperoleh penghasilan yang lebih menjanjikan.

Sebelumnya, Samsudin menjalankan usaha kebab bersama temannya. Namun, penghasilan dari usaha kuliner itu tidak menentu. Ada kalanya dagangan ramai pembeli, tetapi tak jarang pula sepi. Kondisi tersebut mendorongnya mencari peluang lain hingga akhirnya bergabung dengan Rumah Tempe Higienis.

Di tempat itu, ia mendapatkan pelatihan pembuatan tempe higienis selama tiga hari dari Pemimpin Pondok Pesantren Tahfiz Quran Taruna Al-Qolam Medan sekaligus mitra FKS Foundation, Ustaz Ari Handoko. Pelatihan tersebut menjadi awal proses belajarnya. Ia berulang kali mencoba dan memperbaiki proses produksi hingga mampu menghasilkan tempe sesuai harapan.

“Memproduksi tempe kadang gagal, tetapi sekarang sering berhasil dan saya senang. Apalagi anak-anak doyan makan tempe mentah. Masyarakat juga bisa membeli tempe, mereka suka dengan tempe buatan kami,” ujar Samsudin.

Lebih Sejahtera

Ia mengaku lebih sejahtera setelah bergabung dengan Rumah Tempe Higienis dibandingkan ketika menjalankan usaha kebab. Selain memperoleh penghasilan, ia juga mendapatkan pengetahuan baru yang bisa menjadi bekal untuk mengembangkan usaha di masa mendatang.

Samsudin tidak bekerja sendirian. Dalam kegiatan produksi, dia dibantu delapan santri. Para santri yang mengikuti program tersebut mendapatkan potongan biaya selama menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro.

Keterlibatan santri menjadi bagian dari upaya pesantren memadukan pendidikan agama dengan keterampilan kewirausahaan. Melalui Rumah Tempe Higienis, pesantren tidak hanya berupaya memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, tetapi juga membekali santri dengan kemampuan yang dapat dimanfaatkan setelah mereka menyelesaikan pendidikan.

Kepala Rumah Tempe Higienis Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan, Ustaz Hasan Syarif, mengatakan fasilitas tersebut mampu memproduksi sekitar 1,3 ton tempe per bulan. Sebagian besar hasil produksi digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur pesantren, sedangkan sekitar 5% dipasarkan kepada masyarakat setempat.

“Ada empat orang yang bekerja rutin untuk memproduksi tempe.  Mereka juga dibantu delapan orang santri dalam memproduksi tempe,” ujar Hasan kepada wartawan.

Dia mengatakan kapasitas produksi akan ditingkatkan secara bertahap agar mampu memenuhi kebutuhan pangan sekitar 20.000 santri.

Hasan berharap keterampilan yang diperoleh para santri tidak berhenti di lingkungan pesantren. Ketika lulus dan kembali ke daerah masing-masing, mereka diharapkan mampu membuka usaha sendiri, khususnya sebagai produsen tempe atau pelaku usaha aneka olahan berbahan dasar tempe.

Menyiapkan Regenerasi Perajin Tempe

Rumah Tempe Higienis Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro merupakan salah satu program FKS Empower untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui potensi lokal.

VP of Corporate Communications and Sustainability FKS Group, Beatrice, menjelaskan program tersebut menjadi bagian dari upaya pemberdayaan berbasis pesantren.

Dia mengatakan, FKS Foundation melakukan hal yang sama di lima ponpes lainnya dalam kurun 3 tahun terakhir antara lain di Medan, dua ponpes di Rembang, Kediri dan Madiun.

Program tersebut tidak berhenti pada produksi tempe. FKS Empower juga mendorong kreativitas santri melalui pengembangan aneka produk olahan berbasis kedelai, seperti nugget tempe, rolade tempe, kukis, dan produk lainnya. (*)

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA


Recent Posts

  • Jaga Kesehatan Pekerja, LRT Jabodebek Perkuat Fondasi Pelayanan Transportasi Publik
  • Echoes from the Land of the Dragon: Karya Film Roxx memenangkan Award di ART & TUR 2026
  • BRI Finance Optimalkan Jaringan Cabang, Siapkan Ekspansi Selektif pada 2027
  • Asa Kemandirian Ekonomi dari Santri Al-Fatah Temboro melalui Rumah Tempe Higienis
  • SATU University Hadirkan Program Studi Baru di Palembang dan Pontianak, Siapkan Talenta Digital untuk Masa Depan

Recent Comments

  1. Norvin Tinambacan on Carziqo Expands Autonomous Delivery Operations With A-DS Series Rollout in Phoenix
  2. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  3. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • November 2026
  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes