Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Emas Bergerak Melemah, Level 4.483 Jadi Area Penting

Emas Bergerak Melemah, Level 4.483 Jadi Area Penting

Tim Editor, 26/05/2026

Harga emas dunia diperkirakan masih berada dalam tekanan pada perdagangan hari Selasa (26/5). Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai pergerakan XAU/USD masih menunjukkan kecenderungan melemah setelah harga gagal menembus area resistance penting dalam beberapa hari terakhir.

Dalam analisis teknikal pada timeframe daily, harga emas masih bergerak di bawah area Moving Average (MA) 21 dan MA 50. Kedua indikator tersebut saat ini menjadi area penahan kenaikan harga atau dynamic resistance yang cukup kuat. Kondisi ini memperlihatkan bahwa tenaga beli di pasar masih belum cukup besar untuk membalikkan arah tren utama.

Menurut Geraldo Kofit, selama harga emas masih berada di bawah area tersebut, tekanan bearish atau tekanan turun diperkirakan masih akan mendominasi pergerakan pasar. Artinya, peluang pelemahan harga dalam jangka pendek hingga menengah masih cukup terbuka.

Pergerakan harga emas pada perdagangan sebelumnya juga terlihat cenderung minim volatilitas. Pasar bergerak lebih tenang karena tidak adanya rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat yang biasanya mampu memicu pergerakan besar pada harga emas maupun dolar AS.

Minimnya sentimen baru membuat pelaku pasar cenderung lebih berhati-hati. Banyak investor memilih menunggu kepastian arah pasar sebelum kembali mengambil posisi besar. Dalam kondisi seperti ini, tekanan jual perlahan kembali mendominasi perdagangan.

Selain itu, secara teknikal harga emas juga masih memiliki peluang untuk menutup gap yang terbentuk pada awal pekan. Gap merupakan selisih harga yang muncul saat pembukaan pasar dibandingkan dengan penutupan sebelumnya. Dalam banyak kondisi, pasar sering bergerak kembali untuk menutup area gap tersebut sebelum menentukan arah pergerakan selanjutnya.

Dengan kondisi yang ada saat ini, harga emas diperkirakan masih berpotensi turun menuju area support pertama di level 4.483. Area tersebut menjadi titik penting yang akan diperhatikan pasar untuk melihat apakah harga mampu bertahan atau justru melanjutkan penurunan lebih dalam.

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap harga emas juga masih cukup kuat akibat ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga Amerika Serikat. Investor masih memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi dalam waktu yang lebih lama.

Ekspektasi tersebut membuat dolar AS tetap bergerak kuat. Ketika dolar menguat, harga emas biasanya menjadi lebih mahal bagi investor global sehingga permintaan cenderung menurun. Kondisi inilah yang menjadi salah satu faktor utama yang menekan harga emas dalam beberapa waktu terakhir.

Selain penguatan dolar AS, tingginya imbal hasil obligasi pemerintah AS juga menjadi beban tambahan bagi emas. Banyak investor lebih tertarik pada instrumen berbasis yield karena dianggap mampu memberikan keuntungan lebih stabil dibandingkan emas yang tidak memiliki imbal hasil tetap.

Di sisi lain, pasar juga masih menunggu perkembangan terbaru terkait data inflasi dan tenaga kerja Amerika Serikat. Kedua data tersebut menjadi perhatian utama karena dapat memengaruhi arah kebijakan Federal Reserve ke depan.

Jika data ekonomi AS masih menunjukkan kondisi yang kuat, maka peluang The Fed mempertahankan suku bunga tinggi akan semakin besar. Situasi ini dapat kembali memperkuat dolar AS dan memberi tekanan tambahan terhadap emas.

Namun demikian, pelaku pasar tetap perlu mewaspadai potensi perubahan sentimen sewaktu-waktu. Jika muncul sinyal perlambatan ekonomi atau pernyataan dovish dari The Fed, maka harga emas berpeluang mendapatkan dorongan positif.

Secara keseluruhan, kombinasi antara tekanan teknikal dan faktor fundamental masih membuat harga emas bergerak dalam tren bearish. Selama belum ada sentimen besar yang mampu mengangkat harga kembali di atas area resistance penting, peluang penurunan menuju level support 4.483 masih cukup terbuka.

Karena itu, investor disarankan tetap berhati-hati dan memperhatikan perkembangan pasar global, khususnya terkait arah suku bunga AS, pergerakan dolar, dan sentimen ekonomi dunia yang dapat memengaruhi harga emas dalam waktu dekat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • 5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
  • Case Valker Luggage Gains Momentum Among Malaysian Travelers with Durable, TSA-Approved Designs
  • Carziqo Launches ER-BX Autonomous Ride-Hailing Operations in San Francisco
  • Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
  • SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator

Recent Comments

  1. Norvin Tinambacan on Carziqo Expands Autonomous Delivery Operations With A-DS Series Rollout in Phoenix
  2. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  3. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes