. . .

Dorong Ekonomi Lokal di Kediri, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan yang Lebih Dekat

Kediri, 13 Februari 2026 – Di tengah denyut aktivitas ekonomi yang terus bergerak, Kota Kediri menunjukkan ketangguhannya sebagai salah satu pusat industri dan perdagangan di Jawa Timur. Pada tahun 2024, perekonomian Kota Kediri tumbuh 3,43 persen, dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp168,75 triliun. Struktur ekonomi daerah ini didominasi oleh industri pengolahan dengan kontribusi 79,64 persen, menegaskan peran strategis Kediri dalam menopang pertumbuhan ekonomi regional.

Pertumbuhan tersebut turut tercermin dari meningkatnya mobilitas dan aktivitas masyarakat. Sektor transportasi dan pergudangan mencatat pertumbuhan tertinggi dari sisi produksi sebesar 10,43 persen, sementara dari sisi pengeluaran, konsumsi Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) tumbuh 11,48 persen. Dinamika ini menunjukkan kebutuhan yang semakin besar terhadap dukungan pembiayaan yang sehat, adaptif, dan berkelanjutan guna menopang aktivitas usaha di daerah.

Lebih dari sekadar pusat ekonomi, Kediri juga memiliki kekayaan budaya yang membentuk karakter masyarakatnya. Perpaduan pengaruh Hindu, Buddha, dan Islam yang berakulturasi dengan kearifan lokal menciptakan mozaik budaya yang dinamis dan menjadi fondasi sosial bagi pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Menangkap potensi tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, memperkuat kehadirannya di wilayah Kediri. Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan yang digelar pada 13 Februari 2026 di Kantor Cabang (KC) BRI Finance Kediri, berlokasi di Jl. Soekarno Hatta No.81B, Tepus, Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, yang dihadiri oleh Pimpinan Cabang (Pinca) BRI, Area Head BRI, rekanan dealer dan perusahaan asuransi, serta perwakilan perusahaan anak BRI Group setempat sebagai bentuk sinergi dalam memperluas akses pembiayaan formal di daerah.

Direktur Bisnis BRI Finance, Primartono Gunawan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa penguatan operasional di Kediri merupakan bagian dari strategi bisnis jangka panjang perusahaan sebagai single gateway auto loan BRI Group dalam mendukung pertumbuhan dunia usaha di daerah.

“Kehadiran BRI Finance bukan hanya untuk memperluas jaringan layanan, tetapi juga untuk memperkuat kapabilitas pembiayaan bagi segmen korporasi, dealer, dan UMKM yang menjadi tulang punggung geliat usaha lokal. Strategi single gateway auto loan BRI Group yang kami bawa bertujuan sebagai solusi pembiayaan yang relevan, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan pasar,” ujar Primartono.

Lebih lanjut, Primartono menegaskan pentingnya peran pembiayaan formal dalam menjaga keberlanjutan ekosistem bisnis daerah, seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang terus berkembang. “BRI Finance percaya bahwa dukungan pembiayaan formal yang tepat mampu mempercepat pertumbuhan korporasi dan pelaku usaha mikro, sekaligus membuka akses modal yang sehat. Ini penting agar ekosistem bisnis di daerah tidak hanya tumbuh, tetapi berkembang secara berkelanjutan,” tambahnya.

Dengan dukungan sinergi BRI Group serta kolaborasi bersama mitra dealer dan perusahaan asuransi, BRI Finance optimistis kehadirannya di Kediri dapat memberikan kontribusi nyata bagi penguatan ekosistem pembiayaan daerah, mendorong pertumbuhan sektor industri dan perdagangan, serta mendukung pembangunan ekonomi lokal yang inklusif dan berdaya saing.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES