Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

IHSG Rebound, Bitcoin Terkoreksi, Soroti Dinamika Pasar Saham dan Kripto

IHSG Rebound, Bitcoin Terkoreksi, Soroti Dinamika Pasar Saham dan Kripto

Tim Editor, 20/10/2026

Jakarta, 20 Oktober 2026 — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat pada perdagangan Selasa (20/10), setelah mengalami tekanan tajam akibat kekhawatiran pasar terhadap rencana Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengubah klasifikasi pasar saham Indonesia. Di sisi lain, harga Bitcoin terkoreksi di tengah tekanan makroekonomi global yang turut mempengaruhi pasar aset kripto.

Berdasarkan laporan Reuters, IHSG sebelumnya anjlok 11,6% pada Jumat (16/10) dan kembali melemah lebih dari 5% pada Senin (19/10). Tekanan tersebut muncul setelah MSCI menyatakan sedang mempertimbangkan perubahan status pasar saham Indonesia dari emerging market menjadi standalone market, dengan mempertimbangkan persoalan transparansi kepemilikan saham dan penegakan aturan di pasar modal.

Sementara itu, Bitcoin melemah 0,69% dalam 24 jam ke US$81.982,85. Koreksi ini sejalan dengan pelemahan pasar kripto secara keseluruhan, yang dipengaruhi kekhawatiran inflasi, tingginya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat, serta arus keluar dana dari produk exchange-traded fund (ETF) Bitcoin.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai pergerakan kedua pasar tersebut menunjukkan bahwa volatilitas merupakan bagian dari dinamika investasi. Namun, di balik pergerakan harga jangka pendek, setiap kelas aset memiliki karakteristik dan potensi yang perlu dipahami secara menyeluruh.

“Volatilitas tidak hanya terjadi di pasar kripto, tetapi juga di pasar saham. Pergerakan harga dipengaruhi banyak faktor, mulai dari kondisi makroekonomi dan arus modal hingga sentimen serta kepercayaan investor. Karena itu, penting untuk melihat setiap kelas aset secara objektif, memahami risikonya, dan tidak hanya berfokus pada pergerakan harga dalam jangka pendek,” kata Yudho.

Pasar Saham dan Kripto Memiliki Dinamika Berbeda

Di pasar saham Indonesia, perkembangan evaluasi MSCI menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi sentimen investor. Perubahan klasifikasi berpotensi mempengaruhi daya tarik saham domestik bagi investor global, sehingga reformasi transparansi dan penguatan tata kelola menjadi penting untuk memulihkan kepercayaan pasar.

Rebound IHSG pada Selasa menjadi sinyal pemulihan setelah tekanan jual dalam dua sesi sebelumnya. Meski demikian, penguatan tersebut belum otomatis menghilangkan ketidakpastian terkait keputusan MSCI dan dampaknya terhadap arus modal asing.

Sementara itu, koreksi Bitcoin mencerminkan kehati-hatian investor terhadap aset berisiko di tengah ketidakpastian ekonomi global. Data yang tersedia menunjukkan ETF Bitcoin AS mencatat arus keluar bersih sebesar US$228,4 juta pada periode 12–16 Oktober 2026. Meski turun sekitar 66,4% dibandingkan pekan sebelumnya, arus dana tersebut masih menunjukkan bahwa permintaan institusional belum sepenuhnya pulih.

Bitcoin juga menghadapi resistensi di sekitar US$83.000, sementara level US$80.600 menjadi salah satu area dukungan yang diperhatikan pelaku pasar. Perkembangan inflasi AS dan keputusan suku bunga The Fed pada 28 Oktober turut menjadi faktor yang berpotensi mempengaruhi arah pasar kripto.

Menurut Yudho, perbedaan pergerakan tersebut tidak serta-merta menunjukkan bahwa satu kelas aset lebih unggul daripada yang lain. Pasar saham memiliki peran dalam mendukung pembiayaan perusahaan dan pertumbuhan ekonomi, sedangkan aset kripto menghadirkan inovasi berbasis teknologi blockchain yang terus berkembang.

Potensi Kripto untuk Ekosistem Keuangan Indonesia

Di tengah tantangan yang dihadapi pasar saham, industri kripto berpotensi membuka ruang pertumbuhan baru melalui pengembangan infrastruktur blockchain, aplikasi keuangan digital, dan tokenisasi aset dunia nyata atau real-world assets (RWA). Inovasi tersebut dapat memperluas pilihan instrumen keuangan dan menghadirkan pendekatan baru terhadap akses serta pengelolaan aset.

“Indonesia memiliki peluang untuk memperkuat pasar modal sekaligus mengembangkan industri aset digital secara bertanggung jawab. Keduanya tidak harus dipertentangkan. Dengan regulasi yang jelas, tata kelola yang baik, dan perlindungan konsumen yang kuat, inovasi keuangan digital dapat menjadi bagian dari perkembangan ekosistem keuangan nasional,” jelas Yudho.

Meski memiliki potensi, aset kripto tetap mengandung risiko, termasuk fluktuasi harga yang tinggi dan sensitivitas terhadap perubahan likuiditas serta kebijakan moneter global. Karena itu, pertumbuhan industri perlu berjalan beriringan dengan peningkatan literasi keuangan dan pemahaman investor terhadap risiko.

FLOQ memandang penguatan kepercayaan investor dan pengembangan inovasi keuangan sebagai dua aspek penting bagi masa depan industri. Di tengah volatilitas pasar saham maupun kripto, pemahaman terhadap karakteristik setiap aset, diversifikasi sesuai profil risiko, dan konsistensi tata kelola menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem investasi yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA


Recent Posts

  • ITE Business Session at Trade Expo Indonesia 2026 Unlocking the Way for Indonesian Exporters to the Russian and Eurasian Markets
  • Membawa Kehangatan ke Kota Pahlawan, Scandia Hadir di PRJ Surabaya 2026
  • Prudential Syariah Dukung Syariah Financial Fair OJK di Aceh, Perkuat Literasi Keuangan Syariah dan Buka Peluang bagi UMKM
  • Global Millennial Model United Nations 2026 Edisi Ke-22 Kembali Sukses: Lebih dari 1.200 Delegasi dari 12 Negara Perkuat Diplomasi Pemuda
  • Telkom Siapkan Percepatan Buyback untuk Mendukung Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham

Recent Comments

  1. Norvin Tinambacan on Carziqo Expands Autonomous Delivery Operations With A-DS Series Rollout in Phoenix
  2. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  3. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes