
Kunjungan jajaran Komisaris KAI memperkuat pengawasan, tata kelola, dan kesiapan sistem operasional LRT Jabodebek guna menjaga keandalan layanan publik bagi masyarakat Jabodebek.
Jajaran Komisaris PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan kunjungan kerja ke Divisi LRT Jabodebek sebagai bagian dari pengawasan strategis untuk memastikan keandalan operasional, keselamatan perjalanan, dan kualitas layanan publik bagi masyarakat Jabodebek. Penguatan pengawasan ini dilakukan seiring dengan operasional LRT Jabodebek yang berjalan setiap hari dengan sistem kendali terpusat dan prosedur keselamatan berlapis untuk menjaga layanan tetap stabil dan andal bagi pengguna.
Kunjungan yang berlangsung pada Selasa (27/1) di Kantor LRT Jabodebek tersebut dihadiri Komisaris Independen KAI Arnantro, Endang Tirtana, dan Raizal Arifin, serta Komisaris Purnomo Sucipto, Diah Natalisa, dan I Wayan Sugiri. Agenda mencakup evaluasi kinerja, penguatan tata kelola, serta kesiapan sistem operasional pendukung layanan yang meliputi kunjungan ke Depo Light Maintenance, Heavy Maintenance, dan juga Operating Control Center (OCC).
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa kunjungan ini tidak hanya menitikberatkan pada evaluasi kinerja internal, tetapi juga pada penguatan sistem operasional yang berdampak langsung terhadap keandalan layanan, keselamatan perjalanan, serta keberlanjutan layanan transportasi publik perkotaan bagi masyarakat Jabodebek.
“Pengawasan langsung dari Jajaran Komisaris memperkuat tata kelola dan disiplin operasional. Dampaknya adalah konsistensi layanan, keandalan operasional, serta rasa aman pengguna dalam menggunakan LRT Jabodebek sebagai transportasi publik harian,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, KAI menegaskan komitmennya untuk memastikan LRT Jabodebek dikelola tidak hanya sebagai infrastruktur transportasi, tetapi sebagai layanan publik yang berorientasi pada kepentingan pengguna, keberlanjutan operasional jangka panjang, dan tata kelola perusahaan yang kuat sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG).
Langkah ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan KAI dalam memperkuat peran LRT Jabodebek sebagai tulang punggung mobilitas perkotaan yang profesional, stabil, dan mendukung keandalan layanan transportasi publik.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES