Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Krakatau Steel Dorong Kehadiran Negara Hadapi Distorsi Pasar Baja Global

Krakatau Steel Dorong Kehadiran Negara Hadapi Distorsi Pasar Baja Global

Tim Editor, 24/02/2026

Jakarta, 24 Pebruari 2026 – Struktur pasar baja global kian menunjukkan ketimpangan yang sistemik. Konsentrasi pasokan bahan baku di sisi hulu, kelebihan kapasitas produksi di berbagai negara, serta intervensi kebijakan yang agresif telah menjauhkan industri baja dari asumsi persaingan yang setara. Dalam kondisi ini, mekanisme pasar murni tidak lagi cukup untuk menjaga keberlanjutan industri nasional.

Pengamat Industri
Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji dari Steel & Mining Insights
menegaskan bahwa dominasi segelintir perusahaan tambang global atas pasokan
bijih besi telah melemahkan posisi tawar produsen baja di banyak negara.
“Ketika struktur pasar global terdistorsi, sikap negara yang sepenuhnya pasif
justru berisiko membiarkan industri domestik tergerus secara struktural,” tulis
Widodo.

Pembelajaran Global: Konsolidasi
sebagai Instrumen Kebijakan
 

Widodo
menyoroti langkah Pemerintah Tiongkok membentuk China Mineral Resources Group
(CMRG) sebagai respons kebijakan terhadap kegagalan mekanisme pasar dalam
menghadapi dominasi tambang global. Melalui konsolidasi pengadaan bahan baku
strategis, Tiongkok berupaya mengoreksi ketimpangan posisi tawar yang selama
ini membebani industri bajanya. 

Kebijakan
tersebut, menurut Widodo, bukan untuk menggantikan mekanisme pasar, melainkan
mengoreksi kegagalan pasar yang bersifat struktural. Pengalaman ini menjadi
rujukan penting bagi negara-negara lain dalam merumuskan kebijakan daya saing
industri yang lebih kontekstual. 

Tantangan Industri Baja Nasional 

Dalam
konteks Indonesia, tekanan struktural industri baja tidak hanya datang dari
sisi bahan baku, tetapi juga dari derasnya arus impor produk baja yang
terdistorsi. Kondisi ini menekan utilisasi kapasitas industri dalam negeri,
melemahkan kepastian pasar, serta meningkatkan risiko investasi jangka panjang. 

Widodo
menilai bahwa persoalan daya saing industri nasional tidak dapat disederhanakan
sebagai masalah efisiensi perusahaan semata. Tanpa penataan struktur pasar,
perbaikan internal hanya akan memberikan dampak yang terbatas.

Krakatau Steel: Negara Hadir
Jaga Ketahanan Industri

PT
Krakatau Steel (Persero)/Tbk. Krakatau Steel Group memandang pentingnya
kehadiran negara yang presisi dalam menata struktur pasar baja nasional sebagai
bagian dari upaya mewujudkan kemandirian industri, sejalan dengan Asta Cita
Presiden Republik Indonesia.

Direktur
Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa
industri baja nasional membutuhkan persaingan pasar yang sehat agar mampu
tumbuh berkelanjutan.

“Penataan
pasar domestik dan pengelolaan arus impor baja yang terukur menjadi kunci untuk
menjaga ketahanan industri nasional dan memastikan industri baja Indonesia
mampu bersaing secara sehat,” ujar Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai
Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman
Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Menata Arah Kebijakan Baja ke
Depan

Krakatau
Steel Group menilai bahwa pengalaman internasional, termasuk kebijakan
Tiongkok, tidak perlu ditiru secara mekanis. Namun, logika kebijakan di
baliknya, yakni kehadiran negara untuk mengoreksi distorsi pasar, relevan untuk
Indonesia.

Melalui
kebijakan yang selektif, terukur, dan berbasis diagnosis struktural, penataan
pasar baja nasional diharapkan mampu mencegah limpahan impor yang tidak sehat
sekaligus memperkuat fondasi industri baja nasional sebagai sektor strategis
pembangunan ekonomi Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • XRP Power Launches Advanced Cloud Computing Platform to Simplify Blockchain Participation
  • Penghasilan Naik Turun? Begini Cara Menjaga Tagihan Tetap Terbayar
  • Dorong Kualitas Layanan Publik, Kemendagri Bentuk Tim Kerja Insentif Apresiasi Kinerja Pemda 2026 Kategori Akses Pendidikan
  • Perkuat Kualitas Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenenance Laksanakan Preservasi Ruas Tol Jakarta–Tangerang
  • Carziqo Says ER-BX Autonomous Ride-Hailing Vehicles Begin Operations in Austin

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes