Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Perlukah Menyiapkan Dana Darurat Sejak Usia 20-an?

Perlukah Menyiapkan Dana Darurat Sejak Usia 20-an?

Tim Editor, 29/08/2026

Memasuki usia 20-an biasanya mulai ada banyak keputusan finansial yang perlu dipikirkan. Mulai dari membangun karier, tinggal mandiri, membantu keluarga, sampai menyiapkan berbagai kebutuhan di masa depan.

Di tengah berbagai kebutuhan tersebut, ada satu hal yang sering terlupakan, yaitu dana darurat. Padahal, pengeluaran tidak terduga bisa muncul kapan saja. Mulai dari kehilangan sumber penghasilan, perbaikan kendaraan, sampai kebutuhan mendesak lainnya.

Lalu, dana darurat berapa yang ideal untuk disiapkan? Apakah harus langsung dalam jumlah besar? Dan dana darurat berapa persen dari gaji yang sebaiknya disisihkan setiap bulan?

Yuk, pahami cara menghitung dan menyiapkannya sejak usia 20-an.

Kenapa Dana Darurat Penting Disiapkan Sejak Usia 20-an?

Usia 20-an bisa menjadi periode ketika kondisi keuangan mulai terbentuk. Penghasilan mungkin masih berkembang, sementara kebutuhan juga mulai bertambah.

Menyiapkan dana darurat sejak awal membantu memberikan ruang ketika ada pengeluaran yang tidak masuk dalam anggaran bulanan. Kamu tidak harus langsung memiliki dana dalam jumlah besar. Kebiasaan menyisihkan uang secara rutin dapat menjadi langkah awal.

Misalnya, seseorang baru mulai bekerja dengan penghasilan Rp5 juta per bulan. Daripada menunggu sampai memiliki penghasilan lebih besar, sebagian pendapatan dapat mulai dialokasikan untuk dana darurat.

Semakin awal kebiasaan tersebut dibangun, semakin panjang waktu yang tersedia untuk mencapai target.

Dana Darurat Berapa yang Ideal?

Pertanyaan dana darurat berapa sebenarnya tidak memiliki satu jawaban untuk semua orang. Jumlahnya bergantung pada kondisi dan tanggungan masing-masing.

Salah satu cara sederhana adalah menghitung berdasarkan pengeluaran rutin bulanan, bukan berdasarkan penghasilan.

Misalnya, kebutuhan rutin kamu mencapai Rp4 juta per bulan. Jika target dana darurat adalah enam kali pengeluaran bulanan, jumlah yang perlu disiapkan adalah:

Rp4 juta × 6 = Rp24 juta

Artinya, target dana darurat dalam contoh tersebut adalah Rp24 juta.

Kamu dapat menyesuaikan target berdasarkan kondisi seperti status pekerjaan, jumlah tanggungan, kestabilan penghasilan, dan kebutuhan rutin.

Dana Darurat Berapa Kali Gaji?

Istilah dana darurat berapa kali gaji cukup sering digunakan karena mudah dipahami. Namun, menggunakan pengeluaran bulanan sebagai dasar perhitungan dapat memberikan gambaran yang lebih relevan mengenai kebutuhan dana saat kondisi darurat.

Sebagai contoh, seseorang memiliki gaji Rp8 juta per bulan, tetapi kebutuhan rutinnya hanya Rp5 juta. Jika menggunakan enam kali pengeluaran, target dana daruratnya adalah:

Rp5 juta × 6 = Rp30 juta

Jadi, jangan hanya melihat berapa kali gaji yang ingin dikumpulkan. Hitung juga berapa kebutuhan dasar yang harus tetap berjalan ketika pemasukan terganggu.

Dana Darurat Berapa Persen dari Gaji?

Lalu, dana darurat berapa persen dari gaji yang sebaiknya disisihkan?

Tidak ada persentase tunggal yang wajib digunakan. Kamu bisa menentukan nominal berdasarkan kemampuan dan kondisi keuangan.

Misalnya, kamu memperoleh penghasilan Rp6 juta per bulan dan memilih menyisihkan 10% untuk dana darurat.

Rp6 juta × 10% = Rp600 ribu

Dengan menyisihkan Rp600 ribu setiap bulan, kamu dapat membangun dana darurat secara bertahap.

Kalau kondisi keuangan memungkinkan, persentasenya bisa lebih besar. Kalau penghasilan masih terbatas, nominal yang lebih kecil tetap dapat menjadi awal.

Asalkan, dana tersebut memang dialokasikan secara khusus dan tidak mudah digunakan untuk kebutuhan konsumtif.

Dana Darurat Berapa Persen yang Perlu Disiapkan Setiap Bulan?

Pertanyaan dana darurat berapa persen sebaiknya dipisahkan menjadi dua hal: target total dana dan jumlah yang disisihkan setiap bulan.

Target total menunjukkan berapa dana yang ingin dikumpulkan. Sementara alokasi bulanan menentukan seberapa cepat target tersebut tercapai.

Contohnya:

Target dana darurat: Rp24 juta

Alokasi setiap bulan: Rp1 jutaPerkiraan waktu: 24 bulan

Dengan cara ini, target terasa lebih mudah dikelola karena kamu memiliki angka dan jangka waktu yang jelas.

Bagaimana Menyiapkan Dana Darurat di Usia 20-an?

Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan.

1. Hitung Pengeluaran Wajib

Catat kebutuhan yang tetap harus dibayar setiap bulan, seperti tempat tinggal, makanan, transportasi, tagihan, dan kebutuhan penting lainnya.

2. Tentukan Target

Gunakan pengeluaran bulanan sebagai dasar untuk menentukan target dana darurat.

3. Sisihkan di Awal

Begitu menerima penghasilan, langsung alokasikan dana yang sudah ditentukan. Cara ini membantu menghindari situasi ketika uang sudah habis digunakan sebelum sempat disisihkan.

4. Pisahkan dari Uang Belanja

Dana darurat sebaiknya ditempatkan pada instrumen yang sesuai dengan kebutuhan akses dana. Tujuannya agar dana tersebut tetap tersedia ketika benar-benar diperlukan.

5. Isi Kembali Setelah Digunakan

Kalau dana darurat terpakai, jangan lupa membangun kembali jumlahnya agar perlindungan finansial tetap tersedia.

Apakah Dana Darurat Bisa Disimpan di Deposito?

Dana darurat membutuhkan pertimbangan khusus karena salah satu karakteristik utamanya adalah harus tersedia ketika dibutuhkan.

Karena itu, tidak semua dana darurat harus ditempatkan pada satu jenis instrumen. Dana yang kemungkinan besar dibutuhkan segera sebaiknya mempertimbangkan akses dan ketentuan pencairannya.

Deposito FLEXI di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce dapat menjadi salah satu pilihan untuk menempatkan sebagian dana yang ingin tetap memiliki fleksibilitas pencairan. Deposito FLEXI dapat dicairkan sebelum jatuh tempo tanpa penalti. Jika dicairkan sebelum jatuh tempo, bunga yang diterima adalah 2% per tahun sesuai ketentuan produk.

Karena dana darurat perlu tersedia ketika dibutuhkan, pertimbangkan kebutuhan likuiditas sebelum menempatkan dana. Kamu juga tidak harus menempatkan seluruh dana darurat dalam satu produk.

Kenapa Mulai dari Usia 20-an?

Membangun dana darurat membutuhkan waktu. Dengan mulai lebih awal, kamu tidak perlu mengejar nominal besar dalam waktu singkat.

Misalnya, target dana darurat kamu Rp24 juta. Jika baru mulai menyisihkan ketika sudah memiliki banyak kebutuhan, target tersebut mungkin terasa lebih berat. Sebaliknya, jika sudah terbiasa menyisihkan sebagian penghasilan sejak awal bekerja, prosesnya dapat dilakukan secara bertahap.

Kebiasaan ini juga membantu membentuk pola pengelolaan uang yang lebih teratur.

Jadi, Dana Darurat Berapa yang Perlu Disiapkan?

Tidak ada angka yang sama untuk semua orang. Untuk menentukan dana darurat berapa, mulai dengan menghitung pengeluaran rutin dan kondisi finansialmu.

Bagi kamu yang masih berusia 20-an, tidak perlu menunggu sampai kondisi finansial terasa sempurna untuk mulai. Tentukan target yang realistis, sisihkan secara rutin, dan evaluasi sesuai perubahan kondisi keuangan.

***

Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing penyedia layanan. Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) sebelum membuka deposito. 

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,75% per tahun.

Jika ingin mulai menggunakan Deposito FLEXI, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Deposito FLEXI di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA


Recent Posts

  • Dari Keluarga, untuk Generasi Esok PT Pelindo Sinergi Lokaseva Perluas Program Pelita di Jakarta
  • 2026 High-Performing Local Government Appreciation Batch II Regional Java–Bali: Indonesia Ministry of Home Affairs Grants Performance Incentives and Promotes Inter-Regional Solidarity
  • Perlukah Menyiapkan Dana Darurat Sejak Usia 20-an?
  • Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Batch II Regional Jawa–Bali: Mendorong Pemerintah Daerah Terus Berinovasi dan Memperluas Praktik Baik
  • Carziqo Launches Phased Operations of ER-MX Driverless Ride-Hailing Fleet in Dallas

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes