Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Tinjau Runtuhan Tebing di Aceh Tengah, Menteri Dody Instruksikan Penanganan Komprehensif Sesuai Arahan Presiden

Tinjau Runtuhan Tebing di Aceh Tengah, Menteri Dody Instruksikan Penanganan Komprehensif Sesuai Arahan Presiden

Tim Editor, 11/02/2026

ACEH, Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, meninjau langsung lokasi runtuhan tebing di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, pada Jumat (6/2). Kunjungan kerja ini merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk memastikan penanganan bencana di wilayah tersebut dilakukan secara komprehensif dan terintegrasi.

Dalam peninjauan tersebut, Menteri Dody menegaskan bahwa fokus
penanganan tidak boleh hanya terpaku pada titik longsoran semata. Penanganan
harus menyentuh akar masalah dan faktor pemicu di sekitar kawasan, termasuk
pengendalian aliran air dan stabilitas kondisi geologi.

“Saya hari ini spesifik berkunjung ke Aceh Tengah karena ada
arahan dari Pak Presiden Prabowo melalui Pak Seskab agar penanganannya lebih
bersifat komprehensif. Ada beberapa item yang akan kita kerjakan, mulai
dari grouting, penanganan sungai, sampai penguatan di beberapa
titik. Mesti kita lakukan penanganan cepat,” ujar Menteri Dody di lokasi
peninjauan.

Berdasarkan hasil observasi lapangan, kawasan runtuhan dinilai
belum sepenuhnya aman. Menteri Dody mengungkapkan adanya indikasi pergerakan
air di bawah permukaan tanah yang berpotensi memperbesar skala runtuhan jika
tidak segera ditangani secara teknis.

“Saya minta pekerjaan fisiknya segera dilakukan, karena tadi
saat kita meninjau, terasa ada getaran. Artinya area ini memang belum 100
persen secure (aman). Di bawah ini masih ada pergerakan air
dan itu harus kita hentikan,” tegasnya.

Kementerian PU mencatat keberadaan dua jalur jalan alternatif (detour)
di sekitar lokasi bencana. Jalur detour pertama memiliki
panjang sekitar 1,2 km, sedangkan jalur kedua mencapai 5,2 km. Menteri Dody
menekankan prioritas untuk menyelamatkan jalur detour pertama
agar tidak mengalami kerusakan lebih lanjut dan tetap dapat difungsikan.

“Kita punya detour kedua yang lebih panjang,
tapi saya harapkan detour pertama ini tidak runtuh. Tinggal
sekitar 80 meter lagi yang harus kita selamatkan, makanya saya arahkan agar
pekerjaan bisa langsung dilakukan dengan cepat,” imbuh Menteri Dody.

Secara teknis, penanganan akan dilaksanakan oleh Balai Pelaksanaan
Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Direktorat Jenderal Bina Marga. Langkah-langkah
strategis yang disiapkan meliputi pengendalian aliran Sungai Pasangan agar
tidak melimpas ke area longsoran, serta penutupan dan penguatan area gua yang
terindikasi menjadi jalur masuknya air ke bawah badan jalan.

“Dari kajian bersama Kementerian PU dan Universitas Syiah
Kuala, terindikasi ada sisipan air sungai yang masuk ke sini. Di dekat sungai
kita akan tutup alirannya, lalu di antara gua dan jalan detour kita
lakukan grouting supaya air tidak masuk dan tidak memperparah
kondisi,” jelasnya.

Selain aspek keselamatan infrastruktur, percepatan penanganan ini
dinilai krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi lokal. Kawasan sekitar lokasi
runtuhan diketahui merupakan sentra perkebunan cabai berskala besar. Menteri
Dody mengingatkan bahwa keterlambatan penanganan dapat berdampak pada
distribusi logistik pertanian.

“Kalau ini sampai melebar lagi, akan muncul masalah baru,
termasuk gangguan produksi pertanian dan potensi inflasi. Makanya saya minta
ini dikerjakan cepat supaya runtuhan tidak semakin melebar,” kata Menteri
Dody.

Kementerian PU berkomitmen untuk terus melakukan pengamanan
kawasan dan melaksanakan rencana penanganan secara bertahap. Keselamatan,
kualitas konstruksi, dan keberlanjutan fungsi jalan menjadi prioritas utama
dalam penyelesaian masalah ini.

“Jadi karena banyak pekerjaan, pasti akan perlu waktu. Namun
harapannya memang segera selesai secepat-cepatnya, tapi kualitas harus tetap
kita jaga. Supaya apapun yang kita kerjakan hari ini, dapat bertahan lama
hingga di masa mendatang,” tandas Menteri Dody.

 Program kerja
ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam
menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Petugas LRT Jabodebek Gagalkan Upaya Pencurian Kabel Grounding di Stasiun Cawang
  • How Much Is Your Land Really Worth? A Philippine Tool Now Estimates It From BIR Values and Market Data
  • XRPPower Advances AI-Powered Digital Asset Services With a Focus on Smarter User Experience
  • VRITIMES เข้าร่วมงาน Cyber Revolution Summit Thailand 2026 ยกระดับการสื่อสารดิจิทัลสำหรับอุตสาหกรรมไซเบอร์เซคเคียวริตี้
  • City lockboxes to get the axe

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes