Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

70% Bisnis Kuliner Gagal di Tahun Pertama

70% Bisnis Kuliner Gagal di Tahun Pertama

Tim Editor, 22/08/202512/08/2026

Bisnis kuliner sering terlihat menjanjikan, tapi tahukah kamu bahwa sebagian besar bisnis ini gagal dalam waktu singkat? Menurut laporan CNN Indonesia, sekitar 54% pengusaha makanan dan minuman hanya mampu bertahan selama 5 bulan, terutama saat pandemi COVID-19. Sementara itu, dalam artikel VOI disebutkan bahwa lebih dari 70% bisnis kuliner gagal bertahan dalam 1–3 tahun pertama.

Lantas, apa penyebabnya? Dan yang terpenting, bagaimana caranya agar bisnis kulinermu bisa bertahan dan berkembang? Berikut beberapa tips berdasarkan riset akademik dan panduan dari para ahli.

1. Manajemen Fokus pada Makanan, Bukan Strategi Bisnis yang Holistik

Sebuah studi dari Journal of Culinary Science & Technology (2022) yang dilakukan di Jakarta menemukan bahwa pemimpin yang menerapkan gaya kepemimpinan transformasional dan memperkuat kemampuan digital secara signifikan meningkatkan kinerja bisnis kuliner. 

Temuan ini menunjukkan bahwa alih-alih hanya fokus pada resep atau kualitas makanan semata, pemilik bisnis kuliner perlu mengadopsi strategi bisnis besar yang mencakup kepemimpinan efektif, pengelolaan harga, pemasaran, serta operasional produksi secara terintegrasi. Tanpa strategi holistik ini, bisnis akan menghadapi margin keuntungan yang tipis bahkan cenderung merugi.

Tips singkat: untuk strategi harga ideal dengan keuntungan maksimal coba kalkulator F&B dari tantri kalkulatorhpp.tantri.id 

2. Laporan Keuangan dan Penjualan yang Tidak Terorganisir

Masalah utama yang diidentifikasi pada poin “Laporan Keuangan dan Penjualan yang Tidak Terorganisir” adalah ketidakefisienan dan ketidakakuratan dalam pengelolaan data transaksi dan stok, yang menyebabkan kesulitan dalam pengambilan keputusan bisnis. 

Tanpa sistem yang terintegrasi dan laporan real-time, pemilik bisnis kesulitan mendapatkan gambaran yang jelas mengenai performa usaha, stok bahan baku, dan arus kas. Hal ini berpotensi menimbulkan kekacauan pencatatan manual yang rentan terhadap kesalahan dan menurunkan daya saing bisnis.

Menurut hasil penelitian dari Binus University Jakarta, penggunaan aplikasi kasir (POS) terbukti mampu meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan stok, transaksi, dan laporan keuangan pada bisnis kuliner seperti coffee shop.

Tips singkat: untuk pengelolaan laporan dan transaksi yang terorganisir gunakan POS Tantri di tantri.id 

3. Pelayanan Lambat Meski Kualitas Makanan Bagus

Image

Dalam studi yang diterbitkan oleh Jurnal Sustainability tahun 2025, disebutkan bahwa penggunaan QR menu secara signifikan meningkatkan kepuasan pelanggan, efisiensi pelayanan, dan persepsi modernitas bisnis. QR menu juga mengurangi kebutuhan mencetak ulang menu setiap kali ada perubahan harga atau produk. Selain itu, pelanggan merasa lebih nyaman karena tidak perlu bersentuhan langsung dengan benda fisik, sebuah nilai tambah sejak pandemi. 

Tempel QR code di tiap meja untuk pemesanan langsung agar pelayanan lebih cepat, higienis, dan praktis. Gunakan QR menu dinamis supaya kamu bisa update menu atau harga tanpa cetak ulang, serta pastikan desain menu digital mudah dipahami dengan foto makanan, deskripsi, dan harga yang jelas.Tips singkat: gunakan QR Menu yang terintegrasi dengan POS seprti tantri.id

4. Idealisme Tinggi tapi Kurang Inovasi

Masih dari jurnal Sustainability 2025, inovasi dalam model bisnis dan proses operasional terbukti menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan UMKM kuliner. Pemilik bisnis harus aktif mengevaluasi menu, strategi pemasaran, serta saluran distribusi secara berkala. 

Memanfaatkan diskusi komunitas bisnis, benchmarking pesaing, serta eksplorasi ide-ide kreatif melalui kolaborasi dengan mitra usaha atau pakar kuliner bisa membuka wawasan baru tanpa harus bergantung sepenuhnya pada teknologi canggih. Pendekatan ini mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan sekaligus menjaga relevansi bisnis di tengah perubahan konsumen dan persaingan yang dinamis.

5. Standarisasi Operasional dan SOP yang Kurang Ketat

publikasi jurnal Why Restaurants Fail 2005 oleh Cornell University menyatakan penerapan SOP (Standard Operating Procedure) yang ketat menjadi fondasi utama agar bisnis kuliner dapat berjalan efisien dan konsisten. Bisnis yang mengabaikan ketatnya pengawasan dalam SOP operasional sering menghadapi risiko kesalahan berulang, inkonsistensi kualitas layanan, dan kurangnya respons cepat terhadap kendala di lapangan. 

Pemilik bisnis dapat mulai dengan menyusun SOP yang jelas dan praktis, melibatkan tim dalam proses penyusunan agar mereka paham dan terlibat, serta rutin melakukan training dan evaluasi penerapan SOP di setiap lini operasional. 

Kesimpulan

Membangun bisnis kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi juga tentang manajemen yang cermat dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi. Tingginya angka kegagalan seharusnya jadi pengingat bahwa strategi bisnis harus disiapkan sejak awal.

Dengan menerapkan kepemimpinan yang adaptif, memanfaatkan aplikasi kasir seperti Tantri, dan menyediakan QR menu sebagai bagian dari layanan pelanggan, kamu bisa meningkatkan peluang sukses di tahun-tahun pertama bisnismu.

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Australian Users Explore Digital Asset Services and Income Opportunities with XRPPower
  • TRIBE Bali Legian Hadir di Pesisir Bali yang Dinamis dengan Konsep “Social Served Daily“
  • Mobilitas Wisata Makin Beragam, LRT Jabodebek Hadirkan Konektivitas melalui Integrasi Antarmoda
  • Kolaborasi Amagra Bersama Aminoto Kosin dan Irvnat Lewat Butterflies, Sebuah Perjalanan Emosi dalam Debut Album Terbaru
  • BRI Insurance dan Bank Bengkulu Perkuat Sinergi Strategis melalui Perlindungan Aset BPD Bengkulu

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes