Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

AI Connect for Campus UNSOED x Telkom AI Center Dorong Startup Berbasis AI

AI Connect for Campus UNSOED x Telkom AI Center Dorong Startup Berbasis AI

Tim Editor, 21/04/2026

Kolaborasi Universitas Jenderal Soedirman dan Telkom AI Center menghadirkan AI Connect for Campus untuk membekali mahasiswa membangun startup berbasis AI yang berfokus pada kebutuhan pelanggan.

Bandung, 10 April 2026 — Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) tidak lagi sekadar wacana futuristik, melainkan telah menjadi realitas bisnis yang mendisrupsi berbagai sektor industri secara masif. Menyadari urgensi tersebut, Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) melalui mata kuliah Entrepreneurship mengambil langkah progresif dengan menggandeng Telkom AI Center untuk menyelenggarakan kelas praktisi bertajuk “AI Connect for Campus: AI Tech-Driven Entrepreneurship Turning Ideas into Profitable Startups”. Kegiatan ini dibuka oleh dosen Entrepreneurship UNSOED yang menekankan pentingnya kehadiran praktisi industri di ruang kelas agar mahasiswa memperoleh perspektif yang lebih luas, kontekstual, dan selaras dengan dinamika dunia industri.

Dalam kolaborasi ini, peran AI Connect ditonjolkan sebagai bagian dari pilar Telkom AI Center of Excellence yang berfungsi menjembatani ekosistem akademik dan praktik industri AI. AI Center Bandung hadir sebagai katalis pengetahuan terapan dengan membawa pengalaman implementasi AI di berbagai use case bisnis, sekaligus menunjukkan bagaimana AI diposisikan sebagai enabler solusi nyata. Pendekatan ini membantu mahasiswa memahami bahwa AI bukan hanya teknologi yang dipelajari, tetapi alat strategis untuk menyelesaikan persoalan riil di masyarakat dan pasar.

Sesi materi dibawakan oleh Lusia Elsa Dika Damayanty, Business and Community Lead Telkom AI Connect Bandung, yang menghadirkan perspektif technopreneurship berbasis AI. Dalam pemaparannya, Lusia mengangkat konsep startup yang merujuk pada pemikiran Steve Blank, bahwa inti dari sebuah startup bukan terletak pada produk, melainkan pada customer needs. Mahasiswa diajak memahami bahwa secanggih apapun teknologi yang digunakan, nilainya akan rendah apabila tidak berangkat dari kebutuhan nyata pengguna. Konsep ini menjadi landasan penting dalam memanfaatkan AI, di mana inovasi harus dimulai dari problem yang tervalidasi, bukan sekadar eksplorasi teknologi.

Lebih lanjut, Lusia menampilkan data yang memperlihatkan bagaimana kolaborasi manusia dan AI dalam konteks bisnis dan entrepreneurship menghasilkan performa yang lebih unggul dalam tugas-tugas kontekstual. Data tersebut menunjukkan bahwa pada pekerjaan kompleks yang membutuhkan pemahaman konteks, kombinasi manusia dan AI mampu mencapai tingkat akurasi hingga 90%, melampaui performa manusia secara mandiri di angka 81% maupun performa AI secara mandiri di angka 73%. Sementara itu, pada tugas yang berbasis pola spesifik seperti deteksi ulasan palsu, AI memang dirancang untuk dapat bekerja secara efisien tanpa intervensi manusia. Pemaparan ini memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa bahwa keunggulan kompetitif dalam membangun startup berbasis AI terletak pada kemampuan merancang kolaborasi antara kecerdasan manusia dan efisiensi mesin untuk menjawab kebutuhan pengguna secara presisi.

Pendekatan experiential learning menjadi kunci dalam kelas praktisi ini. Mahasiswa tidak hanya menerima teori, tetapi juga diajak membedah studi kasus keberhasilan dan kegagalan produk AI di ekosistem startup. Mereka dibekali kerangka kerja praktis untuk memvalidasi ide, menyusunnya menjadi solusi terstruktur, serta mengujinya sebagai peluang startup yang komersial, berkelanjutan, dan memiliki potensi keuntungan finansial. Proses ini secara nyata menutup kesenjangan antara teori di ruang kelas dan realitas eksekusi di lapangan.

Kolaborasi antara Universitas Jenderal Soedirman dan Telkom AI Center ini diproyeksikan menjadi fondasi kuat dalam membangun ekosistem technopreneurship kampus yang mandiri dan berkelanjutan. Integrasi wawasan praktisi industri ke dalam lingkungan akademik diharapkan mampu melahirkan generasi wirausahawan teknologi yang inovatif, solutif, adaptif terhadap perkembangan AI, serta memiliki daya saing tinggi di pasar global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • OKINAWA HARBORVIEW HOTEL completes full-scale renovation to deliver a modern Okinawan experience
  • Berapa Tahun Idealnya untuk Menabung Emas? Ini Cara Menentukannya
  • XRPPower Expands Digital Asset Accessibility Through Mobile and Intelligent Technology
  • Zuo Hao Shi Tambah Kanal Resmi di Situs Web, Perkuat Jaringan Distribusi Obat Pegal Linu Berizin BPOM
  • Rayakan HUT ke-38, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Berbagi Kebahagiaan dengan 50 Anak Yatim Piatu

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes