Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Tekanan Global Masih Dominan, XAU/USD Berisiko Lanjutkan Koreksi

Tekanan Global Masih Dominan, XAU/USD Berisiko Lanjutkan Koreksi

Tim Editor, 02/02/2026

Harga emas dunia (XAU/USD) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih berada dalam fase tekanan, seiring menguatnya sentimen negatif dari faktor fundamental dan teknikal global. Analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh Andy Nugraha, selaku analis, menegaskan bahwa pergerakan emas saat ini menunjukkan kecenderungan bearish yang semakin solid, sehingga potensi koreksi lanjutan masih terbuka dalam jangka pendek.

Pada perdagangan akhir pekan lalu, harga emas tercatat mengalami penurunan tajam, bahkan sempat merosot hampir 10% dan jatuh ke bawah level psikologis US$4.900. Pelemahan ini terjadi setelah pasar merespons perkembangan politik dan kebijakan moneter Amerika Serikat, khususnya setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan pilihannya untuk calon Ketua Federal Reserve. Sentimen tersebut diperkuat oleh data inflasi AS yang masih berada di level tinggi, sehingga memperkuat keputusan The Fed untuk mempertahankan suku bunga acuannya tetap stabil. Kondisi ini membuat daya tarik emas sebagai aset lindung nilai jangka pendek melemah, mengingat investor kembali melirik aset berbunga sebagai alternatif investasi.

Memasuki awal pekan, tekanan terhadap harga emas belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Pada sesi awal Asia hari Senin, XAU/USD kembali tertekan hingga ke area sekitar US$4.780, melanjutkan tren penurunan setelah sempat mencetak rekor tertinggi pada pekan sebelumnya. Stabilitas politik di Amerika Serikat menjadi salah satu faktor utama yang menekan pergerakan emas, terutama setelah muncul laporan bahwa Kevin Warsh akan dinominasikan sebagai Ketua The Fed. Figur ini dipandang sebagai kandidat yang relatif moderat dan aman, sehingga kekhawatiran pasar terhadap potensi intervensi politik dalam kebijakan moneter AS mulai berkurang.

Andy Nugraha menjelaskan bahwa dari sisi teknikal, struktur pergerakan harga emas saat ini menunjukkan penguatan tren turun. Kombinasi pola candlestick dan indikator Moving Average mengindikasikan bahwa tekanan jual masih mendominasi pasar. Secara teknis, XAU/USD masih bergerak fluktuatif di sekitar area psikologis US$5.000, namun belum mampu membentuk sinyal pembalikan arah yang kuat. “Selama harga tidak mampu bertahan dan kembali menguat di atas area resistensi penting, maka peluang pelemahan lanjutan masih terbuka cukup lebar,” jelas Andy.

Untuk proyeksi pergerakan hari ini, Dupoin Futures memetakan dua skenario utama. Jika tekanan bearish berlanjut secara konsisten, maka harga emas berpotensi melanjutkan penurunan menuju area support di kisaran level 4.594. Area ini menjadi titik teknikal penting yang berpotensi menjadi target penurunan jangka pendek. Sebaliknya, apabila harga gagal menembus level tersebut dan terjadi koreksi teknikal, maka peluang kenaikan terdekat diperkirakan berada di sekitar area 4.584 sebagai resistance awal.

Dari sisi fundamental, perhatian pelaku pasar juga tertuju pada rilis data ekonomi Amerika Serikat, termasuk laporan Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur ISM yang berpotensi memengaruhi sentimen pasar. Selain itu, data inflasi produsen AS yang dirilis Biro Statistik Tenaga Kerja menunjukkan tekanan inflasi masih bertahan. Indeks Harga Produsen (PPI) Desember tercatat naik 3% secara tahunan, sementara PPI inti meningkat menjadi 3,3%, melampaui ekspektasi konsensus pasar. Data ini mengindikasikan bahwa tekanan biaya di sektor produksi masih cukup tinggi, sehingga ruang pelonggaran kebijakan moneter dalam waktu dekat menjadi lebih terbatas.

Meski sentimen negatif mendominasi, faktor geopolitik tetap menjadi variabel penting yang dapat menahan tekanan penurunan harga emas. Ketegangan yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah, termasuk meningkatnya tensi antara Amerika Serikat dan Iran, berpotensi mendorong kembali permintaan terhadap aset safe haven seperti emas. Oleh karena itu, volatilitas pergerakan XAU/USD diperkirakan tetap tinggi.

Andy Nugraha menekankan bahwa dalam kondisi pasar saat ini, investor dan trader perlu mengedepankan manajemen risiko yang disiplin serta memperhatikan kombinasi faktor teknikal dan fundamental. Dengan dominasi tren bearish yang masih kuat, pergerakan emas hari ini diproyeksikan tetap sensitif terhadap rilis data ekonomi, pernyataan pejabat bank sentral, serta perkembangan geopolitik global yang dapat dengan cepat mengubah arah sentimen pasar.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Menguatkan Semangat Kemanusiaan, NHM Menerjunkan Tim ERT Bantu Warga Terdampak Gempa M7,7 di Manggarai NTT
  • Spasium Ungkap Alasan Banyak Sculpture Arsitektural Gagal Diwujudkan
  • Sambut HUT ke-81 RI, BRI BO Pantai Indah Kapuk Semarakkan Kantor dengan Dekorasi Nuansa Merah Putih
  • Perkenalkan Layanan KA YIA PSO, KAI Bandara Kembali Hadirkan “Teman Istimewa” Bersama Difabelzone
  • Harga Emas Masih Volatil, Dupoin Futures Soroti Risiko Koreksi XAU/USD

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes